kehamilan

8 Fakta Operasi Caesar, Prosedur Persalinan Kahiyang Ayu

Asri Ediyati Rabu, 01 Aug 2018 16:56 WIB
8 Fakta Operasi Caesar, Prosedur Persalinan Kahiyang Ayu
Jakarta - Kahiyang Ayu melahirkan putri pertamanya pada hari ini, Rabu (1/8). Dilansir detikNews, Ibu Negara Iriana Jokowi berbagi cerita soal proses persalinan putrinya Kahiyang Ayu. Selama proses persalinan, Kahiyang Ayu ditemani suami, ibu dan mertuanya. Kahiyang melahirkan putrinya secara caesar.

Terkait melahirkan secara caesar, sebagian orang menganggap persalinan dengan operasi caesar lebih mudah. Padahal nggak semudah yang kita bayangkan lho. Nah, Bun, berikut beberapa hal yang nggak banyak orang tahu tentang melahirkan caesar.

1. Tubuh Gemetar Saat Diberi Anestesi Spinal


Sebelum melahirkan secara caesar, ibu maka akan diberi anestesi atau dibius. Jika diberi anestesi spinal, secara nggak sadar tubuh akan gemetar. Pada beberapa kasus ada kaki pasien yang sampai mengalami kejang.

"Ini adalah sensasi aneh untuk beberapa pasien, karena itu adalah getaran yang tidak disengaja tapi tidak berlebihan dan sangat normal. Namun, jangan khawatir karena akan mereda dengan cepat. Anestesi tulang belakang biasanya hilang setelah beberapa jam," kata Carolyn Eskridge, dokter kandungan dari Charlotte, North Carolina.

2. Meski Terbius, Ada Sensasi Saat Bayi Dikeluarkan

Selama dibius, sudah pasti perut benar-benar mati rasa. Akan tetapi beberapa ibu mengaku merasakan sensasi didorong dan ditarik saat bayi dikeluarkan dari perut. Sensasinya ini lebih terasa jika bayi berdesakan di dekat tulang rusuk bundanya.

3. Menggigil Kedinginan

Banyak ibu yang mengeluh badannya kedingin selama operasi caesar. Umumnya, ini disebut terkait dengan suhu dingin di ruang operasi. Padahal menurut dr Carolyn, suhu ruangan dinaikkan saat operasi karena untuk menyambut bayi. Nah, yang menyebabkan ibu kedinginan adalah sensasi mati rasa dari pinggang ke bawah dan berbaring dalam kondisi setengah telanjang.

4. Mendapat 'Pijat Kaki'

Setelah operasi, dokter membawa alat yang disebut perangkat kompresi sekuensial yang berfungsi umelancarkan sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah. Tim medis bahkan mungkin menyelipkan alat ini saat ibu tidur dan mati rasa setelah operasi. Alatnya mengembang dan mengempis oleh karena itu mirip dengan pijat kaki.

8 Fakta Operasi Caesar, Prosedur Persalinan Kahiyang Ayu8 Fakta Operasi Caesar, Prosedur Persalinan Kahiyang Ayu/ Foto: Thinkstock


5. Vagina Tetap Terlibat

Dilansir The Bump, seorang ibu bercerita setelah bedah caesar, perawat membersihkan vaginanya. Sang ibu bilang vaginanya dibilas dari darah yang keluar setelah operasi. Beberapa ibu juga dipasangkan kateter melalui vagina sebelum operasi.

6. Pendarahan Pasca Melahirkan

Jangan salah, meski nggak lewat vagina, ibu yang melahirkan secara caesar juga akan mengalami pendarahan. Akan tetapi tenang, hal ini normal kok, Bun, karena dinding rahim sedang mengalami proses penyembuhan setelah plasenta terlepas dan pembuluh darah merespons penurunan kadar hormon. Jangan khawatir, pendarahan umumnya bertahan hingga enam minggu.

7. Batuk, Bersin dan Tertawa Bikin Perut Nyeri

Jika kita melahirkan caesar, batuk, bersin bahkan tertawa pun bikin serba salah. Nyeri pada jahitan bertambah. Tapi nggak usah panik, Bun, kita bisa meredakan nyerinya dengan mengompresnya atau membengkungnya. Hal ini bisa memberi tekanan pada otot dan membantu mengatasi rasa sakit yang berasal dari kontraksi otot.

8. Mengalami Nyeri pada Dada dan Bahu

Beberapa ibu merasakan nyeri pada dada dan bahu setelah melahirkan caesar. Hal ini karena usus menjadi sedikit lamban pasca operasi, akibatnya gas di dalam perut menekan diafragma dan rasa sakit itu dapat meluas ke bahu. Untuk mengatasi hal ini biasanya tenaga medis akan menawarkan obat anti gas. Menurut dr Carolyn, penyebab nyeri bukan cuma gas yang terjebak melainkan nyeri bisa merambat dari rahim.

(rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi