HaiBunda

KEHAMILAN

Cara Tepat Gunakan Kondom agar Efektif Cegah Kehamilan, Cek Masa Pakai

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 25 Feb 2026 20:25 WIB
Ilustrasi Kondom/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Ada banyak jenis kontrasepsi yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan. Salah satunya adalah kondom, Bunda. Simak yuk bagaimana cara menggunakan kondom agar efektif cegah kehamilan.

Menurut Clinical Training Manager DKT Indonesia, dr. Erika Indrajaya, kondom tak hanya berguna sebagai alat kontrasepsi, tapi juga dapat mencegah infeksi menular seksual (IMS). Bila digunakan dengan benar, kondom bahkan bisa memberikan kenikmatan saat berhubungan seksual.

"Ada tiga fungsi utama kondom, yakni mencegah kehamilan, melindungi dari infeksi menular seksual, dan belakangan bisa meningkatkan kenikmatan saat berhubungan intim," kata Erika dalam acara Peluncuran Kampanye Sutra 'Mau Kalo Pake Kondom', di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/2/26).


"Kondom kini bukan hanya sekadar alat kontrasepsi, tapi juga bentuk self-care dan perlindungan untuk kedua belah pihak," sambungnya.

Benarkah ada alergi kondom?

Kondom terbuat dari bahan lateks yang dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang, Bunda. Meski begitu, insiden alergi terbilang kecil, sehingga kebanyakan orang aman untuk menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi.

"Sebenarnya saat ini, hampir 99 persen kondom di Indonesia memang masih terbuat dari natural lateks. Insiden alergi lateks itu ada, tapi kecil," ungkap Group Brand Manager DKT Indonesia, Michael Suwito.

Alternatif pengganti kondom untuk mencegah kehamilan banyak tersedia. Kebanyakan ditujukan untuk perempuan, seperti pil KB, suntik KB, hingga IUD. Namun, bila Bunda ingin mendapatkan proteksi dari IMS, maka penggunaan kondom tetap menjadi alternatif utama.

"Kalau tujuan untuk mencegah kehamilan, tentu ada banyak sekali ya, dari pil, injeksi, IUD untuk jangka panjang, dan ada juga kontrasepsi mantap seperti tubektomi dan vasektomi," ujar Erika.

"Tapi kalau tujuannya juga untuk mencegah infeksi menular seksual, jawabannya enggak ada. Kondom satu-satunya alat kesehatan yang bertindak secara fisik untuk melindungi kita dari IMS."

Amankah sering menggunakan kondom?

Pemakaian kondom sebagai kontrasepsi di setiap kali berhubungan seksual tergolong aman ya, Bunda. Pasalnya, kondom yang beredar di pasaran saat ini banyak yang menggunakan bahan natural lateks.

"Pemakaian kondom waktu lama, aman atau tidak bahaya. Kalau dilihat, kebanyakan jenis kondom itu bahannya natural, dan biasanya lubricant yang dipakai itu water based. Jadi, tidak ada zat-zat yang bisa menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan," ujar Erika.

Tanda kondom tak layak pakai

Kondom memiliki tanggal kedaluwarsa di kemasan. Untuk itu, Bunda dan Ayah perlu jeli dalam memilih kondom sebelum berhubungan seksual.

Bila tidak ada keterangan kedaluwarsa, Bunda dan Ayah dapat memastikan kondom layak pakai dari kondisinya. Michael mengatakan bahwa kondom yang sudah tak layak pakai umumnya kering atau sudah tidak ada lubricant.

"Kondom dapat expired meski durasinya bisa sampai 5 tahun," ungkap Michael.

"Tanda kondom expired, ketika dibuka kering dan sulit digunakan," lanjutnya.

Tips menggunakan kondom dengan benar

Kondom dapat mencegah kehamilan dengan efektif bila digunakan dengan benar. Selain pemasangan yang benar, waktu pemakaian juga harus tepat.

Dalam kesempatan yang sama, Sexual Health Influencer, Adella Wulandari, menyarankan untuk melakukan foreplay sebelum suami menggunakan kondom. Saat penis sudah cukup menegang, kondom bisa dipasang dengan lebih mudah.

Adella mengatakan bahwa penggunaan kondom akan lebih mudah bila sering dilakukan. Tak hanya suami, istri juga perlu belajar untuk dapat mengeksplorasi keintiman dengan pasangan.

"Istri juga harus pintar biar suami enggak ngerasa ada gap. Latihan pakai kondom. Kalau sering latihan bisa eksplorasi. Jadi bisa rekreasi, enggak melulu hanya reproduksi," ungkap Adella

Pentingnya pasangan sepakat dalam memilih kontrasepsi

Dalam memilih kontrasepsi seperti kondom, pasangan suami istri perlu sepakat untuk menghindari konflik. Bila istri ingin berhubungan intim dengan kondom, sebaiknya suami menghargai pilihan tersebut ya.

"Harusnya mudah bagi perempuan memiliki prinsip untuk menolak berhubungan intim bila tidak suami tidak mau pakai kondom," ungkap Adella.

"Ingat ya, cewek kalau enggak pakai kondom bukan enggak sayang. Justru dia sayang dengan hubungannya dengan pasangan dan masa depannya."

Demikian serba-serbi kondom untuk mencegah kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda dan Ayah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Rekomendasi Kondom yang Aman untuk Cegah Kehamilan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Parenting Annisa Karnesyia

150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dahlia dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Benarkah Sakit Parah saat Hamil Pengaruhi Perkembangan Otak Anak? Ini Kata Studi

Kehamilan Annisa Karnesyia

Tak hanya Bergizi, ASI Ternyata Bantu Lawan Resistensi Antibiotik

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Anak Maudy Koesnaedi & Diah Permatasari Jadi Model Jersey

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sayyidul Istighfar: Arti, Cara Mengamalkan Doa, dan Keutamaan yang Dijanjikan Allah

Benarkah Sakit Parah saat Hamil Pengaruhi Perkembangan Otak Anak? Ini Kata Studi

150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dahlia dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Raja Charles III Kirim Surat ke Pangeran Harry & Meghan Markle, Tegaskan Status Keduanya Non-Working Royal

Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK