KEHAMILAN
70 Persen Warga Hong Kong Enggan Miliki Anak, Besarnya Biaya Jadi Alasan Utama
Amrikh Palupi | HaiBunda
Jumat, 04 Apr 2025 11:10 WIBTren penurunan angka kelahiran telah menjadi perhatian serius di beberapa negara maju, salah satunya Hong Kong. Perempuan terbanyak di negara yang terkenal dengan Victoria Peak ini memilih untuk tidak memiliki anak alias childfree dalam beberapa tahun terakhir.
Dari temuan survei lebih dari 70 persen warga Hong Kong tidak ingin memiliki anak, dengan beban finansial sebagai alasan utama, menurut survei yang dilakukan oleh sebuah kelompok hak perempuan.
Survei tersebut mengungkapkan bahwa hanya 28 persen orang yang ingin memiliki anak, yang meningkat 2 persen dibandingkan tahun lalu.
Dikutip laman Thestandard, survei yang dilakukan Hong Kong Women Development Association dari tanggal 12 Januari hingga 12 Februari tahun ini, melibatkan 1.320 warga berusia di bawah 50 tahun, serta 960 warga lainnya yang berusia di atas 50 tahun.
Ketika membandingkan hasil dari 10 survei terakhir, jumlah orang yang ingin memiliki anak dalam tiga tahun terakhir mencapai titik terendah dalam sejarah, demikian temuan asosiasi tersebut.
Selain itu, hasil survei juga menunjukkan bahwa individu yang lebih muda cenderung kurang tertarik untuk memiliki anak. Di berbagai kelompok usia, hanya 23 persen dari mereka yang berusia 19-29 tahun yang menunjukkan kesiapan untuk memiliki anak dan hanya 33 persen di kelompok usia 30-39 tahun.
Alasan warga Hong Kong pilih tak miliki anak
Asosiasi Keluarga Berencana Hong Kong mengungkap alasan utama warganya tidak ingin memiliki anak adalah beban finansial. Banyak yang khawatir bahwa kenaikan gaji mereka tidak akan mampu mengikuti cepatnya kenaikan biaya dalam membesarkan anak akibat inflasi.
Kebebasan pribadi mengalahkan kekurangan perumahan untuk menjadi alasan kedua terbanyak tahun ini. Faktor lainnya termasuk kehidupan kerja yang sibuk dan kurangnya sumber daya untuk pengasuhan anak.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah meluncurkan berbagai kebijakan untuk mendorong kelahiran di Hong Kong. Namun survei menemukan bahwa responden tidak merasa terinspirasi oleh kebijakan-kebijakan tersebut.
Bahkan layanan untuk membantu pasangan dengan masalah kesuburan mendapat suara paling sedikit. Sementara pemotongan pajak untuk keluarga dengan bayi baru lahir mendapatkan peringkat kedua terendah.
Hong Kong Women Development Association menyarankan agar pemerintah mendirikan dana untuk mendukung keluarga dalam membesarkan anak, menerapkan jam kerja standar, dan mendorong kebijakan tempat kerja yang lebih ramah keluarga.
Sebelumnya pada Desember 2022 Hong Kong Women Development Association juga melakukan survei. Hasilnya sekitar 52 persen perempuan dan 49 persen pria mengatakan mereka sendiri atau pasangannya tidak menyukai anak. Alasan populer lainnya, mereka berpikir membesarkan anak adalah tanggung jawab yang sangat besar.
Asosiasi mereka berharap untuk melihat lebih banyak layanan, termasuk pra-kehamilan dan perawatan kesehatan terkait kesuburan, di masyarakat. Ini berguna untuk mendukung pasangan yang menginginkan anak dan membuat orang yang ingin memiliki anak lebih mudah diakses.
Sayangnya terobosan yang dilakukan oleh pemerintah Hong Kong untuk meningkatkan minat warganya untuk memiliki anak di tahun 2025 belum berhasil. Bahkan keinginan perempuan untuk tidak memiliki anak meningkat setiap tahunnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Janin Merasa Kedinginan saat Bunda Berbuka dengan Air Es, Mitos atau Fakta?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Carol Chu Istri Andy Lau yang Juga Mantan Model Malaysia Diisukan Hamil Anak Kedua
Pemerintah China Gencar Dorong para Lajang untuk Segera Menikah dan Melahirkan Anak, Alasannya..
Alasan Korea Selatan Diperkirakan Jadi Negara Pertama yang Bakal Musnah di Bumi
Singapura Berikan Bonus pada Pasutri yang Ingin Punya Anak Selama Pandemi
TERPOPULER
Kisah Cinta Rima Melati & Marcell Siahaan, Awal Beda Agama hingga Sang Suami Jadi Mualaf
2 Nama Anak Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika Beserta Arti & 30 Rangkaian Namanya
Es Teh vs Teh Hangat Saat Berbuka Puasa, Mana yang Lebih Sehat?
Gaya Parenting Jessica Iskandar & Vincent Verhaag Jadi Sorotan, Terapkan Metode 7-7-7
Bunda Perlu Tahu, Ini 3 Fungsi Tuba Fallopi dan Gangguan Kesehatannya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pelembap Wajah untuk Kulit Kering, Harga Sekitar Rp100 Ribuan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Orang yang Pakai Headphone di Tempat Kerja Disebut Anti Sosial, Benarkah?
Studi Ungkap Ibu Hamil yang Minum Kopi Berisiko Lebih Rendah Punya Bayi Alergi
Es Teh vs Teh Hangat Saat Berbuka Puasa, Mana yang Lebih Sehat?
2 Nama Anak Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika Beserta Arti & 30 Rangkaian Namanya
Bunda Perlu Tahu, Ini 3 Fungsi Tuba Fallopi dan Gangguan Kesehatannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Cerita Rima Diblacklist dari Malaysia Gegara Nikah Beda Agama dengan Marcell Siahaan
-
Beautynesia
Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno Meninggal Dunia, Ini Sosoknya
-
Female Daily
Ini 5 Keunggulan XERF yang Jadi Treatment Tightening Favorit Kim Kardashian!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Lagi Viral! Model Janggan Jadi Primadona Baju Lebaran di Tanah Abang
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Cafe di Jawa Tengah, Cocok untuk WFH saat Mudik Lebaran