aktivitas

Saat Ikut Kontes Kecantikan Anak Juga Bisa Belajar Saling Peduli

Asri Ediyati 30 Apr 2018
Saat Ikut Kontes Kecantikan Anak Juga Bisa Belajar Saling Peduli/ Foto: Asri Ediyati Saat Ikut Kontes Kecantikan Anak Juga Bisa Belajar Saling Peduli/ Foto: Asri Ediyati
Jakarta - Dalam kontes pemilihan putri kecantikan pastinya ada nilai-nilai yang ditanamkan pada finalis. Terlebih kalau kontesnya untuk anak-anak nih, Bun.

Kayak ajang Miss Kidzania Indonesia yang diselenggarakan KidZania Indonesia nih, Bun. Dikatakan Uchu Riza selaku Mentor Minister dan Advisor KidZania Jakarta, tujuan diadakannya Miss Kidzania ini yakni ingin mempersiapkan kartini-kartini kekinian sedari kecil. Mereka diharapkan lebih well prepared untuk masa depan yang lebih cemerlang, membanggakan Indonesia di mata dunia.

Miss Kidzania 2018 ini mengusung tema kool. Kool adalah keren jadi kool girls for a better world itu adalah cewek keren untuk dunia yang lebih baik.

"Kami bersedia untuk memberi tempat yang baik. Harapannya diadakan Miss Kidzania mempersiapkan anak-anak untuk happy, sekarang ini konsepnya caring for community, pemimpin masa kini yang peduli sama komunitas. Karena rasa kepedulian harus dipupuk dari kecil, agar nggak cuma cantik, pintar, tapi punya rasa peduli pada keluarga, sekitar dan lingkungan," tutur Uchu di acara Press Conference Miss KidZania 2018, di KidZania Pacific Place, Jakarta Selatan, Minggu (29/4/2018).

Kata Uchu, tubuh boleh kecil tapi wawasannya luas. Jadi untuk menjadi seorang pemimpin itu harus beauty, brave dan behavior, Bun. Di kesempatan yang sama, salah satu juri, alumni Miss Indonesia, Kamidia Radisti bilang acara seperti ini menurutnya bagus, apalagi konsepnya care for the community.

"Mulai dari awal, saya sudah lihat para pesertanya luar biasa banget dan saya rasa kalau dulu waktu kecil, saya sama sekali nggak kepikiran untuk ikut ini," kata Kamidia.



Menurut Kamidia Radisti, memang kalau zaman sekarang memang anak nggak cukup cuma pintar dan cantik saja tapi juga harus peduli. Soalnya, menurut Kamidia rasa kepedulian pada anak-anak sekarang sudah mulai hilang. Jadi begitu ada ajang pemilihan putri kecantikan yang mengusung tema kepedulian kata Kamidia itu bagus dan berbeda dari yang lain.

Apa saja sih rangkaian acara ini? Kata Uchu, proses pertamanya yakni mengirimkan karya tulis. Peserta menuliskan dongeng. Menariknya, ada peserta yang bercerita tentang autisme dan autoimun, Bun.

"Karakternya anak-anak itu dikirim lewat karya tulis. Setelah dua minggu kita pilih yang paling stand out. Disaring 50 anak kemudian dipilih lagi jadi 24 dan akhirnya jadi 12," kata Uchu.

Pada malam Grand Final, 12 finalis tampil untuk memukau dan menghibur para penonton serta dewan juri yang terdiri dari Kamidia Radisti, Nuke Setiyani selaku psikolog dan Achmad Safarie selaku edukator dari Al-Jabr International Islamic School. Para finalis juga mendapatkan coaching selama masa karantina, pelatihan modeling dan koreografi.

Tiba pengumuman pemenangnya, Kayla Ashifah Ananidha Kusuma lah yang terpilih menjadi Miss KidZania Indonesia 2018. Apa sih nilai plus dari pemenangnya? Menurut Kamidia Radisti, semua peserta punya nilai plus. Juri menilai bahwa pada saat pemenang tampil, mereka menjadi dirinya sendiri dan menunjukkan kriteria penilaian.

"Kami memilih anak yang benar-benar siap menjadi juara dan di sinilah mereka menjadi juara, merepresentasikan diri mereka, mereka siap berkembang menjadi sosok yang lebih baik," tutup Kamidia.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi