PARENTING
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Asri Ediyati | HaiBunda
Sabtu, 17 Oct 2026 19:00 WIBTisu basah adalah salah satu perlengkapan anak yang wajib dimiliki dan dibawa para bunda ke mana pun ketika pergi bersama bayi. Namun, belum lama ini terjadi penarikan tisu basah populer oleh Target, supermarket di Amerika Serikat.
Peritel (pihak Target) tersebut menarik kembali produk tisu basah ini setelah adanya keluhan konsumen yang mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk melakukan pengujian. Pengujian tersebut telah berlangsung, namun temuannya memiliki fakta yang cukup mengejutkan.
Hasil pengujian tersebut mengungkap adanya beberapa kontaminan berbahaya dalam sampel yang diperiksa, sebuah informasi krusial bagi siapa pun yang sedang berbelanja perlengkapan untuk bayi dan balita.
Untuk lebih langkapnya, simak artikel kali ini untuk mengetahui detail produk tersebut!
Tisu basah ditarik karena bisa sebabkan infeksi serius pada bayi
Pihak supermarket Target secara sukarela menarik kembali tisu basah bayi populer merek Up&Up varian Fragrance Free (bebas pewangi) dan Fresh Cucumber Scented (aroma mentimun segar) setelah pelanggan menyampaikan kekhawatiran mengenai perubahan warna pada tisu tersebut.
Menindaklanjuti hal itu, pengujian oleh FDA menemukan adanya dua jenis kontaminan pada sampel tisu basah tersebut, yaitu Burkholderia cepacia complex dan Burkholderia gladioli. Padahal, produk tersebut memiliki batas kedaluwarsa yang cukup lama yakni Mei hingga November 2028.
Menurut FDA, penggunaan produk yang terkontaminasi oleh Burkholderia cepacia complex dan Burkholderia gladioli dapat menimbulkan dampak kesehatan yang parah dan berpotensi mengancam jiwa.
"Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi kulit bahkan pada orang yang sehat, dan risikonya jauh lebih besar bagi bayi," ungkap Dr. Sharon Nachman, seorang dokter spesialis penyakit infeksi anak bersertifikat dan profesor pediatri di Stony Brook Medicine, dikutip dari NBC.
"Pada bayi yang sangat muda, seperti neonatus, atau pada kelompok lansia maupun orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dampaknya jauh lebih serius dan dapat menyebabkan sepsis serta pneumonia," ujarnya.
Kulit di area bokong bayi baru lahir juga sering kali lebih rentan lecet akibat penggunaan tisu basah dan kain, yang dapat memicu ruam popok ringan serta menyebabkan kulit di area tersebut menjadi sensitif atau terluka. Kondisi ini memungkinkan bakteri tersebut masuk ke dalam kulit dengan cukup mudah.
"Setelah masuk ke dalam kulit, bakteri dapat menyebar ke organ tubuh lainnya dan menyebabkan sepsis atau pneumonia yang berpotensi fatal. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memastikan bakteri ini tidak bersentuhan dengan kulit bayi," tuturnya.
Cara menghindari produk yang berpotensi terkontaminasi
Ikuti langkah-langkah pencegahan berikut saat membeli tisu basah bayi untuk menghindari produk yang berpotensi terkontaminasi:
- Cium aroma tisu basah tersebut; bau yang aneh atau tidak sedap bisa menjadi tanda adanya pertumbuhan bakteri dan kontaminasi, ujarnya.
- Periksa warna tisu basah. Nachman menyarankan untuk tidak menggunakan tisu basah yang warnanya menjadi gelap atau berubah, karena perubahan warna bisa menjadi indikasi adanya potensi kontaminasi.
- Pertimbangkan untuk membeli tisu basah dalam jumlah lebih sedikit. Bakteri berkembang biak di lingkungan yang lembap dan hangat, sehingga membiarkan tisu basah dalam kemasan terbuka terlalu lama dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
- Terakhir, dikutip dari Typology, disarankan untuk tidak menyimpan produk perawatan kulit, meskipun belum dibuka dan masih tersegel rapat, selama lebih dari tiga tahun. Kecuali, produk tersebut disimpan dengan benar di tempat yang sejuk dan kering.
Demikian informasi mengenai tisu basah yang ditarik di pasaran karena mengandung bahan yang membahayakan kesehatan, baik orang dewasa maupun anak-anak.
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tempat Penyewaan Mainan & Perlengkapan Bayi di Jakarta, Bisa untuk Harian Bun!
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Tanggapan Suami Kesha Ratuliu saat Ramai Disebut Sering Liburan padahal Rumahnya Kecil
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kenapa Tangan Cepat Kering di Ruangan AC? Ini 3 Hand Cream untuk Dibawa ke Kantor
-
Beautynesia
7 Drakor On-Going Terbaru Rating Tinggi untuk Temani Weekend, Bisa Nonton di Netflix
-
Female Daily
5 Rekomendasi Body Mist Lokal di Bawah Rp300 Ribu untuk Temani Aktivitas Sehari-hari
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Most Popular: Ikon Kecantikan Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
-
Mommies Daily
10 Bubuk Matcha untuk Matcha Latte Enak di Rumah, Gak Pakai Mahal!