KEHAMILAN
Jenis Kelamin Anak Bisa Dilihat dari Kondisi Wajah Ibu saat Hamil, Mitos atau Fakta
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Jumat, 02 May 2025 12:00 WIBBunda pasti pernah mendengar, katanya kalau pas hamil wajah kita jadi kusam dan berjerawat, itu tandanya anak perempuan. Tapi kalau wajah tetap glowing, katanya Si Kecil di dalam perut laki-laki. Wah, seru ya tebak-tebakannya! Tapi, benarkah demikian? Apakah ini fakta atau hanya sekadar mitos?
Dikutip dari Medicinenet, meskipun ada banyak mitos dan cerita yang diwariskan dari masa ke masa. Sains belum membuktikan kebenaran mitos tentang penentuan jenis kelamin bayi, dan tentu saja penting untuk diingat bahwa metode prediksi apa pun akan benar sekitar 50 persen dari waktu.
Mitos jenis kelamin bayi
Berikut ini beberapa mitos yang tidak umum tentang prediksi jenis kelamin bayi yang telah beredar luas di masa lalu:
1. Mitos: Bila perut ibu hamil tampak lebih tinggi di bagian dada, itu menandakan bayi perempuan. Sedangkan bila perutnya tampak lebih turun ke bawah, dekat panggul berarti bayi laki-laki.
Fakta: Kenyataannya, penampilan ibu hamil sangat bervariasi, tergantung pada tipe tubuh dan tahap kehamilannya. Tidak mungkin menentukan jenis kelamin bayi dari penampilan perut ibu.
2. Mitos: Janin laki-laki akan menyebabkan rambut di kaki ibu tumbuh lebih cepat, sedangkan janin perempuan tidak.
Fakta: Kenyataannya, janin tidak menghasilkan cukup hormon untuk memengaruhi pertumbuhan rambut ibu dengan cara ini.
3. Mitos: Air seni berwarna kusam berarti ibu mengandung anak perempuan, air seni berwarna cerah berarti anak laki-laki.
Fakta: Jenis kelamin bayi sama sekali tidak memengaruhi warna air seni. Warna air seni bergantung pada tingkat hidrasi ibu dan terkadang pada konsumsi makanan tertentu.
4. Mitos: Janin laki-laki memiliki denyut jantung yang lebih cepat daripada janin perempuan.
Fakta: Denyut jantung janin bervariasi menurut usia dan tingkat gerakannya, penelitian gagal menunjukkan bukti konklusif yang memungkinkan denyut jantung memprediksi jenis kelamin.
5. Mitos: Mengidam makanan asam atau asin berarti Ibu mengandung anak laki-laki; mengidam makanan manis berarti anak perempuan.
Fakta: Ibu hamil mungkin mengidam jenis makanan apa pun, dan tidak ada bukti yang menghubungkan keinginan tertentu dengan jenis kelamin bayi.
Asal-usul mitos jenis kelamin bayi
Sebelum adanya tulisan atau cetakan, orang-orang berbagi cerita dalam apa yang disebut tradisi lisan. Kisah-kisah tentang apa pun mulai dari kehamilan hingga membesarkan anak hingga penyakit dan seterusnya dibagikan sebagai cara bagi orang-orang untuk menyampaikan sesuatu.
Kisah-kisah ini pun membuat orang merasa yakin akan suatu situasi yang membuat mereka merasa tidak berdaya.
Mitos kehamilan berasal dari seluruh dunia dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Dan Bunda mungkin telah mendengar banyak mitos sepanjang hidup Bunda baik secara sadar atau tidak.
Mitos tentang wajah bumil dan jenis kelamin janin kemungkinan berasal dari pengamatan turun-temurun yang tidak didukung sains. Dalam budaya masyarakat, tebakan soal jenis kelamin sering menjadi bagian dari tradisi untuk membuat kehamilan terasa lebih seru. Meski begitu, tentu saja mitos ini sebaiknya disikapi dengan santai dan tidak dijadikan patokan utama.
Bukti ilmiah tentang jenis kelamin bayi dan wajah ibu
Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa kondisi wajah ibu hamil berkaitan dengan jenis kelamin janin.
Menurut Studi tentang hormon kehamilan dan perubahan kulit yang dipublikasikan oleh jurnal American Academy of Dermatology (AAD), perubahan kulit selama kehamilan, termasuk jerawat dan hiperpigmentasi (flek hitam), disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron, serta peningkatan produksi minyak (sebum) di kulit.
Selain itu, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Birth membahas bahwa tidak ada hubungan ilmiah antara gejala kehamilan (termasuk perubahan pada kulit atau wajah) dengan jenis kelamin bayi. Artinya, perubahan fisik yang dialami ibu hamil tidak bisa digunakan untuk menebak jenis kelamin janin.
Artinya, perubahan wajah seperti jerawat, kulit kusam, atau bercak hitam lebih disebabkan oleh hormon kehamilan, bukan oleh apakah bayi Bunda laki-laki atau perempuan.
Cara akurat mengetahui jenis kelamin bayi
Menurut studi dalam American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), penentuan jenis kelamin secara akurat hanya bisa dilakukan melalui:
- Ultrasound (USG) pada trimester kedua kehamilan (18–22 minggu). Bisa sampai 95–99 persen akurat, tergantung posisi bayi saat diperiksa.
- NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing) yang mendeteksi kromosom bayi lewat darah ibu. Untuk mengetahui jenis kelamin, akurasinya bisa lebih dari 99 persen.
- Amniosentesis, pemeriksaan cairan ketuban, tapi ini biasanya dilakukan kalau ada indikasi kelainan genetik. 100 persen akurat dalam menentukan jenis kelamin.
- Chorionic Villus Sampling (CVS), mengambil sampel jaringan dari plasenta untuk pemeriksaan genetik. Nyaris 100 persen akurat menentukan jenis kelamin bayi.
Demikian penjelasan mengenai mitos dan fakta jenis kelamin anak bisa dilihat dari kondisi wajah bumil. Semoga informasinya membantu ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Tanda Bayi Sehat di Kandungan saat Usia 9 Bulan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Cara Mengatasi Kekecewaan Saat Jenis Kelamin Calon Bayi Tak Sesuai Harapan
Benarkah Kalender Kehamilan Cina Akurat untuk Tebak Gender?
9 Cara Prediksi Jenis Kelamin Bayi saat Hamil, Mitos atau Fakta?
Meghan Markle Hamil Anak Kedua, Terungkap Jenis Kelaminnya
TERPOPULER
Terpopuler: Deretan Artis yang Hamil Bareng Sahabat
11 Ciri Kepribadian Orang yang Makan Siang dengan Menu Sama Setiap Hari
Penampilan Annisa Yudhoyono Ziarah ke Makam Mertua Jadi Perhatian, Disebut Bumil Cantik
Bule Banget! Ini 5 Potret Baby Kaia Anak Steffi Zamora Akhirnya Diperlihatkan
7 Barang Tak Boleh Disimpan di Rumah Menurut Feng Shui, Bisa Pancarkan Energi Negatif
REKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Keju untuk MPASI Bayi yang Enak & Aman untuk Tambahan Lemak, Pilih yang Paling Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
16 Pelumas yang Aman & Bagus untuk Berhubungan Intim
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Merek Lulur untuk Ibu Hamil yang Aman & Bagus
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Alat Penyedot Ingus Bayi yang Aman Digunakan
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering dengan 7 Bahan Alami
11 Ciri Kepribadian Orang yang Makan Siang dengan Menu Sama Setiap Hari
Terpopuler: Deretan Artis yang Hamil Bareng Sahabat
Penampilan Annisa Yudhoyono Ziarah ke Makam Mertua Jadi Perhatian, Disebut Bumil Cantik
Bule Banget! Ini 5 Potret Baby Kaia Anak Steffi Zamora Akhirnya Diperlihatkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insanul Fahmi Berharap Bisa Damai, Wardatina Mawa: Aku Berhak Bahagia
-
Beautynesia
5 Hobi yang Bikin Kamu Makin Pede, Tertarik Coba?
-
Female Daily
Mothercare Indonesia Rilis Koleksi Ramadan dan Kolaborasi Eksklusif dengan Klamby dan KAMI
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sempat Dicap 'Mean Girl', Anak Gwyneth Paltrow Kini Disebut Tukang Bully
-
Mommies Daily
22 Tempat Buka Puasa Ramah Anak di Jakarta, dari Talaga Sampireun hingga Amanaia