sign up SIGN UP search


kehamilan

Aktris Helen Flanagan Berbagi Kisah tentang Water Birth-nya

Niken Widya Yunita Minggu, 24 Jun 2018 19:00 WIB
Melahirkan dengan cara water birth memang bukan hal baru ya, Bun. Nah, salah satunya dilakukan aktris Helen Flanagan. caption
London - Aktris Helen Flanagan melahirkan anak keduanya dengan cara water birth. Dalam proses itu, ibu dan bayi sama-sama sehat. Selamat!

Wanita 27 tahun itu mempublikasikan kisah persalinannya melalui akun Instagram-nya. Dia memposting foto dirinya yang sedang menggendong si bayi. Meski bernuansa hitam dan putih, namun fotonya tetap menarik.Helen memberi nama putrinya, Delilah Ruby Sinclair. Si kecil Delilah lahir pada 22 Juni pukul 17.18 dengan berat 6 lbs 15 oz atau sekitar 3,14 kg.




Pada foto itu, Helen tersenyum ke arah kamera. Terlihat area water birth yang menjadi pilihannya untuk melahirkan.

[Gambas:Instagram]

Helen merinci pengalaman selama kelahiran. "Saya memiliki persalinan yang sangat cepat, water birth hanya dengan gas dan udara, suka banget dengan pilihan itu," tulisnya dalam caption fotonya.

Helen juga bilang dirinya merasa sangat terberkati dengan lahirnya bayi perempuan itu. "Terima kasih kepada semua bidan yang luar biasa di rumah sakit Ratu Elizabeth di Glasgow untuk segalanya," imbuh Helen.



Helen juga meng-upload foto putri pertamanya, Matilda, yang terlihat senang menggendong adik perempuan yang baru lahir itu. Helen sebelumnya mengungkapkan waktu melahirkannya yang mengalami kemunduran. Dia juga mengungkapkan perasaannya sebelum melahirkan.

"Saya merasa cemas tentang persalinan saya dengan bayi saya sekarang, tetapi saya berharap saya akan merasa mungkin sedikit lebih tenang saat ini. Bagi saya, saya merasa saya terlalu banyak bekerja. Di kepala saya ada banyak hal tentang pekerjaan saya jadi saya berharap saya bisa mencoba dan fokus pikiran saya lebih baik," curhatnya.

Berbicara tentang water birth, dr Joseph Wax dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan berbagai studi sudah membuktikan adanya risiko infeksi, putus tali pusar, hingga perdarahan akibat proses melahirkan di air. Meski begitu, air memang terbukti bisa meredakan rasa nyeri saat persalinan.

Karenanya, dr Wax mengatakan boleh-boleh saja ibu berendam di air ketika proses kontraksi hingga pecah ketuban. Namun ketika proses pembukaan, ibu harus diangkat dan dipindahkan ke ranjang atau kasur yang kering. (nwy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi