KEHAMILAN
7 Gangguan Menstruasi yang Rentan Dialami Wanita, Mual Salah Satunya
Kinan | HaiBunda
Jumat, 18 Jun 2021 17:05 WIBJakarta - Menstruasi merupakan periode bulanan yang umum dialami para wanita dewasa. Namun demikian, bukan berarti menstruasi bebas masalah, lho. Diketahui ada beberapa gangguan menstruasi yang juga rentan terjadi.
Dikutip dari Healthline, gangguan menstruasi umumnya memiliki gejala tidak nyaman menjelang siklus. Salah satunya sindrom pramenstruasi atau premenstrual syndrome (PMS).
Kondisi ini memiliki gejala seperti kram ringan dan kelelahan, tetapi keluhan ini biasanya hilang saat menstruasi dimulai.
Selain itu, ada juga gangguan menstruasi lain yang lebih serius. Misalnya siklus yang terlalu berat atau terlalu ringan, atau bahkan tidak ada siklus sama sekali. Ini mungkin menunjukkan ada masalah lain yang berkontribusi pada gangguan menstruasi.
Ingatlah bahwa siklus menstruasi yang 'normal' memiliki arti yang berbeda bagi setiap wanita. Siklus yang teratur untuk Bunda mungkin tidak normal untuk orang lain.
Maka dari itu, penting untuk mengenali siklus masing-masing dan tak menunda cek ke dokter jika keluhan terjadi terus-menerus.
Berbagai gangguan menstruasi yang rentan dialami wanita
Nah, apa saja ya ragam gangguan menstruasi yang juga perlu diwaspadai? Berikut ulasan lengkapnya, Bunda:
1. Sindrom pramenstruasi
Premenstrual syndrome (PMS) umumnya terjadi satu hingga dua pekan sebelum menstruasi dimulai. Pada fase ini, beberapa wanita mengalami berbagai gejala fisik dan emosional.
Ada pula yang tidak pernah mengalami gejala atau keluhan apa pun. PMS dapat menyebabkan keluhan seperti perut kembung, mudah marah, nyeri punggung, sakit kepala dan nyeri payudara.
Bunda mungkin mengalami gejala yang berbeda setiap bulan. Tingkat keparahan gejala ini juga dapat bervariasi. PMS memang dapat membuat tidak nyaman, tetapi umumnya tidak mengkhawatirkan kecuali jika sampai mengganggu aktivitas harian.
2. Siklus menstruasi yang berat
Gangguan menstruasi umum lainnya adalah siklus yang terlalu berat. Kondisi ini disebut juga menoragia, di mana jumlah darah yang keluar lebih banyak dari biasanya. Dalam kondisi ini, Bunda mungkin juga mengalami menstruasi lebih lama dari rata-rata lima sampai tujuh hari.
Menoragia sebagian besar disebabkan oleh ketidakseimbangan kadar hormon, terutama progesteron dan estrogen.
Penyebab lain dari perdarahan menstruasi yang berat atau tidak teratur meliputi infeksi vagina, radang serviks, kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) serta perubahan pola makan atau olahraga.
3. Tidak menstruasi
Dalam beberapa kasus, wanita mungkin tidak mendapatkan menstruasi seperti biasanya, yang dikenal sebagai amenore.
Amenore primer yakni ketika Bunda tidak mendapatkan menstruasi pertama pada usia 16 tahun. Ini mungkin disebabkan oleh masalah dengan kelenjar pituitari, gangguan bawaan dari sistem reproduksi, atau keterlambatan pubertas.
Sementara itu, amenore sekunder terjadi ketika Bunda berhenti mendapatkan menstruasi rutin selama enam bulan atau lebih.
4. Nyeri menstruasi
Gangguan menstruasi tidak hanya berupa siklus yang lebih berat dari biasanya, tetapi juga bisa terasa nyeri. Umumnya kram selama PMS terjadi akibat rahim berkontraksi saat menstruasi dimulai.
Namun, beberapa wanita mengalami rasa sakit yang luar biasa yang disebut dismenore.
Gangguan menstruasi yang terasa sangat nyeri kemungkinan terkait dengan masalah medis seperti penyakit radang panggul atau pertumbuhan jaringan abnormal di luar rahim (endometriosis).
5. Kram perut
Dikutip dari Web MD, untuk mengeluarkan darah dari rahim, otot-otot mengencang dan rileks. Itulah penyebab rasa sakit di antara perut dan punggung bagian bawah.
Kram dapat terjadi sebelum menstruasi dan berlangsung selama siklusnya. Jika terasa ringan maka bisa dianggap normal. Tapi jika nyerinya sampai membuat Bunda sulit bernapas, segera cek ke dokter.
6. Ada gumpalan darah
Meskipun dapat bervariasi dari bulan ke bulan, menstruasi biasanya dimulai dengan aliran yang ringan, menjadi lebih berat, kemudian berkurang kembali.
Saat menstruasi, gumpalan darah kecil sering terbentuk. Jika demikian, tubuh akan melepaskan antikoagulan untuk mencegah darah membeku saat bergerak melalui vagina.
Tetapi sering kali gumpalan darah yang lebih berat dan banyak bisa terjadi, atau aliran darah menjadi lebih banyak disertai kram berat. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika Bunda mengalaminya, ya.
7. Mual
Gangguan menstruasi yang juga sangat rentan terjadi yakni mual dan rasa tak nyaman di perut. Namun umumnya ini tak perlu dikhawatirkan.
Salah satu hormon yang dilepaskan selama siklus menstruasi disebut prostaglandin. Meskipun sebagian besar luruh dengan lapisan rahim, beberapa masuk ke aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan mual, muntah, diare, dan sakit kepala.
Demikian ulasan tentang ragam gangguan menstruasi yang rentan dialami. Meski sebagian bersifat ringan dan dapat sembuh dengan istirahat cukup, sebagian lainnya perlu diperiksakan ke dokter ya, Bunda.
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
3 Publik Figur yang Hamil di Usia 50 Tahun ke Atas
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Janin Pipis Dalam Kandungan, Ini yang Dirasakan Ibu Hamil
Alami Haid 2 Kali Sebulan Apakah Tanda Hamil? Ketahui 6 Faktor Penyebabnya
3 Faktor Penyebab Belum Haid Setelah Melahirkan, Bunda sedang Alami?
Mungkinkah Bunda Hamil Saat sedang Haid?
TERPOPULER
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ruang Tamu Terasa Gitu-Gitu Aja? Kipas Plafon Retro Ini Sekaligus Jadi Lampu Hias
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif