sign up SIGN UP search


trending

Viral Kisah Sedih Anak Sengaja Ingin Sakit demi Bisa Bersama Ibu

Annisa Karnesyia Rabu, 16 Oct 2019 08:00 WIB
Seorang anak sengaja sakit agar bisa bersama dengan ibunya yang sibuk bekerja. caption
Jakarta - Ibu bekerja memang sering dirundung dilema. Di saat bersamaan harus bertangggung jawab pada pekerjaan dan mengurus anak.

Semua ibu bekerja pasti ingin dimengerti, namun bagaimana dengan perasaan anak? Inilah yang dialami seorang ibu bernama Atiqah asal Malaysia. Dalam akun Facebook milik Zamri Shahri, diceritakan kisah anak perempuan Atiqah yang berumur 11 tahun. Dia pura-pura sakit agar sang ibu tidak bekerja.

"Kenapa tidak mau minum obat? Sudah demam seperti ini, gimana Mama mau pergi kerja? Kamu bisa tolong Mama dengan jangan susahkan Mama?" kata Atiqah.


"Mama, kakak demam. Tolong mama," rayu putrinya.

"Kakak kenapa tidak paham dengan pekerjaan Mama. Cuti ini bukan hak mama, staff kurang, pasien ramai, dan kerjaan banyak. Tolonglah kakak, sudah pakai baju sekolah, makan obatnya," jawab Atiqah dengan tegas.

Setelah mengantar putrinya ke sekolah, Atiqah menemukan sepucuk surat di saku bajunya. Surat yang isinya mengharukan itu ditulis oleh sang putri.

"Maafkan kakak karena tidak makan obat semalam, sebab kakak memang sengaja demam supaya bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan Mama. Tidur dengan Mama sambil peluk Mama. Makan disuapi Mama, dengar Mama bercerita tentang aktivitas yang akan kita lakukan bersama kalau kakak sembuh demam," tulis putri Atiqah.

"Tapi, kakak tahu itu semua cerita bohong. Mama dan Papa sibuk bekerja, menjaga anak dan saudara orang lain, sedangkan kakak harus jaga diri sendiri," sambungnya.


Membaca tulisan putrinya, Atiqah tidak bisa menahan sedih. Ia tak menyangka kesibukannya bekerja justru menghilangkan kebahagiaan anaknya sendiri.

Diketahui jika suami Atiqah juga bekerja di rumah sakit. Keduanya bekerja dengan sistem shift yang jadwalnya tidak menentu, Bun.

Hiks, sedih ya mendengar curhatan anak perempuan ini. Tapi yang namanya ibu bekerja, memang mau tidak mau menemui tantangan untuk membagi waktu dengan keluarga.

Terapis pernikahan dan keluarga Jane Greer, Ph.D mengatakan, memang tidak ada solusi untuk semua wanita bekerja. Masing-masing wanita pasti punya caranya sendiri untuk menyeimbangkannya.

"Yang perlu ibu bekerja pahami adalah tidak perlu menghabiskan waktu sepanjang hari dengan anak, tapi yang penting adalah kualitas waktu bersama anak, bukan kuantitas," kata Greer, dilansir Psychology Today.

Sedangkan kata psikolog klinis Tiara Puspita M.Psi dari Tiga Generasi @ Brawijaya Clinic, ibu bekerja yang punya anak rentan stres. Ia menyarankan untuk bisa mengatur waktu dengan pasangan.

"Ibu bekerja harus bisa beradaptasi dan menyesuaikan waktu supaya enggak keteteran. Bila perlu berbagi peran mengurus pekerjaan di rumah dengan pasangan," ujar Tiara.

Simak juga kisah ibu pemulung yang tak kenal lelah bekerja di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi