aktivitas

Malea Emma, Anak Indonesia yang Viral di AS Berkat Suara Merdunya

Asri Ediyati Selasa, 25 Sep 2018 - 16.15 WIB
Malea Emma/ Foto: Instagram Malea Emma Tjandrawidjaja Malea Emma/ Foto: Instagram Malea Emma Tjandrawidjaja
Los Angeles - Penyanyi cilik berdarah Indonesia, Malea Emma Tjandrawidjaja kini menjadi perbincangan hangat. Gadis cilik berusia tujuh tahun ini tampil begitu percaya diri dengan menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat 'The Star-Spangled Banner'. Penampilannya lantas memukau semua penonton termasuk pesepakbola, Zlatan Ibrahimovic. Wah!

[Gambas:Youtube]


Aksinya terekam dalam sebuah video, "Harus ditonton: Baru berusia tujuh tahun Malea Emma membawakan salah satu performa terbaik di sepanjang sejarah @StubHubCenter," tulis LA Galaxy di akun Twitternya.



Diposting pada Minggu, video pendek Malea Emma seketika menjadi viral. Mengutip dari detikcom, videonya sudah ditonton lebih dari 2 juta kali dan mendapat retweet 12 ribu kali lebih. Malea Emma sukses menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat itu sebelum kickoff LA Galaxy vs Seattle Sounders di StubHub Center, Los Angeles.

"MVP pertandingan ini," tulis Ibrahimovic di Twitter.


Selain tampil memukau di StubHub Center, Malea Emma juga sukses tampil di Hollywood Bowl tepatnya drama musikal Annie dengan berperan sebagai Molly, anak yatim paling muda dan teman dari pemain utama. Malea Emma juga mendapat pujian dari penyanyi Lea Salonga. Keren banget.

Malea EmmaMalea Emma/ Foto: Instagram
Kalau melihat Malea Emma rasanya kagum ya, Bun? Masih kecil tapi percaya dirinya mungkin mengalahkan orang dewasa. Bicara percaya diri pada anak, psikolog anak, Elizabeth Santosa, menjelaskan bahwa untuk membantu membangun rasa percaya diri pada anak adalah dimulai dari diri orang tua itu sendiri. Salah satu contohnya adalah berinteraksi dengan orang lain. Bagaimana pun anak pasti akan meniru apa yang orang tuanya lakukan.

"Children see, children do. Jadi orang tuanya itu berperilaku apa pasti anaknya ikut. Kalau anak dibuat percaya diri berarti dia harus lebih berani kan, berarti orang tuanya juga harus berani. Contoh yang bisa kita lakukan adalah kalau kita di tempat main, ada anak kecil, nah kita tanya 'hai adik...', jadi anak kita ngikut. Terus mama-mama itu bisa menyempatkan waktu untuk bisa aktif sama mama-mama lain", tutur perempuan yang akrab disapa Lizzie kepada HaiBunda.

(aci/ziz)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi