kehamilan

6 Makanan Ibu Hamil Pencegah Bayi Lahir Cacat

Yuni Ayu Amida Kamis, 31 Oct 2019 12:03 WIB
6 Makanan Ibu Hamil Pencegah Bayi Lahir Cacat
Jakarta - Menjaga kehamilan tentu tidak mudah, Bunda. Ibu hamil harus menjaga asupan makanan selama 9 bulan demi mencegah janin lahir cacat.

Karena proses kehamilan itu panjang, maka harus sangat dijaga. Terutama dalam hal asupan nutrisinya. Ibu hamil yang kekurangan nutrisi bisa menyebabkan janin lahir cacat, Bunda.

Berikut ini HaiBunda rangkum dari Baby Gaga, beberapa makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu hamil guna mencegah terjadinya cacat janin.


1. Makanan kaya vitamin C

Vitamin C adalah bagian penting yang mesti dikonsumsi selama hamil. Vitamin C membantu tubuh memproduksi kolagen, yang merupakan protein struktural yang membentuk tulang, tulang rawan, tendon, dan kulit. Penelitian medis menunjukkan bahwa kekurangan vitamin C pada bayi baru lahir dapat menghambat perkembangan mental mereka.

Vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi. Di antara makanan yang mengandung vitamin C adalah buah jeruk, sayuran seperti brokoli, paprika, dan tomat.

2. Alpukat

Alpukat mengandung vitamin B6, yang membantu meringankan mual di pagi hari, dan juga mengembangkan jaringan dan otak bayi. Namun, karena alpukat tinggi lemak dan bisa membuat sangat mengenyangkan, jadi makanlah secukupnya saja ya, Bunda. Kecuali kalau dokter menyarankan untuk menaikkan berat badan, mengonsumsi alpukat bisa jadi solusi.

3. Sayuran hijau

6 Makanan Ibu Hamil Pencegah Bayi Lahir CacatFoto: iStock

Ibu hamil harus mencukupi kebutuhan asam folat. Karena asam folat dapat membantu mencegah cacat tabung saraf serta kelainan otak dan sumsum tulang belakang.

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, swiss chard, merupakan makanan yang tinggi asam folat. Itu sebabnya mereka baik dikonsumsi selama hamil. Tak hanya itu, sayuran hijau juga mengandung vitamin A, kalsium, serta tinggi serat yang baik untuk pencernaan.

4. Sereal dan gandum utuh

Sereal dan gandum utuh baik dikonsumsi ibu hamil. Makanan ini mengandung serat yang tinggi. Selain itu gandum utuh juga diperkaya berbagai jenis vitamin dan mineral, seperti selenium dan fitonutrisi.

Tak hanya itu, mengonsumsi sereal dan gandum utuh juga membantu Bunda untuk mengontrol berat badan agar tidak mengalami obesitas saat hamil. Serta mencegah masalah pada kehamilan.

5. Ikan, telur, dan produk kedelai

Ibu hamil juga mesti mendapatkan pasokan vitamin D yang cukup. Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan penyakit seperti rakhitis, yang memengaruhi perkembangan tulang pada anak-anak.

Vitamin D alami dapat diperoleh melalui makanan seperti ikan berminyak di antaranya, ikan tenggiri, sarden, salmon. Juga ditemukan dalam telur, produk kedelai, dan beberapa sereal sarapan. Namun jika vitamin D dalam makanan tidak tercukupi, Bunda bisa menambahkannya dengan rutin berjemur di sinar matahari pagi ya.

Tak hanya vitamin D, ikan juga mengandung asam lemak omega 3, asam eicosapentaenoic (EPA), asam docosahexaenoic (DHA) juga vitamin A, yang pastinya baik untuk janin.

6. Makanan kaya zat besi

Ibu hamil jangan sampai kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi bisa membuat ibu hamil cepat lelah, dalam kasus lebih parah bisa menyebabkan anemia.

Dikatakan dr.Ulul Albab, Sp.Og, jumlah kebutuhan zat besi ibu hamil meningkat dua hingga tiga kali lipat. Apabila asupan zat besi berkurang, maka darah dalam tubuh ibu hamil cenderung semakin encer.

"(Darah) encer berarti kurang zat besi. Padahal zat besi itu penting untuk tenaga ibu dan pertumbuhan otak bayi, karena zat besi itu gunanya untuk mengikat oksigen," kata Ulul, dikutip dari CNN Indonesia.

Jika ibu hamil kurang zat besi, maka ia akan lemas dan pucat. Efeknya pun tak hanya berdampak pada sang ibu saja, tapi juga untuk bayi.

"Kalau untuk bayi, nanti pertumbuhannya terhambat, terlambat. Bisa juga prematur. Tapi kebutuhan zat besi tiap trimester itu berbeda-beda. Semakin tua (kehamilannya), semakin banyak dibutuhkan zat besi," terang Ulul.

Nah untuk melengkapi kebutuhan zat besi, Bunda bisa menemukannya dalam kacang-kacangan, dan buah kering seperti kurma, kismis, aprikot, cherry, dan lainnya. Tak hanya itu, zat besi juga ada pada daging merah, sayuran hijau, serta berbagai jenis ikan.

Tonton alasan ibu hamil tidak boleh makan sushi.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi