Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Viral Warna Air Sumur Bor Seperti Susu, Dipakai Anak-anak untuk Mandi

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 08 Mar 2020 16:42 WIB

Air sumur bor di Gowa, Sulawesi Selatan, tiba-tiba menjadi viral. Air tersebut berwarna putih seperti susu dan digunakan untuk anak-anak mandi, Bunda.
Ilustrasi anak mandi/ Foto: Getty Images/HKPNC
Jakarta - Viral di media sosial, air dari sumur bor di Gowa, Sulawesi Selatan, berwarna putih seperti susu. Kini, air sumur tersebut digunakan anak-anak untuk mandi, Bunda.

Kejadian langka ini terjadi pada akhir Januari 2020 lalu. Tepatnya di Kampung Songkolo, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Gowa.


Sekretaris Camat Bontomarannu, Gowa, Iis Nurismi mengatakan jika air ini tidak memiliki bau. Hanya warnanya saja yang putih seperti susu.

"Dia (air sumur bor) tidak berbusa, tidak bau, intinya seperti air biasa kecuali warnanya yang putih," kata Iis, dikutip dari detikcom, Minggu (8/3/2020).

Awalnya pemilik sumur bor membuatnya untuk menyirami bunga marigold yang dipersiapkan untuk acara tahunan Pemkab Gowa, yaitu Beautiful Malino. Sumur pun dibor hingga kedalaman 80 meter yang sebelumnya hanya 28 meter.

Saat itulah, tiba-tiba muncul air putih seperti susu. Iis mengira air itu akan berubah dengan sendirinya jika dibiarkan selama dua hari. Namun, tetap tak berubah warna.

"Ketika muncul air putih, kita konfirmasi ke tukang bor, dia bilang, biasanya air sumur bor agak pucat keruh, jadi ditunggu sekitar 2 hari," ujar Iis.

"Kita sempat kira akan berubah, ternyata tetap putih, kita ganti airnya, tetap putih," sambungnya.

Air sumur bor berwarna putih susu, dipakai anak-anak mandiAir sumur bor berwarna putih susu, dipakai anak-anak mandi/ Foto: Air sumur bor di Sulsel berwarna putih seperti susu. (Istimewa)

Air sumur bor ini lalu diuji coba untuk penggunaannya. Dianggap aman dan tidak menimbulkan gatal, anak-anak justru menjadikannya tempat mandi.

Keamanan air yang digunakan saat mandi memang harus diperhatikan ya, Bunda. Meski aman, kita tetap harus hati-hati terhadap bakteri.

"Tidak ada yang mau mandi jika tahu air digunakan kotor. Air kotor yang digunakan untuk mandi bisa saja mengandung bakteri," kata Dr.Paul McDermott, ahli pengendalian risiko Legionella, dilansir Mirror.


Selain bakteri, bisa saja air mandi yang kita gunakan mengandung mikroorganisme lain. Misalnya, virus, alga, atau parasit.

Saat mandi di tempat umum, seperti kolam atau sungai, orang mungkin akan tercemar melalui sekresi, seperti urine atau tinja. Selain itu, produk tabir surya juga dapat mencemari air.

Bunda, simak juga cara tepat memandikan bayi, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/muf)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda