KEHAMILAN
Pilihan Menu Bunda saat Hamil Pengaruhi Selera Makan Si Kecil saat Ia Dewasa
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Selasa, 04 Mar 2025 14:52 WIBTahukah Bunda kalau apa yang dimakan selama hamil bisa berpengaruh pada selera makan Si Kecil saat ia tumbuh besar?
Yap, ternyata sejak dalam kandungan, bayi sudah mulai 'mencicipi' makanan yang Bunda konsumsi lewat cairan ketuban. Jadi, kalau Bunda sering makan makanan sehat dan beragam, kemungkinan besar Si Kecil juga akan lebih mudah menerima makanan tersebut setelah lahir.
Dikutip dari Breakingnews, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ibu yang anak mereka kelak gemar sayuran, harus mengonsumsi makanan ini selama tahap akhir kehamilan. Ini mengikuti sebuah penelitian yang menemukan bahwa bayi baru lahir merespons secara positif terhadap aroma kangkung atau wortel jika mereka terpapar di dalam rahim.
Dipimpin oleh Universitas Durham, penelitian tersebut mengamati ekspresi wajah 32 bayi pada usia kandungan 32 dan 36 minggu, serta tiga minggu setelah kelahiran. Ibu-ibu bayi ini secara teratur mengonsumsi kapsul kangkung atau wortel.
"Analisis kami terhadap ekspresi wajah bayi menunjukkan bahwa mereka tampaknya bereaksi lebih baik terhadap aroma makanan yang dimakan ibu mereka selama bulan-bulan terakhir kehamilan,” ucap seorang ahli dalam penelitian janin dan neonatal dan penulis utama, Profesor Nadja Reissland.
"Kemungkinan ini berarti kita dapat mendorong bayi untuk bereaksi lebih positif terhadap sayuran hijau, misalnya, dengan memaparkan mereka pada makanan ini selama kehamilan," sambungnya.
Janin bisa merasakan makanan sejak dalam kandungan
Sejak usia kehamilan 13–15 minggu, janin sudah mulai bisa mengecap rasa melalui cairan ketuban. Rasa dari makanan yang Bunda konsumsi, seperti manis, pahit, atau gurih, bisa terserap ke dalam cairan ketuban yang ditelan Si Kecil. Makanya, kalau Bunda sering makan buah dan sayur, bayi akan lebih terbiasa dengan rasa alami makanan sehat tersebut.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi yang sering terpapar rasa tertentu saat dalam kandungan cenderung lebih mudah menerima makanan tersebut saat mulai makan MPASI hingga dewasa. Jadi, kalau Bunda ingin Si Kecil doyan makan sayur, mulai biasakan diri makan sayur sejak hamil, ya!
Dikutip dari National Library Medicine, rasa dari makanan ibu selama kehamilan ditransmisikan ke cairan ketuban dan ditelan oleh janin. Akibatnya, jenis makanan yang dimakan oleh wanita selama kehamilan dan, karenanya, prinsip rasa dari budaya mereka mungkin dialami oleh bayi sebelum mereka pertama kali terpapar makanan padat.
Beberapa rasa yang sama ini nantinya akan dialami oleh bayi dalam ASI, cairan yang, seperti cairan ketuban, mengandung rasa yang secara langsung mencerminkan makanan, rempah-rempah, dan minuman yang dimakan oleh ibu.
Penelitian saat ini menguji hipotesis bahwa pengalaman dengan rasa dalam cairan ketuban atau ASI mengubah penerimaan dan kenikmatan bayi terhadap makanan dengan rasa yang sama saat disapih.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa bayi yang terpapar rasa wortel baik dalam cairan ketuban maupun ASI berperilaku berbeda dalam menanggapi rasa tersebut dalam makanan dasar dibandingkan dengan bayi kontrol yang tidak terpapar.
Secara khusus, bayi yang sebelumnya terpapar menunjukkan lebih sedikit ekspresi wajah negatif saat memberi makan sereal rasa wortel dibandingkan dengan sereal biasa, sedangkan bayi kontrol yang ibunya minum air putih selama kehamilan dan menyusui tidak menunjukkan perbedaan tersebut.
Selain itu, bayi yang terpapar wortel sebelum lahir dianggap oleh ibu mereka lebih menyukai sereal rasa wortel dibandingkan dengan sereal biasa. Meskipun kecenderungan yang sama ini diamati pada jumlah sereal yang dikonsumsi dan lama pemberian, temuan ini tidak signifikan secara statistik.
Makanan yang bisa pengaruhi selera makan anak
Bunda mungkin bertanya-tanya, makanan apa saja yang bisa membantu membentuk selera makan Si Kecil sejak dalam kandungan? Berikut beberapa pilihan terbaik untuk Bunda:
1. Buah dan sayur
Rasa alami dari buah dan sayur akan membantu Si Kecil terbiasa dengan makanan sehat sejak dini. Coba variasikan dengan berbagai warna dan jenis supaya bayi mendapatkan banyak rasa berbeda.
2. Makanan berbumbu alami
Bawang putih, jahe, kunyit, atau rempah-rempah alami lainnya bisa memberikan pengalaman rasa yang lebih kaya untuk janin. Ini bisa membuatnya lebih mudah menerima makanan dengan rasa kompleks saat ia tumbuh besar.
3. Protein sehat
Konsumsi ikan, daging tanpa lemak, telur, dan kacang-kacangan bisa membantu perkembangan otak janin sekaligus membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.
4. Produk susu dan olahannya
Yogurt, keju, dan susu bisa membantu Si Kecil mengenali rasa creamy dan gurih yang alami, sehingga tidak mudah tergoda makanan tinggi gula atau garam saat ia mulai makan sendiri.
5. Hindari makanan tinggi gula dan garam
Makanan tinggi gula dan garam bisa membuat bayi lebih cenderung menyukai makanan olahan saat ia tumbuh besar. Sebaiknya, Bunda pilih makanan alami dengan rasa yang lebih seimbang ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Benarkah Orang dengan Mata Minus & Retina Tipis Tidak Bisa Melahirkan Secara Pervaginam?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Ikan yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil, Rendah Merkuri dan Rangsang Perkembangan Otak Bayi
Panas yang Ekstrem Bisa Bahayakan Ibu Hamil? Ini Penjelasan Pakar Bun
Fenomena Cuaca Panas Bisa Berdampak Serius Pada Bumil, Waspadai Dehidrasi
6 Manfaat Ikan untuk Ibu Hamil, Termasuk Ikan Kakap
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bolehkah Sengaja Menanam Tanaman di Atas Kuburan?
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Skintific Peptide Lip Serum Rilis Shade Baru, Ini Bedanya dari Formula Lama
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Anak yang Sering Diremehkan oleh Orang Tuanya Semasa Kecil Menurut Psikolog
-
Female Daily
Pipi Chubby Bikin Kamu Nggak Pede? Ini 7 Cara Bikin Wajah Terlihat Lebih Tirus!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aktor Ungkap Kisah Cinta dengan Istri Baru yang Lebih Muda 40 Tahun
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!