HaiBunda

KEHAMILAN

Kisah Haru Pejuang Dua Garis Biru, 11 Tahun Menanti Akhirnya Hamil di Usia 50 Th

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 13 Jul 2025 08:20 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PIKSEL
Jakarta -

Kisah pasangan pejuang dua garis biru yang berusaha mendapatkan momongan sudah banyak dibagikan di media sosial. Salah satu kisah yang cukup mengharukan pernah dibagikan pasangan Tatiana dan Kenan Kaplan.

Tatiana dan Kenan menanti 11 tahun untuk bisa memiliki keturunan. Di usia yang menginjak 50 tahun, Tatiana mendapatkan kehamilan setelah sempat gagal menjalani program bayi tabung.

Kisah pejuang garis biru dikaruniai anak setelah 11 tahun menanti

Tatiana dan Kenan pernah mencoba menjalani program bayi tabung selama tiga tahun. Setelah menghabiskan sekitar 100 ribu dollar Canada atau sekitar Rp1,1 miliar, program ini tidak berhasil. Tatiana dan suami bahkan harus mengalami tujuh kali kegagalan.


Saat itu, Tatiana hampir menyerah untuk memiliki keturunan. Hingga setelah 11 tahun menanti, ia dinyatakan hamil di usia 50 tahun.

Kehamilan ini diketahui setelah Tatiana dan sang suami melakukan perjalanan ke Eropa. Tatiana menyadari bahwa menstruasinya terlambat. Ia pun melakukan test pack dan mengetahui dirinya hamil secara alami, Bunda.

Tatiana telah melahirkan bayi laki-laki yang sehat

Tatiana menjalani kehamilannya dengan lancar. Ia melahirkan seorang anak laki-laki melalui operasi caesar. Sang putra yang tahun ini genap berusia lima tahun diberi nama Mark Kaplan.

Tatiana tak pernah menyangka bisa mendapatkan kehamilan di usia 50 tahun, usia yang dianggap banyak orang 'tak pantas' untuk mengandung bayi. Alih-alih memikirkan komentar orang, Tatiana justru merasa merasa bangga bisa hamil dan memiliki anak yang sudah 11 tahun dinantinya.

Perempuan yang tahun ini berusia 55 tahun itu mengatakan bahwa ia merasa 'semakin bijak seiring bertambahnya usia'. Di usia yang sudah sangat matang, ia merasa mampu mendedikasikan lebih banyak waktu untuk putranya.

Melalui kisahnya, Tatiana secara khusus ingin memberi harapan kepada pasangan yang belum dikaruniai momongan. Menurutnya, tidak ada usia yang dianggap 'memalukan' untuk hamil dan memiliki anak. Apalagi bila pasangan suami istri sudah lama menantikan hadirnya keturunan.

"Saya merasa telah melepaskan diri dari ekspektasi yang membatasi tentang apa yang mungkin terjadi (saat hamil) di tahapan usia tertentu. Mungkin itulah mengapa saya secara internal tidak merasa seperti berusia 50 tahun. Sebaliknya, saya membawa kehidupan baru ke dunia," ujarnya, dikutip dari The Sun.

"Saya berharap dapat menunjukkan kepada para perempuan bagaimana tetap sehat dan bugar di usia 50-an, alih-alih mengalami penurunan kesehatan di usia dini. Itu adalah hal penting dan mungkin terjadi," sambungnya.

Selama hamil, Tatiana diketahui aktif bergerak. Untuk menjaga kebugaran tubuhnya, ia berjalan setidaknya 6 kilometer (km) per hari.

Peluang hamil di usia 50 tahun

Kisah Bunda yang hamil di atas usia 50 tahun bukan kali ini saja terjadi. Beberapa tahun lalu, perempuan bernama Safinah Namukwaya hamil dan melahirkan di usia 64 tahun. Berbeda dengan Tatiana, Safinah Namukwaya mendapatkan kehamilan melalui proses bayi tabung.

Bicara soal kehamilan, maka kita perlu membahas tingkat kesuburan dan kaitannya dengan usia perempuan. Menurut peneliti dari Robinson Institute di University of Adelaide, Dr.Melanie McDowell, masa subur pada wanita memuncak di akhir usia remaja sampai pertengahan 20 tahunan. Di awal usia 30 tahun, tingkat kesuburan menurun dan saat memasuki usia 40 tahun, masa subur hanya 50 persen saja.

"Jadi memang ada kaitannya kesuburan seorang wanita dengan usianya terutama saat yang mulai memasuki usia 30 tahun," kata Mcdowell, melansir dari Your Fertility.

Meski begitu, perempuan di usia 40 hingga 50 tahun ke atas tetap bisa hamil secara alami atau melakukan program hamil dengan bayi tabung. Bagi yang sudah hamil juga sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Sebab, hamil di atas usia 50 tahun bisa menimbulkan beberapa risiko medis, seperti diabetes gestasional, hipertensi berujung preeklamsia, hingga kelainan kromosom pada bayi.

Demikian kisah pejuang garis biru yang mendapatkan momongan setelah 11 tahun menanti.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kembali Jalani Program Bayi Tabung, Zaskia Sungkar Kini Bersiap Transfer Embrio

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Laura Theux Berhasil Lulus Kuliah Usai Setahun Jadi Bunda, Sempat Ingin Menyerah

Mom's Life Amira Salsabila

13 Cara Berhubungan Intim yang Tidak Mengakibatkan Kehamilan, Beri Tahu Suami Bun

Kehamilan Annisa Karnesyia

12 Ciri Pasangan Bersifat Man Child, Dewasa yang Hanya Sekadar Angka

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Kamar Baby Aisha Anak Miskah dan Yislam yang Aesthetic ala Pinterest

Parenting Annisa Karnesyia

Kedekatan Olivia Jensen Bersama Kembaran yang Jarang Tersorot, Intip Potretnya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Ahn Hyo Seop, Pengisi Suara Jinu K-Pop Demon Hunters yang Baru Saja ke Indonesia

5 Potret Laura Theux Berhasil Lulus Kuliah Usai Setahun Jadi Bunda, Sempat Ingin Menyerah

12 Ciri Pasangan Bersifat Man Child, Dewasa yang Hanya Sekadar Angka

Amankah Bayi Diajak Nonton Konser? Ini Penjelasan Dokter Anak

13 Cara Berhubungan Intim yang Tidak Mengakibatkan Kehamilan, Beri Tahu Suami Bun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK