Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Di Balik Kemewahan Istana, Ini Kisah Kehidupan Tersembunyi Para Putri Kerajaan Arab

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Rabu, 18 Mar 2026 13:30 WIB

Woman in a burka Burqa walking over a middle eastern desert during sunset.
Ilustrasi / Foto: Getty Images/iStockphoto/Bojan89

Bunda, di balik kemewahan istana dan gemerlap kehidupan kerajaan, tersimpan banyak cerita yang jarang diketahui publik. Kisah putri Arab sering kali menghadirkan sisi kehidupan yang tersembunyi.

Banyak orang membayangkan para putri kerajaan Arab hidup sempurna dengan kekayaan dan fasilitas melimpah. Namun, kisah putri Arab justru memperlihatkan kenyataan yang lebih kompleks dan tak selalu seindah yang dibayangkan.

Lalu, seperti apa sebenarnya kehidupan mereka di balik dinding istana yang megah? Berikut ini beberapa kisah putri Arab yang jarang terungkap dan mungkin akan membuat Bunda penasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kisah Putri Arab Sheikha Latifa yang berusaha melarikan diri dari Dubai

Salah satu kisah putri Arab yang paling menyita perhatian dunia adalah cerita Sheikha Latifa, putri dari penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Mengutip detikcom, Latifa, kini berusia 40 tahun, pertama mencoba lari pada usia 16 tahun setelah mengontak pengusaha Prancis Herve Jaubert pada 2011, dengan menyusun rencana pelarian. 

Pada 24 Februari 2018, Latifa dan Jauhiainen, yang sebelumnya adalah instruktur capoeira, seni bela diri Brasil, menggunakan kapal karet dan jet ski berupaya menuju ke perairan internasional, tempat Jaubert menunggu dengan kapal pesiar.

Mengutip CNNIndonesia, kapal tersebut kemudian dicegat oleh pasukan komando di lepas pantai India. Latifa pun mendapat perhatian dunia internasional setelah mengirimkan pesan berupa video yang terungkap pada tahun 2021. 

Dalam video yang direkam sekitar setahun setelah dia ditangkap dan kembali ke Dubai menunjukkan sang putri berjongkok di sudut kamar mandi. "Saya seorang sandera dan vila ini telah diubah menjadi penjara," katanya dalam salah satu video di telepon seluler.

"Ada lima polisi di luar dan dua polisi perempuan di dalam rumah. Setiap hari saya mengkhawatirkan keselamatan dan hidup saya."

Dalam video lain, Latifa mengatakan situasinya semakin hari semakin putus asa. "Saya tidak ingin menjadi sandera di vila penjara ini. Saya hanya ingin bebas," katanya.

BBC merilis cuplikan video tersebut dalam program berita investigasi Panorama. Sementara itu pihak kerajaan mengatakan bahwa Latifa ketika itu sedang menjalankan perawatan di rumah.

"Keluarga telah mengonfirmasi bahwa Yang Mulia dirawat di rumah, didukung oleh keluarga dan tim medis profesional," kata Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di London dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa pemberitaan media tidak mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi pada Latifa.

Kemudian di tahun 2021, gerakan untuk membebaskan Putri Latifa, putri pengusaha Dubai, dibubarkan setelah terlihat dia foto di Islandia. Foto itu diunggah di Instagram oleh seorang perempuan Inggris yang sebelumnya juga tampil di foto-foto bersama Latifa.

Tapi tidak jelas apakah Latifa pergi ke Islandia atas keinginannya sendiri atau bukan. Ia belum pernah berbicara secara terbuka.

Kisah kehidupan Putri Haya dari keluarga kerajaan Yordania

Haya binti Al Hussein, putri dari keluarga kerajaan Yordania sekaligus mantan istri penguasa Dubai, Mohammed bin Rashid Al Maktoum atau yang sering disebut Sheikh Mohammed, menjadi sorotan dunia setelah memenangkan salah satu kasus perceraian terbesar dalam sejarah hukum Inggris.

Melansir dari BBC, Putri Haya meninggalkan Dubai dan menetap di Inggris bersama dua anaknya karena khawatir terhadap keselamatannya. Ia kemudian menghadapi proses hukum dengan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum sambil mencari perlindungan hukum di Inggris karena alasan keamanan. Pada 2021, pengadilan tinggi Inggris memerintahkan Sheikh Mohammed membayar sekitar Rp10,4 triliun sebagai bagian dari penyelesaian perceraian dan biaya perlindungan keluarga mereka.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda