KEHAMILAN
Idap Kanker Nasofaring, Maisyarah Terpaksa Gugurkan Kandungan & Tak Bisa Berbicara
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Jumat, 19 May 2023 20:40 WIBTak ada yang lebih pedih bagi seorang ibu, saat vonis kanker nasofaring membuatnya harus menggugurkan kandungan. Itulah yang dialami Maisyarah (26), wanita asal Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Maisyarah mengatakan awalnya terdapat benjolan yang kemudian diikuti sakit tenggorokan. Saat dibawa ke puskesmas, mereka harus rujukan ke Rumah Sakit Tanjung Pinang. Tak ada dokter yang menangani, mereka pun mencoba ke Batam. Tetapi, tetap saja tak membuahkan hasil. Akhirnya, Maisyarah sendirian ke Jakarta sebelum akhirnya disusul oleh suaminya ke Jakarta. Saat itulah, baru diketahui bahwa Maisyarah menderita Kanker Nasofaring Stadium 2.
Cobaan seakan tidak berhenti datang, Maisyarah mendapat kabar bahwa ternyata dirinya sedang hamil 4 bulan. Namun, ia terpaksa harus menggugurkan kandungannya karena harus menjalani kemoterapi demi mengobati penyakitnya.
"Sebenarnya gak mau gugurin, cuman ya harus ikhlas. Kalau gak, siapa yang mau rawat juga," pungkas Maisyarah kepada tim berbuatbaik.id kala itu di Rumah Singgah bilangan Jakarta Pusat.
Bukan hanya Maisyarah, hati suami dan anaknya juga ikut remuk. Bahkan sang anak pernah tak mau berbicara lagi saat Maisyarah memutuskan meninggalkan sang anak untuk tindakan medis di Jakarta.
"Ya, pusing karena belum pernah kejadian sebelumnya, jadi kaget aja. Ga kepikiran gimana, jadi ya jalanin aja. Waktu sakit (anak) gak mau ngomong, mungkin karena sedih," cerita sang suami, Rafli.
Setelah menjalani serangkaian kemoterapi di RSCM Jakarta, dokter memutuskan memasang selang di hidung Maisyarah untuk makan dan minum. Selain itu, ia juga harus menggunakan trakeostomi di lehernya untuk membantunya bernapas.
Maisyarah pun kembali ke Tanjung Pinang dan mengurus kembali anak satu-satunya yang kini duduk di bangku SD. Meskipun pada saat itu kondisi Maisyarah sudah tidak bisa berbicara.
Kebahagiaan ini tak berselang lama karena tiba-tiba ditemukan kembali benjolan di getah beningnya. Maisyarah pun kembali lagi ke Jakarta untuk kontrol ke dokter. Saat itu juga Maisyarah mulai direhabilitasi dan menjalani terapi wicara setelah selama 2 tahun tak bisa berbicara.
Selama pengobatan dan rehabilitasi Maisyarah tinggal di Rumah Singgah yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Tanjung Pinang di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Selama tinggal di rumah singgah, mereka mendapat bantuan biaya dari Pemkab untuk perawatan Maisyarah maupun kebutuhan sehari-hari. Maisyarah pun tidak sendiri karena kini suaminya telah menemaninya di Jakarta. Suami Maisyarah adalah pekerja serabutan dengan penghasilan tak tentu.
Meskipun begitu, mereka masih kesulitan karena harus membeli alat kesehatan yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, seperti selang yang perlu rutin diganti setiap sebulan sekali dan juga alat pernapasan trakeostomi. Lalu, mereka juga membutuhkan biaya untuk sumber gizi Maisyarah, seperti susu khusus.
Ibu satu anak ini pun harus kembali berjuang dan bertahan hidup demi kembali mengurus anak satu-satunya. Ia juga memiliki harapan besar untuk cepat sembuh, pulang ke Tanjung Pinang dan kembali bekerja.
Sahabat baik, yuk bantu Maisyarah supaya pulih kembali serta bisa pulang ke pelukan anak tercinta. Kamu bisa membantu Maisyarah dengan Donasi melalui berbuatbaik.id. Semua donasi yang diberikan akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.
Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.
Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang juga.
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Ketahui Bun, Ini Penyebab Leukemia Jadi Kanker Paling Banyak Menyerang Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Kanker Bisa Menular dari Ibu Hamil ke Bayi dalam Kandungan? Ini Temuan Studi
BKKBN Sebut Tak Menikah & Punya Anak Bisa Picu Penyakit Ganas, Ini Penjelasan Dokter
Tolong! Bidan Selamatkan Ibu dan Bayi di Pelosok
Perutnya Membesar seperti Hamil, Ternyata Kamasean Berjuang Lawan Penyakit Ini
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Alat Penerjemah AI Genggam Ini Diklaim Kuasai 148 Bahasa, Beneran Bisa Diandalkan?
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif