psikologi

Cara Agar Anak Tetap Percaya Diri Saat Namanya Dianggap Aneh

Radian Nyi Sukmasari Senin, 02 Okt 2017 - 15.36 WIB
Ilustrasi menumbuhkan percaya diri anak/ Foto: Joko Supriyanto Ilustrasi menumbuhkan percaya diri anak/ Foto: Joko Supriyanto
Jakarta - Nama dari orang tua adalah doa. Hanya, kadang ada aja nih Bun orang yang menganggap nama anak kita aneh. Bukan nggak mungkin, anak jadi minder atau nggak percaya diri karena namanya. Hmm, supaya anak pede sama namanya, apa yang bisa kita lakukan?

Sahabat HaiBunda bernama Mei mengatakan anaknya sempat protes dengan nama yang diberikan. Tapi, Mei punya cara supaya si anak tetap pede dengan namanya. Kata Mei, dia menjelaskan ke si kecil apa arti dari namanya dan harapan apa aja yang ada di balik nama tersebut.

"Saya juga selalu menanamkan kalau nama dari orang tua adalah doa dan orang tua selalu mendoakan yang terbaik untuk anaknya," kata Mei.

Hmm, saat anak mulai bertanya soal namanya atau cari tahu kenapa sih dia diberi nama itu, psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani atau Nina bilang kita bisa lho Bun mulai menceritakan kenapa kita pilihkan nama itu dan doa apa sih di balik nama tersebut.

"Selain itu kita itu sampaikan juga rasa sayang di balik nama itu. Misalnya, 'Bunda sayang banget sama nama Stella. Kalau Bunda manggil nama itu ibu merasa sayang banget karena nama itu memang penuh cinta'," kata Nina yang praktik di Tiga Generasi waktu ngobrol sama HaiBunda.

Nah, kalau nama anak memang nggak sesuai zaman atau sama lingkungan pergaulan anak, saran Nina jangan paksakan dengan mengatakan bahwa nama si kecil adalah nama yang indah. Yang bisa kita lakukan adalah menvalidasi emosi anak, artinya kita akui kalau memang emosi anak ada.

Contoh, anak punya emosi kalau namanya jelek karena memang itu yang dia pikirkan. Nah, orang tua perlu menyampaikan nama si kecil mungkin dicela sama temannya atau si teman nggak bisa menyebut nama tersebut. Nah, kalau anak merasa sebal dengan nama itu, Bunda atau Ayah boleh lho minta maaf.

"Karena dulu itu nama terindah yang terpikir oleh kami. Coba kalau dulu ada nama itu, yang kamu suka, mungkin kita bisa kasih nama itu". Demikian kalimat yang bisa Bunda sampaikan ke si kecil seperti dicontohkan Nina.

Baca juga: Saat Orang Tua Dianggap Beri Nama Aneh untuk Anak

Nina, yang juga ibu dua anak punya pengalaman lho Bun waktu sang anak komplain soal namanya. Kata Nina, dia menanggapi kalau saja saat lahir si kecil bilang dia ingin diberi nama tertentu, pasti Nina bakal memberi nama tersebut.

"Kalau aja kamu oek, oek, aku mau nama ini ibu. Pasti ibu akan kasih nama itu. Aku bilang gitu aja ke anakku. Setelah itu ya anakku bisa menerima. Yang terpenting kita tetap tanamkan ke anak kalau nama itu memang wujud kasih sayang kita ke anak, penuh cinta dan itu memang sebuah doa buat dia," tambah Nina yang juga praktik di Lembaga Psikologi Terapan UI.

Sementara, psikolog anak Anastasia Satriyo atau yang akrab disapa Anas bilang ketika nama anak dianggap aneh, kita perlu menanamkan ke anak bahwa nama adalah doa dan memang orang berbeda-beda, termasuk dalam hal nama. Sehingga, anak bisa berpikir dirinya memang punya nama berbeda tapi itu nggak masalah.

"Begitu juga kalau anak merasa nama temannya aneh, kita tekankan kalau orang memang berbeda. Di sini nama A bisa aja dianggap aneh, tapi di daerah lain, itu biasa kok. Kita juga bisa tekankan kalau nama adalah doa dan harapan orang tua," kata Anas yang praktik di Tiga Generasi.

Baca juga: Yang Bisa Dipertimbangkan Orang Tua Sebelum Beri Nama Anak (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi