PARENTING
Kembali ke Sekolah Ternyata Bisa Memicu Sumber Stres pada Anak-anak
Elia Amaliana | HaiBunda
Kamis, 17 Sep 2026 09:20 WIBTahukah Bunda, kembalinya anak ke sekolah ternyata bisa menjadi sumber stres mereka? Bagi anak, sekolah mungkin menjadi kegiatan yang membosankan dan penuh tekanan. Terlebih lagi, ketika Si Kecil memasuki hari di mana ia akan bertemu dengan mata pelajaran atau guru yang tidak ia sukai.
Dikutip dari Capitol City Now, menurut Jonathan Ponser, Manajer Layanan Terapi Perilaku di Memorial Behavioral Health, kembalinya anak ke sekolah bisa menjadi awal atau memperburuk masalah kesehatan mental mereka. Ia juga mengatakan pada WTAX Morning Newswatch bahwa kehadiran dan peran orang tua untuk membantu anak-anak sangat penting dalam kondisi ini.
“Semoga, menjelang tahun ajaran baru, orang tua sudah bekerja sama dengan anak-anak mereka untuk membiasakan rutinitas tidur yang lebih baik, dan hal-hal semacam itu. Saya tahu seringkali hal itu terabaikan selama musim panas,” kata Ponser.
“Selain itu, persiapkan juga hal-hal yang mungkin dibutuhkan saat pergi ke sekolah, terutama jika anak pergi ke sekolah baru, di mana mungkin anak sekarang memiliki loker, dan sebelumnya tidak, mungkin berlatih cara menggunakan kunci kombinasi, dan hal-hal semacam itu,” lanjutnya.
Bangun komunikasi terbuka dengan anak
Selain itu, Poser menyarankan agar orang tua untuk membicarakan hal ini bersama anak sejak awal. Ajarkan dan latih mereka untuk menentukan apa yang harus dilakukan dan ke mana harus pergi jika kesehatan mental dirasa semakin sulit untuk diatasi ketika berada di sekolah.
Poser juga menjelaskan bahwa berbicara di rumah dengan anak dapat bermanfaat bagi keberlangsungan hidupnya. “Jadikan ini rutinitas di akhir setiap hari, kita saling mengecek apa yang terjadi dan tidak apa-apa untuk sekadar duduk santai dan mendengarkan, terutama dengan remaja. Jika mereka merasa anda terlalu menekan mereka, mereka mungkin akan memendam perasaan dan tidak banyak bercerita kepada Anda,” ucap Poser.
Dengan begitu, meluangkan waktu untuk sekedar mendengar cerita anak dapat membuat mereka merasa aman dan nyaman untuk berbicara. Namun, jika orang tua terlalu menekan atau menghakimi perasaan mereka, justru akan menciptakan jarak dan membuat anak menghindari percakapan bahkan ketika mereka membutuhkannya.
Kenali perubahan perilaku anak
Orang tua perlu memperhatikan perubahan kecil dari kebiasaan anak. Biasanya anak akan mulai meninggalkan aktivitas yang sebelumnya sering dilakukan di kehidupan sehari-hari. Mungkin yang awalnya banyak bicara tiba-tiba berubah menjadi orang yang menutup diri atau menghindari interaksi bersama keluarga. Perubahan ini bisa menjadi tanda awal jika anak mulai kehilangan minat atau antusiasmenya terhadap sesuatu.
Anak-anak juga terkadang mengingatkan orang tua agar mereka tidak hanya memperhatikan prestasi akademik anak, tetapi juga kehidupan sosial mereka di sekolah. Sebab, hubungan dengan teman dan lingkungan sekitar bisa berdampak pada kondisi kesehatan mental, bahkan bisa menjadi sumber stres.
Untuk membicarakan hal tersebut, orang tua tidak perlu membuat suasana menjadi serius. Orang tua bisa menyelipkannya di obrolan-obrolan ringan, sehingga anak lebih nyaman dan terbuka ketika bercerita tentang apa yang mereka alami di sekolah.
Nah, itulah alasan mengapa kembali ke sekolah ternyata bisa menjadi pemicu sumber stres pada anak. Bunda perlu memperhatikan aktivitas Si Kecil selama di sekolah, pastikan kondisi emosional mereka tetap baik. Jika ada perubahan pada perilakunya, jangan takut untuk mengajaknya berbicara, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Ciri-Ciri Anak Dijauhi Teman di Sekolah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mendikdasmen Sebut Sekolah Tidak Libur Ramadan, Tapi...
7 Tanda Anak Alami Stres dan Kapan Harus ke Dokter
5 Cara Menghadapi Trauma pada Anak Usai Dimarahi dan Dipukul
Berapa Usia Ideal Anak Masuk TK A? Bunda Perlu Tahu Nih
TERPOPULER
Perayaan Ultah Sederhana Jonatan Cristie, Shania Ungkap Ucapan Terimakasih karena Hal Ini
Resep Bubur Kacang Hijau Sederhana, Manis Legit dan Gurihnya Pas
Kembali ke Sekolah Ternyata Bisa Memicu Sumber Stres pada Anak-anak
Benarkah Radiasi di Ketinggian Berisiko Picu Kanker Payudara pada Pramugari?
9 Ciri Kepribadian Orang Ambivert, Pendiam tapi Suka Bersosialisasi
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Curhat Sinyorita Esperanza Jalani IVF di Usia 44 Th, Alami Keguguran saat Hamil 6 Minggu
Resep Bubur Kacang Hijau Sederhana, Manis Legit dan Gurihnya Pas
Perayaan Ultah Sederhana Jonatan Cristie, Shania Ungkap Ucapan Terimakasih karena Hal Ini
Kembali ke Sekolah Ternyata Bisa Memicu Sumber Stres pada Anak-anak
Benarkah Radiasi di Ketinggian Berisiko Picu Kanker Payudara pada Pramugari?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Nonton Konser Outdoor Berjam-jam? Ini Tips Pilih Kipas Angin Genggam yang Pas
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Temannya Sedikit di Usia Dewasa
-
Female Daily
Apa Itu Badabida? Lulur Ketan Hitam Warisan Perempuan Kaili yang Kini Dikenalkan Lagi!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
6 Artis Nikahi Duda Beda Usia Jauh, Amanda Rigby-Andre Taulany Beda 18 Tahun
-
Mommies Daily
Checklist Wajib Isi Kotak P3K di Rumah, Siap Menolong Saat Musibah Terjadi