HaiBunda

KEHAMILAN

Saran untuk Ibu yang Cemas Menghadapi Persalinan

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Sabtu, 30 Sep 2017 12:03 WIB
Saran untuk Ibu yang Cemas Menghadapi Persalinan/ Foto: Ari Saputra
Jakarta - Usia kehamilan semakin tua, artinya semakin dekat waktu untuk melahirkan. Mungkin karena mendengar cerita-cerita pengalaman melahirkan yang menyakitkan dan melelahkan, beberapa ibu pun jadi khawatir dan cemas.

Ya, perasaan ini biasa dialami oleh ibu-ibu yang akan melahirkan anak pertamanya. Wajar memang, tapi bukan berarti kita biarkan saja kecemasan dan kekhawatiran jadi 'teman setia' menjelang detik-detik melahirkan ya, Bun.

"Knowledge is a power. Karena itu perlu untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya. Memperkaya diri dengan pengetahuan biar kita siap, sehingga kekhawatiran bisa sedikit berkurang," saran psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi, Della, dalam talkshow di Mother and Baby Fair, yang digelar di Balai Kartini, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (29/9/2017).


Baca juga: Cara Seorang Ibu Menerima Perubahan Tubuhnya Setelah Melahirkan

Della menyarankan jika ibu hamil khawatir dengan sakitnya diinduksi, bisa bertanya kepada dokter kandungan, sebenarnya apa yang terjadi pada saat induksi diberikan. Bisa bertanya pula seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu sampai anak lahir sejak induksi dilakukan.

"Termasuk juga bertanya harus menunggu sampai kapan sampai kemudian diputuskan melakukan caesar," imbuh Della.

Pengetahuan yang didapat sejak awal akan sangat membantu ibu hamil mengurangi kecemasannya. Selain itu mungkin bisa bergabung dengan komunitas ibu-ibu sehingga bisa berbagi keluhan dan saran. Bisa juga nih, Bun, bergabung dengan kegiatan olah fisik khusus untuk ibu hamil sebagai persiapan menghadapi proses persalinan. Ini juga bisa banget menambah kepercayaan diri.

Baca juga: Melahirkan Normal ataupun Caesar Itu Sama-sama Butuh Perjuangan

Lebih dari itu, nggak perlu banget kita cemaskan soal melahirkan secara caesar atau vaginal birth. Kalau kondisinya memungkinkan, tentu vaginal birth bukan masalah. Tapi kita harus ingat ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat kita harus melahirkan secara caesar, demi keselamatan ibu dan bayi.

"Bagaimanapun juga anak akan punya jalannya sendiri untuk lahir ke dunia. Jadi jangan takut dengan caranya," lanjut Della. (Nurvita Indarini/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK