aktivitas

Pilihan Buku Terbaik untuk Bayi Baru Lahir Hingga Balita

Melly Febrida Selasa, 05 Mar 2019 - 08.07 WIB
Ilustrasi buku untuk bayi/ Foto: iStock Ilustrasi buku untuk bayi/ Foto: iStock
Jakarta - Bunda ingin mencari buku bacaan untuk bayi dan balita tapi masih bingung, kira-kira buku apa yang oke untuk mereka? Tenang, Bun, ada kok jenis buku yang bisa dipilih di pasaran.

Seperti kita tahu, membiasakan anak baca buku sejak dini bisa bikin anak cinta buku dan hobi membaca. Seperti halnya disampaikan Tovah P. Klein, PhD, Direktur Barnard College Center for Toddler Development dan penulis buku How Toddlers Thrive: What Parents Can Do Today for Children Ages 2-5 to Plant the Seeds of Lifelong Success.

Nah, mengutip Motherly, Klein menyarankan beberapa jenis buku yang bagus untuk perkembangan kognitif dan menumbuhkan kecintaan membaca anak:

1. Bayi baru lahir (0-3 bulan): buku kontras tinggi

Klein bilang, buku yang high contrast alias kontras yang tinggi bisa merangsang indra bayi. Penelitian menunjukkan warna kontras tinggi seperti hitam dan putih termasuk yang tertanam paling kuat di otak bayi dan membantu saraf optik tumbuh.

"Untuk itu, coba pilih buku yang menampilkan gambar dan grafik kontras tinggi. Ibu tak perlu membacakan semua isi cerita. Yang terpenting bayi melihat buku tersebut, ibu membacakan cerita seperlunya dan terjadi bonding," papar Klein.



2. Bayi (4-6 bulan): buku taktil

Bayi belum bisa membalik halaman buku hingga usia beberapa bulan. Untuk itu, sementara beri dia buku yang bisa disentuh misalnya buku taktil atau yang bertekstur. Buku-buku taktil membuat bayi bisa mengguncangnya, meraih, dan merabanya. Klein menyarankan memilih buku yang kokoh, tahan banting dan tahan gigitan yang terbuat dari vinil atau kain.

Ketika anak berusia 6 bulan, beralihlah ke buku papan alias boardbook agar si kecil bisa mulai membalik halaman.

Ilustrasi buku bacaan untuk bayiIlustrasi buku bacaan untuk bayi/ Foto: iStock
3. Usia 6-12 bulan: buku berirama

Buku berirama atau bersuara bisa membantu bayi belajar mendengar bagaimana vokal dan konsonan dan mengumpulkannya untuk membentuk kata-kata. Irama pada buku juga membantu anak-anak lebih mudah mengingat apa yang dia dengar.

4. Usia di atas 12 bulan

Psikolog perkembangan, Dr.Holly Ruhl, PhD mengatakan, buku-buku klasik bisa mulai dibacakan untuk anak di atas usia 12 bulan. Kata dia, bayi mulai bisa mendengarkan cerita yang kita bacakan saat usia 16 minggu. Bahkan, dia sudah bisa mengingat kata-kata yang disampaikan, Bun.



5. Balita: buku cerita pengantar tidur

Saat anak berusia balita, Bunda bisa rutin membacakannya buku cerita pengantar tidur. Apalagi, waktu jelang tidur cocok banget kan, Bun, dijadikan ajang bonding time dengan anak?

Konsultan pendidikan, Richard Gentry mengatakan membacakan buku ke anak, terutama yang masih bayi bisa menciptakan bonding dan bermanfaat bagi perkembangan kognitif mereka. Membaca bisa mengajarkan bayi tentang komunikasi dan memberikan stimulasi untuk membangun keterampilan mendengarkan, memori, dan kosakata.

"Buku-buku yang ideal untuk bayi adalah buku untuk membantu membangun kecerdasan, kosakata, konsep, dan langkah awal belajar membaca. Hal terpenting, dengan membacakan cerita ke bayi akan tercipta bonding antara orang tua dengan anak," tutur Gentry, dilansir Fatherly.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi