parenting
Pendidikan di Singapura Menjadi Salah Satu yang Terbaik di Asia, Apa Rahasianya?
HaiBunda
Jumat, 04 Sep 2026 18:20 WIB
Daftar Isi
Singapura menjadi salah satu negara di Asia dengan sistem pendidikan terbaik, Bunda. Kualitas pendidikan di negara ini bahkan terkenal di seluruh dunia.
Dalam ulasan Maret 2026, universitas-universitas di Singapura memimpin program percontohan rangking Times Higher Education (THE) yang berfokus di Asia Tenggara. National University of Singapore dan Nanyang Technological University di Singapora menduduki dua posisi teratas dalam rangking tersebut. Data tersebut menganalisis 195 institusi pendidikan tinggi dari seluruh kawasan menggunakan metodologi World University Rankings dari THE.
Dalam QS Asia University Rankings 2022, National University of Singapore dan Nanyang Technological University berada di peringkat ke-1 dan ke-3. Sementara menurut sebuah studi oleh Global Citizens for Human Rights, Singapura berada di peringkat ke-12 dalam daftar 2021 World Best Education Systems. Studi ini meneliti tingkat pendaftaran pendidikan anak usia dini di negara tersebut untuk meningkatkan literasi orang dewasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari laman The Borgen Project, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) juga pernah menobatkan Singapura sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia di tahun 2015. Direktur OECD, Andreas Schleicher, mengatakan bahwa siswa di Singapura sangat mahir dalam matematika dan sains.
Dalam Bahasa Inggris, rata-rata siswa Singapura berusia 15 tahun 10 bulan lebih maju daripada siswa di negara-negara Barat dan 20 bulan lebih maju dalam matematika. Siswa Singapura juga meraih nilai terbaik di dunia dalam ujian internasional.
Rahasia pendidikan Singapura terbaik di Asia
Ada beberapa rahasia sistem pendidikan di Singapura menjadi yang terbaik di Asia. Melansir dari beberapa sumber, simak pembahasannya berikut ini:
1. Kurikulum berfokus pada siswa
Pendidikan di Singapura unggul karena kelas-kelasnya berfokus pada pengajaran keterampilan pemecahan masalah, dan mata pelajaran spesifik kepada siswa. Ruang kelas sangat terstruktur dan kurikulumnya berfokus pada pengajaran keterampilan praktis yang akan membantu siswa memecahkan masalah di dunia nyata.
Pihak berwenang di Singapura terus berupaya mengevaluasi dan memperbaiki sistem pendidikan. Beberapa waktu lalu, banyak siswa melaporkan peningkatan tingkat stres dan masalah psikologis yang disebabkan oleh tuntutan akademis yang ketat.
Sebagai respons, Singapura telah berhenti mencantumkan nama siswa dengan nilai tertinggi dalam ujian nasional untuk mengurangi sebagian tekanan yang mungkin dirasakan siswa. Negara ini juga telah menerapkan strategi yang disebut 'Teach Less, Learn More', yang mendorong guru untuk fokus pada kualitas pendidikan, bukan kuantitasnya.
2. Dukungan penuh orang tua
Rahasia lainnya terfokus pada peran orang tua. The Straits melaporkan bahwa 70 persen orang tua mendaftarkan anak-anak mereka untuk kelas tambahan di luar jam sekolah reguler.
Para orang tua tersebut tidak percaya dengan mitos 'bakat' yang menyatakan bahwa beberapa anak secara alami lebih pintar daripada yang lain.
3. Pendidikan yang terjangkau
Mengutip The Chill Mom, biaya pendidikan di Singapura jauh lebih hemat dibandingkan biaya studi internasional populer lainnya seperti di Australia, AS, atau Inggris. Selain itu, banyak pilihan untuk menutupi biaya kuliah, seperti hibah dan beasiswa dari lembaga tertentu.
Salah satu yang paling menonjol adalah Skema Hibah Kuliah (Tuition Grant Scheme/TGS) yang disponsori oleh pemerintah. Melalui program tersebut, mahasiswa tingkat universitas atau pascasarjana dapat menerima subsidi biaya kuliah, jika mereka berkomitmen untuk tinggal dan bekerja di Singapura selama tiga tahun tambahan setelah mendapatkan gelar.
4. Lingkungan multikultural
Singapura dikenal di seluruh dunia sebagai tempat perpaduan berbagai ras dan etnis, kepercayaan, dan budaya. Keempat bahasa resmi Singapura seperti Bahasa Inggris, Melayu, Tamil, dan Tionghoa, dapat membuktikan keragaman di negara ini, Bunda. Bahasa Inggris menjadi media komunikasi utama di tempat kerja, sekolah, dan kehidupan sehari-hari.
Lingkungan multikultural tersebut melahirkan kondisi yang ramah dan inklusif di mana para mahasiswa. Bagi mahasiswa internasional, lingkungan multikultural juga akan meningkatkan kesempatan konstruktif untuk berinteraksi, dan menjalin hubungan dengan teman sebaya dari berbagai latar belakang budaya.
5. Kualitas hidup yang baik
Pada tahun 2019, Singapura memiliki kualitas hidup terbaik di kawasan Asia menurut Survei Kualitas Hidup Perkotaan tahunan dari lembaga manajemen sumber daya manusia Mercer. Kondisi kehidupan yang unggul di negara ini dapat dikaitkan dengan perkembangan yang tinggi di berbagai bidang, seperti perencanaan kota, sistem hukum, transportasi, dan ekonomi.
Lokasi geografis yang menguntungkan, iklim yang hangat dan nyaman, serta penduduk yang umumnya ramah juga berkontribusi pada standar hidup tinggi yang dinikmati oleh penduduk Singapura. Kondisi tersebut juga memengaruhi semangat anak belajar.
Demikian rahasia sistem pendidikan di Singapura jadi yang terbaik di Asia. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain
Parenting
Bocah WNI 6 Tahun Meninggal Usai Ditabrak di Singapura, Simak Kronologinya
Parenting
Singapura Jadi Juara Matematika Dunia, Punya Metode Belajar yang Berbeda Bun
Parenting
Putrinya Sembuh usai Berobat di Singapura, Ini Alasan Denada Sekolahkan Putrinya di 'Negeri Singa'
Parenting
Ini 5 Acara Seru di Singapura yang Wajib Dikunjungi Bunda & Keluarga
7 Foto
Parenting
Lama Menghilang, Intip 7 Potret Marissa Nasution Bareng Kedua Putrinya
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
10 Alasan Anak di Finlandia Pintar, Jarang Ada PR dan Sekolah Dimulai Jam 9 Pagi
Tak Heran Anak Finlandia Cerdas, Ternyata Ini yang Dilakukan Orang Tua
Meski Masuk Jam 9 Pagi, Ini Alasan Anak Finlandia Pintar-pintar