kehamilan
Kenali Penyebab saat Hamil Perut Atas Keras tapi Bagian Bawah Lembek
HaiBunda
Kamis, 15 Jan 2026 08:50 WIB
Daftar Isi
Ketika Bunda hamil mungkin merasakan terkadang perut atas terasa keras tapi kok bagian bawah lembek. Bunda bisa saja bertanya-tanya apa penyebabnya sehingga bisa terasa berbeda-beda.
Banyak ibu hamil yang mengalaminya dan biasanya termasuk dari perubahan tubuh selama kehamilan.
Perut menjadi bagian penting di tubuh yang sudah pasti mengalami perubahan bentuk karena kehamilan. Umumnya perut ibu hamil itu identik besar dan mengeras dengan keberadaan janin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ada juga ibu hamil yang perutnya lembek. Lantas, Bunda jadi bertanya-tanya, apa ini normal? Yuk ketahui penyebabnya, Bunda.
"Perut mulai mengalami pengerasan perut pada berbagai tahap kehamilan," kata Shannon Smith, M.D., seorang dokter kandungan di Brigham Faulkner Ob/Gyn Associates dilansir dari BabyCenter.
Menurutnya, sebagian orang hampir tak merasakannya. Tapi bagi yang lain bisa terasa tidak nyaman.
Normalkah saat hamil perut atas keras tapi perut bawah lembek?Â
Terkadang ibu hamil merasakan perut atas keras tapi perut bawah lembek. Ini dalam satu kejadian sekaligus. Bunda, ini umum terjadi pada ibu hamil.Â
Perut terasa lebih keras di bagian atas sering dikhawatirkan ada yang serius. Umumnya terjadi pada kehamilan besar di trimester kedua dan ketiga. Padahal, Bunda tak perlu panik karena itu tidak selalu berarti ada sesuatu yang serius.
Perut keras bagian atas bisa dipengaruhi peregangan otot, posisi rahim, atau peningkatan tekanan dari organ di atas rahim saat janin membesar.Â
Sedangkan perut bagian bawah yang terasa lembek bisa terjadi karena belum semua jaringan merasakan tekanan atau otot di bagian bawah belum terlalu tegang.Â
Penyebab perut atas keras tapi perut bawah lembek saat hamil besar
Sebagian besar perempuan mulai merasakan perut yang lebih kencang di trimester kedua atau ketiga, tetapi setiap orang berbeda. Ada berbagai penyebab perut atas keras tapi perut bawah lembek saat hamil besar yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Pertumbuhan rahim dan penyesuaian otot perut
Pada saat rahim tumbuh, terutama memasuki trimester kedua dan ketiga, otot‑otot perut mulai meregang dan dapat menimbulkan sensasi kencang atau keras di bagian atas perut. Perubahan ligamen dan peregangan otot ini merupakan proses adaptasi normal tubuh ibu hamil.Â
Menurut Smith, pada kebanyakan kasus, tidak ada alasan untuk khawatir, karena perasaan itu adalah bagian normal dari kehamilan yang sedang berlangsung.Â
"Penyebab umum rasa kencang dan berat termasuk pertumbuhan rahim normal, gerakan janin, sembelit, dehidrasi, atau hanya tubuh Anda yang memberi tahu Anda untuk beristirahat," kata Dr. Smith.Â
2. Gas dan perubahan pencernaan
Perubahan hormon selama kehamilan dapat memperlambat proses pencernaan. Ini membuat perut kembung dan menghasilkan gas yang membuat bagian atas perut terasa lebih keras dari biasanya walau di bagian bawah terasa lembek.
3. Posisi janin
Janin yang aktif dan sering berpindah posisi dapat memberikan beban di bagian atas perut sehingga lebih terasa keras. Sedangkan perut bagian bawah masih terasa lembek jika bayi belum berada di posisi rendah atau janin menekan ke arah atas.
4. Kontraksi Braxton‑Hicks
Kontraksi palsu bisa membuat bagian perut terasa keras sesaat. Ini normal terjadi, membantu tubuh mempersiapkan persalinan dan sering terjadi setelah trimester kedua.
Cara mengatasi perut atas keras tapi perut bawah lembek saat hamil besar
Sensasi perut atas keras tapi perut bawah lembek saat hamil besar bisa membuat ibu hamil penasaran atau merasa tidak nyaman. Berikut ini beberapa cara mengatasi atau meredakannya, Bunda:
1. Cukup istirahat
Ibu hamil cobalah berbaring miring ke kiri dengan bantal untuk menyangga perut. Cara ini dapat membantu otot rileks dan mengurangi tekanan pada bagian atas perut.
2. Perbanyak minum air
Hidrasi yang cukup dapat membantu pencernaan bekerja lebih lancar. Alhasil Bunda dapat mengurangi rasa kembung dan meredakan sensasi keras di perut.
3. Jalan santai ringan
Berjalan ringan selama beberapa menit setelah makan dapat membantu meredakan gas dan mengurangi ketegangan otot perut.
4. Kompres hangat
Mengompres perut dengan kain hangat dapat membantu otot perut yang tegang menjadi lebih rileks.
Kapan Bunda perlu ke dokter?
Ibu hamil normal jika merasakan perut atas terasa keras namun perut bagian bawah lembek. Namun, Bunda perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala sebagai berikut:
- Rasa nyeri tajam atau tak kunjung hilang.
- Perut keras terus menerus tanpa berubah meski sudah beristirahat dan minum air.
- Muncul flek atau perdarahan vagina seperti menstruasi.
- Disertai demam atau kontraksi teratur yang semakin kuat
- Merasakan penurunan gerakan janin
Jika Bunda merasakan gejala yang tidak biasa, jangan ragu untuk menghubungi dokter kandungan atau bidan agar melakukan pemeriksaan lanjutan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Perbedaan Bentuk Perut Bulat dan Lonjong saat Hamil, Benarkah Pertanda Jenis Kelamin Anak?
Kehamilan
7 Cara Mengatasi Perut Terasa Penuh dan Sesak saat Hamil
Kehamilan
Penyebab Perut Ibu Hamil Terlihat Mengecil di Pagi Hari, cuma Karena Kembung?
Kehamilan
Hamil tapi Perut Bawah Lembek, Kok Bisa? Ini Penyebabnya
Kehamilan
Penjelasan Dokter Mengapa Perut Ibu Hamil Besar Meski Berat Janin Rendah
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kinal Eks JKT48 Rasakan Perut Maju Ke Depan, Apakah Tanda Hamil Bayi Laki-laki?
Apa Benar Ada Tanda Bentuk Pusar Hamil Bayi Laki-laki? Ini Faktanya
7 Jenis Rasa Sakit saat Keguguran dan Cara Mengatasinya