aktivitas

Pintarnya Putri Charlotte Saat Bicara Bahasa Spanyol

Asri Ediyati 12 Jan 2018
Pintarnya Putri Charlotte Saat Bicara Bahasa Spanyol/ Foto: Dok. Instagram @kensingtonroyal Pintarnya Putri Charlotte Saat Bicara Bahasa Spanyol/ Foto: Dok. Instagram @kensingtonroyal
London, Inggris - Di usia emas, pertumbuhan dan perkembangan otak anak sangat pesat. Hal ini membuat si kecil bisa saja memahami lebih dari satu bahasa. Seperti yang kita lihat zaman sekarang nih, Bun, kecil-kecil bisa bahasa Inggris, tapi mereka juga bisa bahasa Indonesia. Nah, Putri Charlotte, anak Pangeran William dan Kate Middleton yang kini berusia 2,5 tahun juga bisa menggunakan bahasa lain selain bahasa Inggris, lho.


Berdasarkan sumber yang dikutip dari People, Putri Charlotte bisa bicara dalam bahasa Spanyol berkat pengasuhnya, Palencia Maria Teresa Turrion Borallo. Kabarnya, putri Charlotte telah mempelajari beberapa ungkapan dari Bahasa Spanyol. Hal ini karena Putri Charlotte suka ngobrol dan sangat percaya diri.

"Putri Charlotte adalah gadis kecil yang manis dan percaya diri, dan terlebih lagi ia memiliki tata krama yang baik. Ia sangat sopan," kata sumber tersebut.

Rupanya, Putri Charlotte terlihat mengikuti jejak kakaknya Pangeran George, yang berusia tiga tahun. Pangeran George juga bisa menghitung sampai sepuluh dalam bahasa Spanyol. Palencia memang mengaku kalau dia sedang mencoba untuk mengajari Putri Charlotte Bahasa Spanyol.

"Selain pandai berkomunikasi, Putri Charlotte juga sangat senang berolahraga tenis, ia seperti memiliki bakat alami," ujar tambah sumber tersebut.

Soal mengajarkan bahasa asing pada anak, psikolog anak dan keluarga, Roslina Verauli, menjelaskan bahwa pada dasarnya tahap perkembangan bahasa anak dimulai sejak tahap pralinguistik. Faktanya, anak mulai mengenal bahasa bahkan sejak bayi, lalu berlanjut sampai tahap dewasa.

Menurut Vera, 'golden age' untuk mengasah kemampuan bahasa anak adalah sejak usia 0 sampai dengan 6 tahun. Pada fase ini, kemampuan bahasa pertama anak sudah semakin matang dan ia mulai bisa diperkenalkan dengan bahasa asing.

"Kalau ditunda katanya sampai bahasa Indonesianya dikuasai dulu, ya bisa sekian lamanya. Justru area bahasa anak itu berkembang puncaknya di usia 0 sampai 6 tahun. Inilah momen emasnya," tutur Vera dikutip dari detikHealth.

Setelah usia 6 tahun, bukan berarti kemampuan belajar bahasa anak sudah hilang. Tetap ada, hanya saja akan menurun dibandingkan ketika anak berusia di bawah 6 tahun. Maka dari itu, Vera menganjurkan orang tua mengenalkan bahasa kedua pada anak di tahapan usia ini jika memang diinginkan.

"Bantu anak untuk mau bicara dan berinteraksi dengan orang lain melalui bahasa, bukan dari gadget tapi ya. Studi mengatakan anak di bawah usia 30 bulan sebaiknya tidak belajar bahasa dari gadget," imbuhnya.

Cara paling efektif mengenalkan bahasa asing pada anak usia di bawah usia 30 bulan adalah dengan memperdengarkan secara rutin bahasa tersebut. Dengan membiarkan anak terus-menerus secara langsung, anak akan terbantu belajar dan mengingat.
(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi