aktivitas

Si Kecil Dapat Angpau, Disimpan Ortu atau Biarkan Dipakai Anak?

Amelia Sewaka 13 Jun 2018
Si Kecil Dapat Angpau, Disimpan Ortu atau Biarkan Dipakai Anak?/ Foto: Thinkstock Si Kecil Dapat Angpau, Disimpan Ortu atau Biarkan Dipakai Anak?/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Lebaran atau Idul Fitri adalah momen yang kita nantikan sekeluarga. Nah, di momen ini kita sering kali berbagi angpau alias salam tempel. Anak-anak pun mendapat angpau dari om atau tantenya juga. Sebaiknya angpau untuk anak ini kita pegang atau dibiarkan saja dipakai anak ya?

Presenter Dian Ayu bercerita, angpau anak keduanya yang masih kecil, Langit, akan ia dan suami simpan sampai nanti si anak mengerti tentang angpau tersebut. "Saya dan suami punya kebiasaan 'menyimpan' angpau yang mereka dapat dari lahir (lengkap sama amplopnya), sampai nanti mereka ngerti kayak Embun (anak sulungnya) sekarang baru dikasih ke mereka dan mereka yang buka sendiri," tulis Dian di laman Instagramnya.



Menurutnya angpau ini adalah hak anaknya, jadi ia dan suami tidak akan mengutak-atiknya hingga mereka sendiri yang membuka dan mengerti nilainya.

[Gambas:Instagram]



Soal angpau untuk anak, financial planner & educator, Prita Ghozie, punya pandangan nih, Bun. Kata Prita, angpau atau 'salam tempel' itu milik anak yang menerimanya. Kita sebagai orang tua bisa mengajarkan pada anak cara mengelola angpau tersebut, sehingga anak bisa belajar cara mengelola uang. Demikian kara Prita dalam Instagramnya, @pritaghozie.

Berikut ini beberapa hal yang bisa kita ajarkan pada anak, terkait angpau yang didapat:

1. Belajar Belanja

Angpau itu sebaiknya dibelanjain oleh anak. Buat dulu shopping listnya, kira-kira maksimal 70 persen dari angpau. Orang tua harus disiplin ya dan nggak nambahin jatah anak lagi.

2. Ditabung

Anak yang sudah kenal berhitung bisa lho dibuatkan tabungan sendiri. Dia pasti senang punya rekening di bank dari hasil uang angpau yang didapat.



3. Beramal

Angpau ini bisa jadi sarana anak untuk belajar beramal. Nah, caranya bisa dengan bantuan kotak amal, dan sebagainya.

Prita juga bercerita, anaknya Arzie sejak usia 5 tahun sudah pintar membagi angpau Lebaran yang diterimanya. Hasilnya, saat mulai pra-remaja dia bisa lho bijak nentuin barang apa yang bisa dia beli dan nahan diri saat uang belum cukup.

Bagaimana dengan Bunda? Yuk share cerita soal angpau Lebaran untuk anak di kolom komentar. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi