TRENDING
Pacu Jalur Mendunia, Ternyata Ini Asal Usul & Cara Menonton Festivalnya Langsung
ZAHARA ARRAHMA | HaiBunda
Senin, 07 Jul 2025 18:00 WIBBelakangan ini, media sosial TikTok tengah diramaikan dengan viralnya salah satu olahraga tradisional Indonesia yang mendunia, yaitu Pacu Jalur. Olahraga dayung perahu khas Riau ini berhasil mencuri perhatian netizen internasional.
Viralnya Pacu Jalur berawal dari potongan video yang memperlihatkan seorang anak laki-laki sedang menari di ujung perahu saat perlombaan berlangsung. Tarian tersebut sebenarnya merupakan bagian dari elemen penilaian dalam pertandingan. Namun, gerakannya yang ekspresif dan penuh semangat sukses mencuri perhatian dan menjadi perbincangan hangat di TikTok.
Nah, kalau Bunda belum terlalu familiar dengan Pacu Jalur dan mungkin tertarik menonton langsung festivalnya suatu hari nanti, yuk simak informasi lengkap yang sudah Haibunda rangkum berikut ini.
Asal usul dan sejarah Pacu Jalur
Mengutip dari buku TPACK dalam Pembelajaran IPA Kearifan Lokal (Teori & Praktik), Pacu Jalur merupakan tradisi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, yang telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial dan budaya mereka.
Istilah “pacu” merujuk pada kegiatan berlomba atau mendayung. Sementara itu, “jalur” adalah sebutan lokal untuk perahu panjang tradisional yang digunakan dalam perlombaan ini.
Awal mula Pacu Jalur dapat ditelusuri hingga abad ke-17, ketika jalur difungsikan sebagai alat transportasi utama masyarakat Rantau Kuantan. Pada masa itu, akses darat masih terbatas sehingga jalur digunakan untuk mengangkut hasil bumi seperti pisang dan tebu, sekaligus sebagai sarana perjalanan dari satu desa ke desa lainnya.
Perahu tersebut mampu memuat hingga 60 orang dan dibuat dari satu batang pohon utuh, dengan panjang mencapai 20 hingga 30 meter serta diameter sekitar satu meter.
Seiring waktu, fungsi jalur mengalami transformasi. Perahu yang awalnya bersifat fungsional mulai diberi sentuhan artistik berupa ukiran hewan-hewan mitologis seperti ular, buaya, dan harimau.
Selain itu, dilengkapi pula dengan ornamen khas seperti payung, tali-temali, selendang, dan gulang-gulang (tiang tengah). Hiasan ini menjadi simbol status sosial, karena hanya bangsawan, datuk, atau pemuka adat yang memiliki jalur berhias.
Sekitar satu abad kemudian, jalur tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi mulai difungsikan sebagai bagian dari ajang perlombaan. Pada mulanya, perlombaan ini digelar dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam, seperti 1 Muharram, Maulid Nabi, dan Idul Fitri.
Namun, sejak masa kolonial Belanda, Pacu Jalur juga dijadikan perayaan kenegaraan, misalnya untuk memperingati hari lahir Ratu Wilhelmina pada 31 Agustus. Saat itu, perlombaan bisa berlangsung selama dua hingga tiga hari, tergantung banyaknya peserta.
Pasca kemerdekaan, makna Pacu Jalur kembali bergeser. Kini, tradisi ini menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan rutin digelar setiap bulan Agustus.
Pemerintah daerah bahkan telah menetapkan Pacu Jalur sebagai agenda tahunan dan memasukkannya dalam kalender pariwisata nasional. Festival ini bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan juga pesta rakyat yang selalu ditunggu-tunggu, bahkan oleh warga perantauan yang rela pulang kampung demi menyaksikan kemeriahannya, Bunda.
Cara dan waktu menonton Festival Pacu Jalur
Bagi masyarakat Riau, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi, Festival Pacu Jalur merupakan momen yang paling dinanti setiap tahunnya.
Dalam buku Explore Indonesia karya Puput Alvia, perlombaan mendayung ini biasanya diselenggarakan setiap tanggal 23–26 Agustus sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lokasi utama festival berada di Kota Taluk Kuantan, tepat di sepanjang aliran Sungai Kuantan.
Bila Bunda ingin menyaksikan Festival Pacu Jalur, disarankan datang lebih awal karena kota akan sangat padat. Antusiasme warga lokal dan perantauan membuat Taluk Kuantan berubah menjadi pusat keramaian yang membludak.
Perlombaan tersebut dimulai dengan bunyi dentuman meriam bukan peluit karena luasnya arena yang membuat suara peluit sulit terdengar. Sorak-sorai penonton, kibaran bendera, serta warna-warni kostum para pendayung pun menambah kemeriahan suasana festival.
Tarian anak di atas perahu Pacu Jalur viral hingga sejumlah klub dunia ikutan aura farming
Siapa sangka tarian energik dari seorang anak di ujung perahu Pacu Jalur bisa mencuri perhatian dunia? Gerakannya yang penuh semangat viral di media sosial, hingga menginspirasi klub sepak bola ternama seperti Paris Saint-Germain (PSG) dan AC Milan untuk ikut menirukannya, lho!
Melalui akun TikTok resminya, PSG membagikan video kompilasi selebrasi gol pemain seperti Bradley Barcola dan mantan bintang mereka, Neymar. Momen tersebut dipadukan dengan cuplikan tarian khas anak Pacu Jalur asal Riau.
“Auranya sampai ke Paris,” tulis PSG dalam unggahannya, lengkap dengan efek visual yang menghibur sekaligus membanggakan.
Gaya tarian anak tersebut kemudian ramai disebut sebagai bentuk Aura Farming, istilah yang sedang populer di kalangan Gen Z dan Generasi Alpha. Dalam konteks ini, aura merujuk pada kesan keren atau menarik yang terpancar dari seseorang.
Sementara itu, farming adalah istilah dari dunia permainan online yang berarti mengumpulkan sesuatu secara berulang dalam jumlah banyak. Jadi, aura farming bisa dimaknai sebagai upaya menunjukkan daya tarik diri agar makin disorot banyak orang.
Tidak hanya PSG, AC Milan juga turut mengikuti tren ini. Akun TikTok mereka menampilkan maskot klub, Milanello, yang menirukan tarian Pacu Jalur dengan semangat dan gaya jenaka. Tentu saja, istilah aura juga disematkan sebagai bagian dari tren viral tersebut.
Tren ini bahkan menjangkau dunia olahraga Amerika. Travis Kelce, bintang National Football League (NFL) yang juga pasangan penyanyi Taylor Swift, turut membagikan video anak penari Pacu Jalur dari Riau. Ia menambahkan komentar singkat yang bikin senyum-senyum sendiri, “Auranya keren,” lengkap dengan tagar #Indonesia dan #AuraFarming.
Hal ini menunjukkan bahwa budaya lokal seperti Pacu Jalur benar-benar punya daya tarik yang luar biasa. Tarian sederhana yang dibawakan anak daerah bisa menginspirasi dunia dan ikut mengharumkan nama Indonesia, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Cantik namun Berbahaya, 7 Bunga ini Tak Boleh Ditanam di Rumah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kisah Pilu Farel Bocah yang Pernah Nyanyi di Istana, 14 Th Tak Bertemu Ibu Kandung
Viral Bunda & Anak Keluar Mobil dan Keluyuran di Area Satwa Taman Safari Bogor
Viral Keluarga Makan di Restoran Kabur Setelah Kenyang, Tak Bayar Bill Rp5 Juta
5 Bocah Paling Viral di 2018
TERPOPULER
5 Potret Rini Yulianti Tinggal di Australia Bersama Mertua, Mulai Terbiasa Urus Rumah Sendiri
5 Potret Sulaiman Anak Oki Setiana Dewi yang Alami Prader Willi Syndrome, Pindah Sekolah ke Mesir
5 Pohon Jeruk yang Bisa Ditanam di Pot, Mudah Tumbuh dan Berbuah
Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Berujung Kematian akibat Tidak Vaksin
Kenali Apa saja Perubahan Warna Payudara saat Hamil Muda
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi MPASI Instan untuk Bayi 7 Bulan ke Atas, Praktis buat Mudik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Rini Yulianti Tinggal di Australia Bersama Mertua, Mulai Terbiasa Urus Rumah Sendiri
5 Potret Sulaiman Anak Oki Setiana Dewi yang Alami Prader Willi Syndrome, Pindah Sekolah ke Mesir
5 Pohon Jeruk yang Bisa Ditanam di Pot, Mudah Tumbuh dan Berbuah
Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Berujung Kematian akibat Tidak Vaksin
Kenali Apa saja Perubahan Warna Payudara saat Hamil Muda
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sering Dicibir Jutek, Nagita Slavina Ungkap Peran Raffi Ahmad Ubah Sikapnya
-
Beautynesia
Light+ by Wardah Hadirkan Ngabubulight di M Bloc Space Jakarta, Ini Rekap Keseruannya!
-
Female Daily
Kaya Manfaat untuk Kesehatan, Yuk Kenalan dengan Beragam Jenis Kurma!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Perubahan Wajah Jim Carrey yang Mengejutkan, Isu Oplas Hingga Tuduhan Kloning
-
Mommies Daily
Nggak Sempat Masak? Ini 7 Rekomendasi Katering Lebaran untuk Keluarga