KEHAMILAN
Rekomendasi Makanan yang Bagus untuk Bunda saat Jalani Program Bayi Tabung
Nanie Wardhani | HaiBunda
Minggu, 21 Jul 2024 13:15 WIBBunda, menjalani program bayi tabung adalah langkah besar dan penuh harapan untuk mendapatkan Si Kecil yang dinanti-nanti. Persiapan yang matang, baik fisik maupun mental, sangat diperlukan dalam menghadapi proses ini.
Salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan adalah asupan nutrisi. Nutrisi yang tepat tidak hanya mendukung kesehatan Bunda, tetapi juga meningkatkan peluang keberhasilan program bayi tabung. Artikel ini akan memberikan rekomendasi makanan yang dapat membantu Bunda selama menjalani program bayi tabung.
Pentingnya nutrisi selama program bayi tabung
Bunda, menjalani program bayi tabung tentu memerlukan persiapan yang matang, terutama dari segi nutrisi. Nutrisi yang tepat dapat mendukung keberhasilan program dan kesehatan Bunda serta Si Kecil yang sedang diharapkan.
Berdasarkan penelitian dari American Society for Reproductive Medicine, asupan nutrisi yang seimbang dapat meningkatkan peluang kehamilan dan menjaga kesehatan selama proses IVF (in vitro fertilization).
Makanan kaya protein
Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh Bunda selama menjalani program bayi tabung. Protein berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh dan memproduksi hormon penting untuk kehamilan. Bunda yang sedang menjalani program bayi tabung sangat dianjurkan untuk mengonsumsi protein dari sumber yang baik seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
- Daging tanpa lemak: Daging ayam, sapi, atau ikan yang rendah lemak dapat menjadi sumber protein yang baik.
- Telur: Telur mengandung protein berkualitas tinggi yang mudah diserap tubuh.
- Kacang-kacangan: Almond, kacang tanah, dan kacang hijau adalah contoh kacang-kacangan yang kaya akan protein.
Asam folat untuk kesuburan
Asam folat adalah nutrisi yang sangat penting bagi Bunda yang menjalani program bayi tabung. Asam folat dapat membantu mencegah cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang Si Kecil. Bunda disarankan mengonsumsi sekitar 400 hingga 600 mikrogram asam folat setiap hari. Asam folat dapat ditemukan dalam beberapa jenis makanan berikut ini:
- Sayuran hijau: Bayam, brokoli, dan asparagus kaya akan asam folat.
- Buah-buahan: Jeruk, stroberi, dan pisang adalah sumber asam folat yang baik.
- Suplemen asam folat: Jika diperlukan, Bunda juga dapat mengonsumsi suplemen asam folat sesuai anjuran dokter.
Lemak sehat untuk keseimbangan hormon
Lemak sehat sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormon selama program bayi tabung. Menurut Mayo Clinic, lemak sehat seperti omega-3 dapat ditemukan dalam ikan berlemak, minyak zaitun, dan biji-bijian. Lemak sehat juga membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K. Lemak sehat untuk membantu Bunda menjalani program bayi tabung dapat ditemukan pada:
- Ikan berlemak: Salmon, sarden, dan makarel kaya akan omega-3.
- Minyak zaitun: Gunakan minyak zaitun extra virgin untuk memasak atau sebagai dressing salad.
- Biji chia dan biji rami: Biji-bijian ini kaya akan omega-3 dan bisa ditambahkan ke dalam yogurt atau smoothie.
Karbohidrat kompleks untuk energi
Karbohidrat kompleks memberikan energi yang stabil dan berkepanjangan bagi Bunda. Karbohidrat kompleks ditemukan dalam biji-bijian utuh, seperti gandum, beras merah, dan quinoa. Konsumsi karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang penting untuk keseimbangan hormon.
- Gandum utuh: Roti gandum, pasta gandum, dan oatmeal adalah sumber karbohidrat kompleks yang baik.
- Beras merah: Lebih sehat dibanding beras putih karena mengandung lebih banyak serat dan nutrisi.
- Quinoa: Selain kaya karbohidrat kompleks, quinoa juga mengandung protein tinggi.
Sayuran dan buah-buahan berwarna
Sayuran dan buah-buahan berwarna mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh selama program bayi tabung. Menurut World Health Organization atau WHO, konsumsi sayuran dan buah-buahan yang beragam dapat meningkatkan asupan antioksidan yang penting untuk kesehatan sel.
- Sayuran hijau: Selain kaya asam folat, sayuran hijau juga mengandung vitamin C dan K.
- Buah-buahan beri: Stroberi, blueberry, dan raspberry kaya akan antioksidan.
- Paprika merah: Mengandung vitamin C yang tinggi, baik untuk kekebalan tubuh.
Menghindari makanan olahan dan tinggi gula
Makanan olahan dan tinggi gula sebaiknya dihindari selama program bayi tabung. Makanan olahan dipercaya dapat menyebabkan inflamasi dan mengganggu keseimbangan hormon. Gula berlebih juga dapat menyebabkan lonjakan insulin yang tidak baik bagi kesuburan.
- Makanan cepat saji: Hindari makanan yang digoreng dan tinggi lemak trans.
- Minuman manis: Kurangi konsumsi soda, jus kemasan, dan minuman energi.
- Camilan manis: Gantilah dengan camilan sehat seperti buah segar atau kacang-kacangan.
Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting selama menjalani program bayi tabung, Bunda. Memilih makanan yang kaya protein, asam folat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks dapat mendukung kesuksesan program dan kesehatan Bunda serta Si Kecil yang diharapkan. Hindarilah makanan olahan dan tinggi gula untuk menjaga keseimbangan hormon dan mengurangi inflamasi.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang tepat sesuai kebutuhan Bunda. Dengan persiapan yang baik, semoga program bayi tabung Bunda berjalan sukses dan memberikan hasil yang diharapkan.
Pilihan Redaksi |
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Benarkah Hormon Prolaktin yang Terlalu Tinggi Dapat Mengganggu Kesuburan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cetak Rekor Baru, Bayi Kembar Lahir dari Embrio yang Dibekukan 30 Tahun Lalu
Mengenal 4 Tahapan Frozen Embryo dalam Prosedur Bayi Tabung, Tunggu Rahim Siap
5 Seleb Cantik Sabar Menanti Momongan, Asmirandah Hamil Setelah 7 Tahun Nikah
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
TERPOPULER
5 Potret Oki Setiana Dewi & Putri Sulung Liburan di London, Ajak ke Kampus UCL
Garis Tangan Membentuk Huruf M, Benarkah Tanda Orang Istimewa?
Studi Terbaru: Minum Asetaminofen saat Hamil Tidak Terbukti Berdampak Buruk pada Bayi
Stimulasi Sederhana untuk Optimalkan Perkembangan Otak Balita
9 Penyebab Orang Lebih Mudah Emosional, Mulai dari Stres hingga Lapar
REKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dispenser Air Dingin Hemat Listrik, Praktis untuk Cuaca Panas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Perlengkapan Jahit Lengkap yang Wajib Dimiliki Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Baju Tidur Bayi Baru Lahir yang Nyaman Dipakai
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Oki Setiana Dewi & Putri Sulung Liburan di London, Ajak ke Kampus UCL
Studi Terbaru: Minum Asetaminofen saat Hamil Tidak Terbukti Berdampak Buruk pada Bayi
Stimulasi Sederhana untuk Optimalkan Perkembangan Otak Balita
Garis Tangan Membentuk Huruf M, Benarkah Tanda Orang Istimewa?
9 Penyebab Orang Lebih Mudah Emosional, Mulai dari Stres hingga Lapar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sebelum Buka Cafe Estetik, Kenali Gadget yang Bikin Menu Kamu Beda dari Kompetitor
-
Beautynesia
5 Cara Diet Sehat untuk Perempuan Usia 40-an
-
Female Daily
Super Gemas! Intip SK-II × CRYBABY Limited Edition PITERA™ Facial Treatment Essence yang Collab dengan POP MART!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Gaya Slouchy Jessica Biel di Comic Con, Main Film Lagi Setelah 9 Tahun Absen
-
Mommies Daily
7 Hobi Ayah Usia 40-an yang Lagi Tren, Ada Padel hingga Golf