HaiBunda

KEHAMILAN

Tak Sadar Sedang Hamil, Bunda Ini Panik Tiba-tiba Melahirkan di Toilet

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Rabu, 01 Apr 2026 20:10 WIB
Tak Sadar Sedang Hamil, Bunda Ini Panik Tiba-tiba Melahirkan di Toilet/Foto: Getty Images/oatawa
Jakarta -

Pernahkah Bunda mendengar kehamilan kriptik? Sebuah kondisi kehamilan tidak pernah disadari. Pengalaman kehamilan kriptik ini benar-benar dirasakan oleh seorang Bunda di Inggris yang membuatnya harus melahirkan sang anak di toilet.

Dikisahkan dari laman BBC, saat itu, Bunda bernama Bryony sedang bekerja di salon seperti biasanya. Bunda berusia 23 tahun itu awalnya tidak merasakan sesuatu yang aneh. Namun, tiba-tiba ia mengeluhkan rasa sakit di perut yang begitu hebat.

Awalnya, Bryony mengira rasa sakit tersebut dikarenakan kram perut. Karena sakitnya tak kunjung mereda, ia memutuskan untuk pergi ke ruang belakang salon dan berbaring sejenak di ruang istirahat karyawan.


Tak sampai 10 menit, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Rasa sakit tersebut kemudian disertai dengan tanda-tanda tidak biasa di perut bagian bawahnya. Saat hendak ke toilet, Bryony merasa ia akan mengeluarkan sesuatu, dan pada akhirnya ia refleks mengejan.

Tanpa diduga, Bryony melihat kepala bayi yang keluar dari vaginanya. Dengan nalurinya, ia terus mengejan hingga bayi tersebut berhasil dilahirkan. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat 3,1 kg. 

Pikirannya saat itu benar-benar kosong, ia sendirian, dan harus menghadapi situasi seperti ini. Setelah menggunting tali pusar sang bayi dengan gunting salon serta membungkusnya dengan handuk, ia kemudian menghubungi layanan darurat sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kini, putri Bryony yang bernama Willow telah berusia lima tahun, Bunda. Setelah pengalaman tersebut, Bryony kemudian melahirkan anak kedua yang bernama Parker dan kali ini, ia mengalami gejala kehamilan seperti pada umumnya.

Mengenal kehamilan kriptik, kehamilan yang tidak disadari

Kehamilan kriptik merupakan kehamilan tersembunyi atau kehamilan yang tidak disadari (denied pregnancy). Umumnya, ibu yang mengalami kondisi ini tidak akan menyadari kehamilannya, bahkan sampai minggu terakhir menjelang persalinan.

Menurut penelitian, sekitar 325 kelahiran tidak terduga karena kehamilan kriptik terjadi di Inggris. Para ahli menyebut, kondisi ini memang jarang terjadi, tetapi bukan pula temuan yang sangat mengejutkan.

Apa yang dirasakan saat Bunda mengalami kehamilan kriptik

Berdasarkan pengalaman Bunda Bryony, ia tetap mengalami menstruasi seperti biasanya setiap bulan. Ia juga tidak merasakan tanda atau gejala kehamilan seperti pada umumnya, bahkan tidak terjadi perubahan bentuk pada perutnya.

Namun, selama Bunda Bryony bekerja, ia kerap merasakan nyeri punggung dan pinggul. Pikirnya, itu hanyalah efek dari kelelahan karena terlalu lama bekerja atau kesalahan posisi duduk, mengingat ia memiliki tubuh setinggi 178 cm dan sering membungkuk.

Melihat apa yang dirasakan Bunda Bryony, risiko kehamilan kriptik tampaknya begitu besar. Ibu yang tidak menyadari kehadiran janin di perut cenderung kurang memperhatikan asupan dan kebutuhan gizi serta pola hidupnya saat itu.

Dengan demikian, risiko bayi lahir dalam kondisi kekurangan gizi sangat memungkinkan. Apa yang terjadi benar-benar mengejutkan, sehingga tak jarang ibu yang mengalami shock atau tidak siap secara mental ketika mengetahui bahwa ia memiliki bayi.

Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

Penyebab kehamilan kriptik

Melansir dari laman Thomson Medical, terdapat beberapa hal yang menyebabkan kehamilan kriptik terjadi. Berikut penjelasannya:

1. Ketidakseimbangan hormon

Ibu dengan gangguan reproduksi seperti sindrom polikistik ovarium atau PCOS cenderung memiliki peluang yang lebih tinggi mengalami kehamilan kriptik. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, Bunda.

2. Hormon hCG tidak terdeteksi

Rendahnya kadar hCG (human chorionic gonadotropin) atau lambatnya peningkatan kadar hormon tersebut membuat ibu tidak bisa mendeteksi kehamilan dengan baik. Dengan begitu, wajar jika ibu tidak berpikir bahwa dirinya sedang tidak hamil.

3. Kondisi psikologis

Umumnya kondisi ini dikaitkan dengan tingkat stres yang tinggi. Selain itu, gangguan psikologis seperti perasaan menolak (denial) yang dilakukan secara tidak sadar dapat membuat bayi tidak ingin menunjukkan kehadirannya.

Demikian kisah seorang ibu yang mengalami kehamilan kriptik dan melahirkan anaknya di toilet. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Jumlah Dokter Kandungan Laki-Laki Semakin Sedikit, Apa Penyebabnya?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Xavier Anak Rini Yulianti Berwajah Korea Seperti Sang Ayah

Parenting Nadhifa Fitrina

Kenali Parentification, Saat Anak Dipaksa Dewasa & Memikul Peran Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

Kumpulan Arti Mimpi Diri Sendiri Hamil

Kehamilan Melly Febrida

Zodiak yang Paling Ramah dan Tidak Pernah Bersikap Sombong

Mom's Life Annisa Karnesyia

Black Garlic, Si Hitam Manis Kaya Manfaat! Ini Cara Mudah Bikinnya di Rumah

Mom's Life Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sering Bertengkar dengan Pasangan di Mobil? Bunda dan Ayah Mungkin Miliki Perasaan Ini

5 Potret Xavier Anak Rini Yulianti Berwajah Korea Seperti Sang Ayah

Kumpulan Arti Mimpi Diri Sendiri Hamil

Kenali Parentification, Saat Anak Dipaksa Dewasa & Memikul Peran Orang Tua

Ciri-Ciri Kepribadian Orang Lebih Suka Ngemil Sepanjang Hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK