KEHAMILAN
4 Gejala Hamil Ini Ternyata Bisa Dialami Ayah saat Bunda Mengandung
Amrikh Palupi | HaiBunda
Minggu, 09 Mar 2025 11:10 WIBTubuh ibu mengalami perubahan besar selama kehamilan. Namun yang mengejutkan adalah tubuh mengalami perubahan saat istri hamil lho, Bunda. Simak yuk, penjelasan lengkapnya berikut.
Dikutip laman Fathersnetwork, penelitian terbaru menunjukkan bahwa pada perempuan, otak dan tingkat hormon berubah secara signifikan selama kehamilan dan beberapa bulan pertama setelah bayi lahir.
Perubahan Ayah saat Bunda hamil
Pada hormon oksitosin, yang sering disebut sebagai 'obat cinta' bagi perempuan, telah lama diketahui mendukung proses ikatan antara ibu dan bayi atau proses bonding antara ibu dan bayi. Namun, baru-baru ini ditemukan bahwa tidak hanya Bunda yang mendapat manfaat dari efek ikatan hormon oksitosin.
Ayah dan Bunda yang tinggal bersama selama kehamilan terbukti memiliki kadar oksitosin yang serupa dalam darah mereka. Berbeda dengan pasangan yang tidak memiliki anak bersama, diyakini bahwa keselarasan kadar hormon ini membantu pasangan calon orang tua untuk membentuk hubungan yang dekat dan saling mendukung, atau sebuah 'tim parenting' yang mampu menghadapi tuntutan besar yang diberikan oleh bayi baru lahir.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kepribadian pasangan akan berubah selama periode ini. Mereka menjadi lebih selaras, memungkinkan mereka untuk lebih saling berempati, dan ekstroversi pada calon Ayah juga berkurang, membantu mereka menjadi lebih fokus pada keluarga.
Kemudian ada testosteron adalah hormon yang membuat pria menjadi pria. Hormon ini dilepaskan ke dalam rahim selama kehamilan yang menyebabkan perkembangan bayi laki-laki. Hormon ini memengaruhi perkembangan dan perilaku pria serta mendorong pria untuk mencari dan bersaing untuk mendapatkan pasangan.
Namun, hormon ini bisa menjadi masalah ketika pria menjadi seorang Ayah. Anak-anak dan pasangan mereka membutuhkan perhatian dan kasih sayang mereka, bukannya fokus pada pencarian pasangan. Oleh karena itu, sekitar waktu kelahiran, kadar testosteron Ayah menurun hingga sepertiga, yang membuatnya lebih cenderung untuk ingin menjadi orang tua.
Penurunan ini juga membantu Ayah menunjukkan empati dan kasih sayang yang lebih besar terhadap anak-anak mereka dan merespons tangisan mereka.
Selain itu, otak Ayah juga mengalami perubahan, dengan peningkatan materi abu-abu dan putih di area yang terkait dengan perawatan penuh kasih dan deteksi ancaman, serta yang bertanggung jawab untuk pemecahan masalah dan perencanaan.
Setelah kelahiran, kontak kulit dengan kedua orang tua membantu bayi baru lahir menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim, dan juga memicu pelepasan oksitosin yang mendukung proses ikatan.
Pelepasan hormon selama kontak skin to skin ini membantu Ayah untuk terus mendekat dengan bayi mereka pada bulan-bulan setelah kelahiran, serta membantu mengurangi stres.
Namun, pada awalnya fokus bayi harus lebih pada ibu yang memberikan makanan dan kenyamanan, dan Ayah mungkin merasakan adanya jarak, merasa kesulitan untuk membentuk ikatan yang dalam, dan untuk benar-benar merasakan dirinya sebagai seorang Ayah.
Beberapa minggu pertama bisa menjadi masa yang sulit bagi Ayah yang memberi banyak pada bayi tanpa mendapatkan banyak balasan. Namun, sekitar usia 3 bulan, segalanya mulai berubah. Bayi mulai mengenali Ayah dan merespons dengan senyuman atau tawa kecil.
Pada tahap ini, hormon lain mulai berperan - beta-endorfin. Hormon yang secara alami adiktif ini menghasilkan perasaan kehangatan, kedekatan, dan kebahagiaan, dan diproduksi ketika kita tertawa, bernyanyi, menari, dan yang paling penting, bermain bersama.
Bayi yang merespons Ayah yang menarik wajah lucu dan membuat suara konyol adalah awal dari interaksi bermain mereka. Pada usia 6 bulan, akan ada banyak kesempatan untuk bersenang-senang dan bermain yang melepaskan aliran bahan kimia penghargaan di tubuh Ayah dan bayi. Bisa dikatakan, inilah saat di mana pria benar-benar menjadi seorang Ayah dan proses pengembangan ikatan jangka panjang dengan anak-anak mereka dimulai.
Sindrom couvade
Dikutip laman Pmc.ncbi, perubahan pada Ayah ketika istri hamil bisa disebabkan oleh sindrom couvade. Pada penelitian yang melibatkan 143 Ayah yang sedang mengharapkan anak pada kehamilan istri masuk trimester ketiga, ditemukan rata-rata mengalami gejala couvade.
Mengenai gejala sindrom couvade menekankan gangguan gastrointestinal, termasuk perubahan nafsu makan, diare, dan muntah. Rasa tidak enak badan dan kram kaki juga dilaporkan oleh calon Ayah.
Gejalanya muncul pada trimester pertama atau ketiga kehamilan pasangan dan berhenti setelah kelahiran. Mereka juga menyebutkan tingginya tingkat kecemasan pada pria yang sedang mengharapkan anak telah terkonfirmasi melalui penelitian dengan gejala sindrom couvade.
Oleh karena itu, sindrom couvade merupakan representasi psikososomatis dari gejala kehamilan perempuan yang khas, namun dengan asal-usul fisiologis yang masih sedikit dieksplorasi.
Sindrom couvade telah dikaitkan dengan respons empatik pria terhadap tanda-tanda kehamilan atau persalinan pasangannya. Berikut perubahan fisik yang dialami Ayah selama kehamilan istri mereka meliputi:
1. Mual dan muntah
Meskipun bukan gejala yang umum, beberapa pria mengalami rasa mual atau bahkan muntah yang mirip dengan morning sickness yang sering dialami oleh wanita hamil. Ini bisa terjadi karena hormon-hormon tertentu yang meningkat selama kehamilan istri.
2. Perut kembung
Ayah juga bisa mengalami perut kembung saat istrinya sedang hamil. Hal ini disebabkan karena masalah pencernaan gastrointestinal dimana kondisi kelainan pada sistem pencernaan dalam proses mencerna makanan dalam tubuh.
3. Kenaikan berat badan
Ayah yang mengalami sindrom couvade mengalami peningkatan berat badan. Hal ini biasanya terkait dengan pola makan yang tidak teratur atau kebiasaan makan yang berubah selama masa kehamilan pasangan.
4. Perubahan nafsu makan
Sama halnya dengan istri, Ayah juga mengalami perubahan nafsu makan saat mengalami sindrom couvade.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Maternity Shoot Romantis 4 Bunda Seleb Bareng Suami, Bisa Jadi Inspirasi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Ucapan yang Bisa Bikin Bumil Down
Catat! Ini 5 Cara Cepat Hamil yang Wajib Dilakukan Calon Bunda
Lakukan 6 Cara Ini Supaya Bunda Cepat Hamil
Bunda Perlu Tahu, Penyebab Ibu Hamil Jadi Lebih Sensitif dan Mudah Menangis
TERPOPULER
Ciri Orang yang Hidup Bahagia dari Kalimat yang Sering Diucapkan Menurut Pakar
Potret Gemas Cara Rose, Anak Rianti Cartwright yang Baru Rayakan Ultah ke-6
Dikira Punah 60 Tahun, Tanaman Langka Ini Tak Sengaja Ditemukan Kembali
6 Kebiasaan Orang yang Tetap Tenang di Bawah Tekanan Tinggi Tanpa Burnout
Cerita Fanny Ghassani Pernah Merasa Tidak Dibela Suami saat Berjuang Punya Anak
REKOMENDASI PRODUK
7 Minyak Kemiri untuk Bayi yang Bagus dan Aman, Ada Pilihan Bunda?
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merek Panci Anti Lengket Keramik Bebas PFOA dan PTFE
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus dan Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Drama Korea Terpopuler Agustus 2026, Seru Semua!
Ciri Orang yang Hidup Bahagia dari Kalimat yang Sering Diucapkan Menurut Pakar
Dikira Punah 60 Tahun, Tanaman Langka Ini Tak Sengaja Ditemukan Kembali
Potret Gemas Cara Rose, Anak Rianti Cartwright yang Baru Rayakan Ultah ke-6
6 Kebiasaan Orang yang Tetap Tenang di Bawah Tekanan Tinggi Tanpa Burnout
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Body Wash Doang Nggak Cukup? Ini Urutan Body Care 3 Langkah yang Sering Terlewat
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Wajah atau Gagak Hitam yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Bukan Sekadar Ikutan Tren, Ini Cara Tepat untuk Mulai Hidup Sehat yang Sesuai dengan Tubuhmu!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Michelle Monaghan Liburan di Indonesia, Takjub Melihat Komodo
-
Mommies Daily
Kuis Gaya Parenting: Gentle, Strict, atau Chaotic Good?