TRENDING
Respons Kepala BGN soal Viral Pernyataan Waka DPR Cucun soal Ahli Gizi MBG
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Selasa, 18 Nov 2025 11:54 WIBPernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) baru-baru ini ramai diperbincangkan publik. Hal itu disampaikan dalam forum konsolidasi bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Ketika sudah rapat di DPR saya ketok, kita tidak perlu ahli gizi. Tidak perlu PERSAGI. Yang diperlukan adalah satu tenaga yang mengawasi gizi, tidak perlu ahli gizi," kata Cucun dikutip dari laman detikcom.
Setelah viral, Cucun mengunggah klarifikasi melalui akun Instagram resmi. Ia menyampaikan permintaan maaf dan mengakui bahwa dinamika debat di ruang rapat mungkin menimbulkan kesan menyepelekan profesi ahli gizi.
"Saya sudah sampaikan di media sosial saya. Bahkan semalam kita diskusi sama Ketua PERSAGI. Pemikiran-pemikiran beliau luar biasa tadi dibahas di sini. Tadi juga di awal pertemuan sudah kita sampaikan," ujar Cucun.
Baca Juga : Pendaftaran Mitra Dapur MBG Resmi Ditutup BGN |
Cucun menjelaskan bahwa diskusi lanjutan sudah dilakukan bersama PERSAGI untuk meluruskan duduk perkara terkait peran tenaga gizi dalam program MBG.
Sementara itu Ketua DPP PERSAGI Bidang Kajian Ilmiah, Marudut Sitompul, membenarkan pihaknya telah bertemu langsung dengan Cucun di DPR dan membahas persoalan ini, juga bersama para anggota Komisi IX DPR.
Ia menegaskan posisi PERSAGI tidak berubah, ahli gizi tetap menjadi tenaga kunci dalam pengaturan makanan pada SPPG dalam program MBG.
"Yang jelas tenaga gizi (ahli gizi) yang akan mengatur makanan di SPPG. Bila tenaga gizi tidak terpenuhi, program MBG harus tetap berjalan. Solusi tenaga untuk mencapai tujuan MBG harus ada solusi dan sebaiknya berkoordinasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia," tuturnya.
PERSAGI menilai pengawasan kualitas makanan bergizi tidak dapat digantikan oleh tenaga non-gizi tanpa kompetensi, karena berkaitan dengan perhitungan kebutuhan energi, makronutrien, mikronutrien, keamanan pangan, serta evaluasi gizi anak sebagai target utama program MBG.
Ia berharap klarifikasi dan permintaan maaf dari Cucun dapat menjadi titik balik agar pembahasan MBG ke depan lebih berbasis sains dan menggunakan rekomendasi tenaga profesional.
Respons Kepala BGN soal viral pernyataan Waka DPR Cucun
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan bahwa pihaknya memprioritaskan sarjana gizi untuk ditempatkan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai dengan standarnya, Bunda.
"Prioritas pertama di tahap awal adalah sarjana gizi, tetapi kita tahu bahwa produksi sarjana gizi itu terbatas, sementara program ini terus berjalan. Jadi, ketika terjadi kelangkaan sarjana gizi, BGN harus mencari jalan keluar. Oleh karena itu, kita sekarang perlu orang-orang yang menangani gizi itu dengan lulusan-lulusan yang kekurangan pengetahuan gizi," kata Dadan.
Lebih lanjut, Dadan menekankan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memiliki ahli gizi. Ini tentunya penting karena BGN menetapkan standar menu nasional yang menentukan kualitas MBG bagi penerima manfaat, Bunda.
"Program ini dirancang dengan tidak menetapkan menu standar nasional. Oleh karena itu, di setiap SPPG harus ada orang yang paham tentang gizi, kalau bukan sarjana gizi, misalnya sarjana kesehatan masyarakat itu kan pasti ada pelajaran gizi di dalamnya. Teknologi pangan, itu kan ada pengetahuan gizi di dalamnya," ucapnya.
Meski demikian, Dadan mengakui bahwa jumlah tenaga ahli gizi yang tersedia hingga kini masih terbatas. Oleh karena itu, BGN mencari alternatif dengan melibatkan lulusan dari bidang terkait yang memiliki pengetahuan dasar tentang gizi, Bunda.
Pakar gizi turut memberikan tanggapan
Selain dari Kepala BGN Dadan Hidayana, pernyataan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal soal ahli gizi dalam program MBG menuai kritik dari para pakar. Salah satunya adalah dr Tan Shot Yen, pakar gizi komunitas yang menyesalkan pernyataan tersebut.
"Sebetulnya sudah jelas ngaco, artinya tidak paham profesi ahli gizi," kata dr. Tan, menilik dari detikcom.
Lebih lanjut, ia menilai usulan mengganti ahli gizi dengan tenaga lain di MBG merupakan tindakan yang dilakukan sembrono, Bunda. Menurutnya, pembuat kebijakan seharusnya memahami perbedaan antara jabatan struktural serta fungsional.
"Pernah mikir enggak, kepala Puskesmas dan Menteri Kesehatan bisa saja bukan dokter, tapi mereka tidak berhak menangani pasien di poli? Nah, mulai mikir dari situ kenapa ahli gizi tidak bisa diganti jika memang mau makanan kalian bergizi," katanya.
"Yang arogan itu orang yang bicara tanpa paham duduk perkara," tambah dr. Tan.
Demikian respons sejumlah pihak terkait viralnya pernyataan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal soal ahli gizi dalam program MBG. Informasi ini memberikan gambaran jelas mengenai pentingnya peran dari tenaga ahli gizi, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Hati-Hati, Bun! 5 Jajanan Pasar ini Ternyata Mengandung Kolesterol Tinggi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kata Menkeu Purbaya soal Rencana Anggaran MBG Dipangkas
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG
Ini Alasan Prabowo Saat Krisis Energi Menghantui Tapi MBG Jalan Terus
Benarkah Ada 5.000 Dapur MBG Fiktif di Indonesia? Badan Gizi Nasional Angkat Bicara
TERPOPULER
Pernah Diselingkuhi Eks Suami 11 Kali, Akhirnya Penyanyi Ini Bahagia Dinikahi Mantan Menpora
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Sampah Dapur untuk Menyuburkan Tanaman
9 Kebiasaan Orang yang Sering Mengasihani Diri Sendiri, Bisa Bikin Hidup Susah
5 Cerita Dongeng Pendek untuk Dibacakan kepada Bayi 2 Bulan
Tak Cuma Jadi Negara Paling Bahagia, Finlandia juga Jadi Tempat Terbaik untuk Melahirkan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Pernah Diselingkuhi Eks Suami 11 Kali, Akhirnya Penyanyi Ini Bahagia Dinikahi Mantan Menpora
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Sampah Dapur untuk Menyuburkan Tanaman
5 Cerita Dongeng Pendek untuk Dibacakan kepada Bayi 2 Bulan
9 Kebiasaan Orang yang Sering Mengasihani Diri Sendiri, Bisa Bikin Hidup Susah
Mengenal Stimulasi Taktil pada Anak: Manfaat dan Ide Stimulasinya agar Tumbuh Kembang Optimal
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Mulai Rutin Minum Teh Hijau? Kenali 3 Jenis Ini Sebelum Memilih
-
Beautynesia
7 Ucapan Orang Penuh Kepalsuan dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Female Daily
Ming Xi Comeback di Victoria’s Secret 2026, Perjalanan Supermodel Dari China yang Kembali Mencuri Perhatian!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Penampilan Terbaru Janet Jackson di Usia 60, Disebut Bak Kembali Muda
-
Mommies Daily
Ada Hantu dari Pisang! 7 Resep Camilan Halloween yang Mudah Dibuat Bersama Anak