TRENDING
Kemenkes Ungkap Indonesia Bisa Berdampingan dengan COVID-19 hingga 10 Tahun
Annisa Afani | HaiBunda
Selasa, 17 Aug 2021 16:25 WIBPenularan virus COVID-19 terus berlangsung dan belum usai, Bunda. Bahkan, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkap bahwa kapasitas tempat tidur di Indonesia yang dialokasikan untuk COVID-19 hanya cukup untuk 600 ribu kasus aktif.
Akan tetapi, sementara ini angka kasus aktif sudah mencapai puncaknya, yakni hampir mendekati total 600 ribu.
"Kapasitas kita, adanya di 600 ribuan kasus aktif, dan kemarin sempat hampir menyentuh angka tersebut sehingga banyak pasien-pasien yang sulit ditangani," ungkap Menkes Budi dalam siaran pers live di YouTube, Kemenkeu RI, dikutip dari detikcom pada Selasa(17/8/2021).
"Tapi sekarang alhamdulillah sekarang sudah turun di bawah 400 ribu," sambungnya.
Tak hanya soal kapasistas tempat tidur dan angka kasus aktif, Budi juga membicarakan soal umur pandemi COVID-19 di Tanah Air. Menurut perkiraannya, kita bisa hidup berdampingan dengan virus ini hingga 5-10 tahun mendatang.
"Karena pandemi ini tidak akan hilang dengan cepat, mungkin akan berubah menjadi epidemi dan kita mesti hidup dengan mereka."
"Bisa 5 tahun, bisa 10 tahun, bisa juga lebih lama dari itu," tutur Budi.
Budi menuturkan bahwa saat ini, hal yang perlu dijadikan fokus yakni cara pengendalian. Jangan sampai laju penularannya berada di atas kapasitas layanan yang tersedia.
"Fokus kita tidak langsung menghapus pandemi ini tapi bagaimana kita bisa mengendalikan pandemi COVID-19 ini dengan memastikan bahwa laju penularannya selalu di bawah kapasitas layanan kita," sebutnya.
Lebih lanjut, Menkes Budi menegaskan agar pemerintah juga akan fokus pada meningkatkan jumlah testing dan tracing. Ditambah, masyarakat juga diminta terus melakukan protokol kesehatan agar dapat melindungi diri sendiri
"Memakai masker bisa mengurangi paparan sampai 95 persen lebih," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang lain, Kemenkes juga menetapkan tarif baru untuk tes PCR daerah Jawa-Bali, Bunda. Berdasarkan informasi yang diperoleh, harga maksimal untuk satu kali tes sebesar Rp495 Ribu. Berbeda halnya jika di luar daerah tersebut, harga tes ini lebih mahal yakni Rp525 Ribu.
Penurunan harga tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. Ia meminta, maksimal harga tes PCR berada di kisaran Rp450 ribu hingga Rp550 ribu rupiah saja.
"Dari hasil evaluasi kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan PCR diturunkan menjadi 495 ribu rupiah untuk daerah Jawa-Bali serta sebesar 525 ribu rupiah di luar Jawa Bali," tutur Dirjen Pelayanan Kemenkes Prof Abdul Kadir.
Sebelumnya, penetapan harga tertinggi tes COVID-19 untuk PCR adalah Rp900 ribu rupiah. Sementara untuk rapid test antigen di Jawa sebesar Rp250 ribu dan luar pulau Jawa sebesar Rp275 ribu.
Presiden Joko Widodo meminta agar seluruh fasilitas kesehatan untuk segera menaati penetapan besaran tersebut. Jika tidak, maka sanksi akan diberikan pada fasilitas kesehatan yang masih menetapkan tarif PCR di luar batasan yang ditetapkan.
"Kami mengharapkan dinas kesehatan daerah, provinsi, dinas kesehatan kabupaten dan kota, harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan real time PCR sesuai dengan kewenangan masing-masing," pinta Prof Kadir.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bunda, simak juga 4 cara atasi stres akibat COVID-19 pada bunda menyusui dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mengenal FliRT, Varian Baru COVID-19 yang Bikin Kasus di AS Melonjak Drastis
Gejala & Cara Mengobati TTS Akibat Vaksin COVID-19 AstraZeneca, Bunda Perlu Tahu
Cerita Chicco Jerikho Alami Sepsis Usai Sembuh dari COVID-19, Sampai Kritis dan Pakai Alat Bantu
Perawat Bunuh Puluhan Pasien COVID-19, Akui 'Kasihan' dengan Korban
TERPOPULER
Ciri-Ciri Orang Punya IQ Tinggi dari Kebiasaan yang Sering Dikira Egois
Kapan Usus Buntu Harus Segera Dioperasi?
Jadi Bayi IVF Pertama di AS, Elizabeth Carr Masih Sering Dapat Pertanyaan Aneh setelah 44 Tahun
5 Ide Outfit Warna Merah Putih ala Tissa Biani, Formal hingga Kasual
150 Nama Bayi Terinspirasi Zamrud dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Sekadar Lomba 17 Agustus, Ini Cara Sekolah Global Mandiri Bangun Kolaborasi Siswa & Orang Tua
Kapan Usus Buntu Harus Segera Dioperasi?
Ciri-Ciri Orang Punya IQ Tinggi dari Kebiasaan yang Sering Dikira Egois
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Jadi Bayi IVF Pertama di AS, Elizabeth Carr Masih Sering Dapat Pertanyaan Aneh setelah 44 Tahun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Starterpack Wajib Bawa Buat Seharian di Lapangan Lomba 17 Agustus
-
Beautynesia
Seperti Indonesia, Ini 7 Negara dengan Warna Bendera Merah Putih dan Maknanya
-
Female Daily
Coach Resmi Umumkan Lola Tung Sebagai Global Ambassador
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Terbaru Nicole Kidman di Majalah Vogue, Wajahnya Picu Spekulasi
-
Mommies Daily
Tanggal Tua? Ini 10 Ide Menu Keluarga Murah yang Nggak Bikin Bosan