aktivitas

Begini Ramahnya Putri Charlotte Saat Bertemu Tamu

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 14 Sep 2018 - 11.53 WIB
Putri Charlotte/ Foto: Istimewa Putri Charlotte/ Foto: Istimewa
London - Setiap anak punya karakter berbeda-beda. Begitu juga dengan anak kedua Pangeran William dan Kate Middleton, Putri Charlotte. Adik Pangeran George ini dikenal sebagai sosok anak yang ramah lho, Bun.

Seperti kita tahu, di pernikahan pamannya Pangeran Harry dan Meghan Markle pada bulan Mei lalu, Putri Charlotte jadi pusat perhatian karena keramahannya. Ya, saat dia tiba di Windsor Castle, dengan menebar senyum Putri Charlotte melambaikan tangannya kepada para tamu. Aih, menggemaskan banget ya tingkah Putri Charlotte.

Dilaporkan US Weekly, karakter Putri Charlotte agak berbeda dengan sang kakak. Sampai kini berumur 5 tahun, Pangeran George dikenal sebagai anak yang malu-malu dan pendiam. Kata seorang sumber kerajaan, Putri Charlotte anak yang ramah dan sangat ceria. Bahkan dia bisa jadi tuan rumah cilik yang baik.

"Ketika ada tamu di rumahnya, dengan ramah Putri Charlotte menawarkan mereka apakah mau minum teh atau kopi. Bahkan Putri Charlotte menawarkan tamunya itu permen," kata seorang sumber seperti dikutip dari Elle.



Sumber tersebut mengatakan sedangkan si bungsu Pangeran Louis belum bisa ditebak karakternya. Meski demikian, saat beberapa kali tampil di hadapan publik bayi berumur 4 bulan ini selalu tampak tenang, murah senyum, dan ceria.

Bagaimana anak berperilaku selain dipengaruhi karakter juga dipengaruhi temperamennya, Bun. Dikutip dari buku 'Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 Tahun' yang disusun tim Tiga Generasi, secara umum, ada tiga temperamen anak yaitu easy, slow to warm, dan difficult. Nah, anak dengan temperamen easy biasanya cepat beradaptasi dengan lingkungan, makanan, dan orang baru. Kalau frustasi, anak dengan temperamen easy ini cepat ditenangkan.

Gimana kalau anak nggak ramah? Menurut psikolog anak dan keluarga Anna Surti Arianni yang akrab disapa Nina anak sulit atau mudah ramah dengan orang lain tidak terlalu menjadi masalah. Hal terpenting, anak bisa beradaptasi.

"Kalau anak tidak suka bersalaman dengan orang lain, tapi pas di acara keluarga dia tetap bisa senyum berarti dia kan sudah bisa beradaptasi. Orang tua juga baiknya nggak memaksa anak melakukan apa yang disuruh orang tua," kata Nina seperti dilansir detikHealth.

Untuk pendekatan dengan anak pun jangan sampai langsung saat anak berada di situasi tersebut. Untuk itu, harus ada persiapan yang dilakukan orang tua sebelumnya. Misal, beri tahu anak acara apa yang akan dihadiri dan di sana akan ada siapa saja dan akan ngapain aja, Bun.

(rdn/nwy)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi