sign up SIGN UP search


trending

Heboh Komunitas Bisa Menulis Dihapus FB, Suami Asma Nadia Ungkap Penyebabnya

Siti Hafadzoh Rabu, 14 Oct 2020 10:02 WIB
Cropped shot of an unrecognizable businesswoman sitting alone and typing on her laptop during the day at home caption
Jakarta -

Komunitas Bisa Menulis merupakan salah satu grup yang sangat populer di Facebook. Tapi, baru-baru ini, grup inspiratif tersebut dihapus oleh Facebook.

Padahal anggota Komunitas Bisa Menulis sudah berhasil membuat karya. Tiga tahun lalu sudah tercatat ada 2 ribu buku yang ditulis oleh anggota komunitas ini.

Founder Komunitas Bisa Menulis, Isa Alamsyah mengatakan, Facebook memberi alasan terkait penghapusan grup tersebut. Hanya ada pemberitahuan bahwa grup mereka melanggar ketentuan.


"Kalau Facebook sih ngasih alasannya standar ya, bahwa kita melanggar standar komunitas," kata Isa ketika dihubungi HaiBunda pada Selasa (13/10/2020).

Suami Asma Nadia ini mengatakan, pelanggaran di Facebook itu terkait persepsi. Mungkin Facebook menyebut komunitasnya melanggar ketentuan. Tapi, bisa saja menurut Isa sebenarnya tidak ada pelanggaran yang dilakukan anggota grupnya.

"Pelanggaran yang terjadi tidak layak untuk sampai di-banned grupnya yang sudah ngumpul sampai segitu banyak orang. Itu yang harus Facebook tahu. Harus bisa ngebedain gitu. Kalau ada 10 orang yang melanggar, tapi grupnya ada 1 juta, itu sikap lo harus beda dengan ada 10 orang yang melanggar, tapi di grup itu ada 20 orang. Berarti 50 persen. Enggak bisa 50 orang bermasalah, kemudian 1.200 orang yang kena hukuman," ujar Isa.

Pihak Komunitas Bisa Menulis sudah menghubungi pihak Facebook. Berbagai jalur mereka tempuh agar pihak Facebook mendengar suara mereka, mulai dari WhatsApp hingga media sosial.

"Kita memastikan bahwa Mark tahu enggak sih, lo baru menghapus 1 juta member yang ini 800 ribunya aktif dan mereka menghasilkan tulisan-tulisan banyak. Ini bukan grup abal-abal yang dibangun, bikin sensasi, orang habis gabung enggak ngapa-ngapain. Enggak, ini grup beneran," kata ISa.

Namun, sampai saat ini belum ada respons resmi dari pihak Facebook. Mereka hanya menjawab akan menyampaikan keluhan Komunitas Bisa Menulis.

"Kalau respons personal sudah, kayak 'ya, Pak. Nanti kita tanya, kita sampaikan'. Tapi, belum ada respons yang online karena tidak ada mekanismenya juga di Facebook untuk melaporkan grup yang dihapus," kata Isa.

Sekarang, Komunitas Bisa Menulis membuat dua grup baru di Facebook, Bunda. Grupnya bernama New KBM (Komunitas Bisa Menulis) dan Komunitas Bisa Menulis Novel, Cerbung, Cerpen, dan Puisi.

Isa menjelaskan, pembagian grup bertujuan untuk memudahkan para penulis dan pembaca. Satu grup untuk menulis opini dan grup lainnya untuk menulis cerita fiksi.

"Kalau dahulu kan cuma ada grup yang satu grup buat semua. Tapi, sekarang fiksi kita bedain supaya orang-orang yang nyaman dengan fiksi doang, cerbung doang, ya ke situ saja," ujarnya.

Grup yang baru dibuatnya ini sudah diikuti banyak anggota lho. Sudah ada sekitar 161 ribu anggota yang ikut di grup tersebut.

Si kecil juga bisa jadi punya hobi menulis nih. Lihat video tentang mengembangkan hobi anak di video ini yuk, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi