HaiBunda

KEHAMILAN

Kata Dokter soal Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Seperti Vicky Shu

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Jumat, 06 Sep 2019 15:32 WIB
Kata Dokter soal Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Seperti Vicky Shu /Foto: instagram
Jakarta - Penyanyi Vicky Veranita Yudhasoka Shu, atau lebih dikenal Vicky Shu, tengah berbahagia nih, Bun. Ia sedang hamil anak kedua.

Melakui akun Instagram @vickyshu, pelantun lagu Mari Bercinta ini mengumumkan kehamilan keduanya. Ia pun mengungkapkan rasa bahagia karena bisa memberikan adik untuk si sulung.

"Alhamdulillaaah Mas @abimanyu_manggala InsyaAllah mau punyaaa adeekk. Mohon doanya yahh sehat selamat dilancarkan semua," tulisnya.

Istri Ade Imam ini juga bercerita bagaimana awal mula tahu bahwa dirinya hamil. Rupanya, dia sempat galau saat ASI-nya yang biasa melimpah turun drastis. Anak pertamanya juga tiba-tiba tidak mau menyusu lagi. Tak hanya itu, berat badannya turun, nafsu makannya pun berkurang.

"Yang paling paraah tiap sore meriang, mual mual dan setiap makan muntah. Waktu hamil pertama super keboooo dan aktiffff. Curiga doonkk akhirnya coba pake test pack," terangnya.

Hasil test pack ternyata menunjukkan dirinya hamil. Dan dia baru mengetahui ketika usia kehamilan sudah menginjak 8 minggu.

"Saat ini saya sudah memasuki #15weekspregnant dan mas abimanyu #13monthsbaby," tuturnya.


Jarak kehamilan pertama dan kedua Vicky Shu ini terbilang cukup dekat ya, Bun. Menurut, dr.Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, MARS, jarak paling ideal hamil lagi setelah melahirkan adalah dua sampai tiga tahun. Alasannya terkait dengan kesiapan tubuh ibu, serta ASI yang nantinya diberi pada bayi baru lahir.

"Paling bagus itu dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun, supaya anak juga dapat ASI selama dua tahun dan supaya ibu juga sempat memperbaiki bentuk tubuhnya, baru boleh hamil lagi," ujar Boyke, dilansir detikcom.

Selain itu, dikutip dari What to Expect, American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan March of Dimes menyebutkan, jarak kehamilan dengan kelahiran sebelumnya di bawah 18 bulan bisa meningkatkan risiko anak kena asma. Tak hanya itu, anak juga bisa mengalami keterlambatan perkembangan, masalah penglihatan, serta pendengaran di kemudian hari.

Sementara itu, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), Bunda dan Ayah perlu menunggu 24 bulan atau dua tahun untuk menambah momongan setelah si kecil lahir. Tapi, bagi Bunda yang mengalami keguguran, pendarahan atau operasi, bicarakan dengan dokter dan bidan dulu ya untuk merencanakan kehamilan selanjutnya.

Simak juga tayangan soal pijat khusus ibu hamil ini, Bun.


(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian

Kehamilan Annisa Karnesyia

Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?

Parenting Asri Ediyati

5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua

Parenting Ratih Wulan Pinandu

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Intip Nasib Terkini Neverland, 11 Tahun Setelah Michael Jackson Meninggal

Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya

Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian

Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?

Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK