sign up SIGN UP search


kehamilan

Kenapa Ya Bayi Tabung Sering Hasilkan Anak Kembar?

Rahma Lillahi Sativa Kamis, 03 Aug 2017 15:16 WIB
Seringkali program bayi tabung menghasilkan anak kembar. Kenapa ya? caption
Jakarta - Surabaya -- Sepengetahuan awam, bayi kembar hanya bisa diperoleh karena faktor keturunan. Tapi nyatanya banyak pasangan yang menjalani bayi tabung mendapat anak kembar, padahal tidak memiliki riwayat kembar dalam keluarganya. Kok bisa ya?

Nah, menurut penjelasan dr Benediktus Arifin, MPH, SpOG, itu semata-mata karena saat proses bayi tabung, embrio yang ditanamkan ke dalam rahim pasien biasanya lebih dari satu. Jadi wajar aja kalau kemudian menghasilkan bayi kembar.

"Ya tentu angka kejadian bayi kembar akan lebih tinggi pada pasien bayi tabung dibandingkan bukan bayi tabung karena kita menanam lebih dari satu embrio," ujarnya di sela-sela Grand Opening Klinik Bayi Tabung Morula IVF Surabaya di National Hospital Surabaya baru-baru ini.


Meski begitu, ia menegaskan bahwa bayi kembar bukanlah tujuan utama dari prosedur bayi tabung itu sendiri lho, Bun. Bahkan sebagai ahli bayi tabung, ia selalu memprioritaskan agar pasangan yang menjalani prosedur ini mendapatkan kehamilan tunggal (singleton pregnancy). Alasannya jika kehamilannya tunggal, maka pertumbuhannya akan lebih optimal.

"Kembar itu malah salah satu bentuk 'komplikasi'," imbuhnya.

Kalau berbicara bayi kembar, selain faktor genetik, sebenarnya ada faktor lain yang mempengaruhi lho, Bun. Misalnya saja ras, usia ibu, jumlah persalinan sebelumnya, dan nutrisi

"Semakin tua usia seorang ibu, peluang hamil kembar lebih besar. Kenapa? Kan saat usia seseorang lebih tua, mau melahirkan lagi lebih sulit. Sehingga, bisa dilakukan program hamil dan dokter kandungan bisa memberi obat supaya sel telur yang keluar lebih dari 1. Akhirnya peluang hamil kembar lebih besar," terang dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya beberapa waktu lalu.

Dalam 'kitab suci SpOG' Williams Obstetric pun dikatakan bahwa ras orang negro lebih berpeluang memiliki anak kembar. Selain itu, semakin baik asupan nutrisi seseorang, maka fertilitasnya pun makin baik dan ini juga bisa meningkatkan peluangnya untuk memiliki bayi kembar.

Di antara Bunda dan Ayah, ada nggak yang ingin punya anak kembar? (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi