KEHAMILAN
Bayi Lahir Kuning karena Inkompatibilitas ABO? Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 23 Mar 2026 19:30 WIBSebagian ibu hamil kadang menyepelekan pemeriksaan golongan darah. Padahal, golongan darah ibu yang berbeda dengan bayi bisa memicu kondisi yang disebut inkompatibilitas ABO. Sekilas terdengar menakutkan, namun sebagian besar kasus bisa ditangani.
Bunda mungkin bertanya-tanya, apa sih sebenarnya inkompatibilitas ABO itu? Yuk, kita pelajari gejala, penyebab, dan cara menanganinya.
Apa itu inkompatibilitas ABO?
Inkompatibilitas ABO adalah kondisi medis yang terjadi ketika ibu memiliki satu golongan darah dalam kelompok darah ABO (A, B, AB, atau O) dan janin memiliki golongan darah yang berbeda. Ketidakcocokan ini dapat menyebabkan tubuh ibu hamil bereaksi ringan terhadap darah janin.
Melansir ClevelandClinic, kondisi ini paling umum terjadi jika ibu hamil memiliki golongan darah O dan janin memiliki golongan darah A, B, atau AB. Kejadian ini terjadi pada sekitar 15 dari 100 kehamilan.
Ketidakcocokan golongan darah dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh ibu menyerang sel darah merah janin. Ini disebut penyakit hemolitik pada bayi baru lahir (HDN), namun ini jarang sekali. Bayi yang terkena dampaknya mengalami anemia dan penyakit kuning.
Kabar baiknya adalah masalah ketidakcocokan ABO sangat jarang terjadi, kurang dari 1 persen kehamilan. Dan jika ada masalah, ada pengobatan yang dapat menjaga ibu dan bayi tetap aman.
Risiko inkompatibilitas ABO
Setiap golongan darah memiliki antigen unik pada sel darah merah. Antigen seperti label nama yang memberi tahu sistem kekebalan tubuh bahwa sel darah merah tersebut termasuk dalam golongan darah tersebut.
Golongan darah A memiliki antigen 'A' pada sel darah merah. Golongan darah B memiliki antigen 'B' pada sel darah merah, dan seterusnya. Sistem kekebalan tubuh tidak akan menyerang jika mengenali antigen.
Jika sel darah janin memiliki antigen yang tidak dikenali oleh sistem kekebalan tubuh maka sistem kekebalan tubuh dapat menandainya sebagai ancaman. Kondisi ini dapat menghasilkan antibodi yang menyerang sel darah merah janin.
Namun, ketidakcocokan ABO biasanya tidak menyebabkan sistem kekebalan tubuh melancarkan serangan berbahaya. Hal ini lebih sering terjadi pada 'ketidakcocokan Rh'.
Faktor Rh menentukan apakah ibu memiliki golongan darah positif atau negatif. Serangan berbahaya akibat ketidakcocokan Rh dapat terjadi ketika ibu memiliki golongan darah Rh- dan janin memiliki golongan darah Rh+.
Jika ada kemungkinan ibu dan janin mengalami ketidakcocokan Rh, ibu dapat mengonsumsi obat-obatan untuk menjaga janin tetap aman.
Gejala inkompatibilitas ABO
Bayi yang lahir dengan penyakit hemolitik ABO mungkin tidak menunjukkan gejala. Terkadang, bayi mengalami penyakit kuning yang dimulai dalam 24 jam pertama setelah lahir. Ini menjadi tanda bahwa beberapa sel darah merah mereka pecah terlalu dini.
Ketika pecah, sel darah merah melepaskan zat yang disebut bilirubin yang membuat kulit tampak kuning.
Namun, banyak bayi lahir dengan penyakit kuning. Apakah bayi membutuhkan perawatan, itu tergantung pada seberapa parah penyakit tersebut.
Penyebab inkompatibilitas ABO
Penyebab utama inkompatibilitas ABO adalah reaksi antibodi ibu terhadap antigen darah janin atau sel darah yang transfusinya tidak sesuai.
Pada kehamilan, ini paling sering terjadi jika ibu bergolongan darah O dan janin bergolongan darah A, B, atau AB.
Antibodi IgG dari ibu yang terbentuk dapat menembus plasenta dan menyerang sel darah merah janin, sehingga memicu hemolisis (pemecahan sel darah merah).
Diagnosis dan tes
Skrining untuk ketidakcocokan golongan darah di Amerika Serikat merupakan bagian dari perawatan prenatal rutin. Ini memungkinkan penyedia layanan kesehatan mengetahui apakah ada kemungkinan ketidakcocokan golongan darah yang dapat menimbulkan risiko pada kehamilan.
Jika bayi lahir dengan tanda-tanda penyakit, penyedia layanan kesehatan mungkin akan melakukan tes untuk memeriksa:
- Golongan darah, untuk melihat apakah ketidakcocokan golongan darah mungkin menjadi penyebab masalah
- Kadar bilirubin, untuk melihat apakah kadarnya sangat tinggi sehingga memerlukan perawatan
- Kadar antibodi, untuk melihat apakah sistem kekebalan tubuh melancarkan serangan
- Kadar sel darah merah, untuk melihat apakah bayi mengalami anemia
Jika bayi lahir dengan tanda-tanda penyakit parah, penyedia layanan kesehatan akan mencari penyebab lain selain ketidakcocokan ABO.
Penanganan dan pengobatan
Ibu hamil maupun janin kemungkinan besar tidak memerlukan perawatan. Jika bayi mengalami penyakit kuning, penyedia layanan kesehatan mereka mungkin akan menyarankan fototerapi.
Perawatan ini menggunakan sinar UV (ultraviolet) yang aman untuk membantu tubuh bayi membuang kelebihan bilirubin.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Simpan Kolostrum Sebelum Bayi Lahir, Ini Kata Ahli
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
Catat! Ini 5 Cara Cepat Hamil yang Wajib Dilakukan Calon Bunda
Lakukan 6 Cara Ini Supaya Bunda Cepat Hamil
Bunda Perlu Tahu, Penyebab Ibu Hamil Jadi Lebih Sensitif dan Mudah Menangis
TERPOPULER
7 Sikap Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik
Alice Norin Sempat Cemas Haid 2 Kali Sebulan hingga Periksa ke Singapura, Ternyata...
5 Potret Anak Artis Lulus TK di 2026, Putra Cut Meyriska hingga Ussy Sulistiawaty
Terbukti di 10 Anak, Pakar Ungkap 10 Cara Agar Anak Mau Terbuka ke Orang Tua
5 Nama Bayi yang Terinspirasi dari Bulan Juni Beserta Artinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum untuk Rambut Rontok, Bantu Perkuat Akar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Energi, Bantu Pengeluaran Rumah Tangga Lebih Irit!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Sikap Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik
5 Potret Anak Artis Lulus TK di 2026, Putra Cut Meyriska hingga Ussy Sulistiawaty
Kabah Bersolek dengan Kiswah Baru, Ini Sosok Seniman di Balik Kaligrafi Megahnya
Terbukti di 10 Anak, Pakar Ungkap 10 Cara Agar Anak Mau Terbuka ke Orang Tua
Alice Norin Sempat Cemas Haid 2 Kali Sebulan hingga Periksa ke Singapura, Ternyata...
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Yuriska Patricia, Momen Romantis di Atas Kapal Bikin Heboh
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Kamu Sosok Penuh Perhatian atau Bertanggung Jawab
-
Female Daily
Gandeng DPR Ian ke Jakarta, Alchemist Hadirkan OUT WEST Exhibition dan Luncurkan OUT WEST ABSOLU!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sosok Ines Garcia, Model Cantik di Balik Senyum Lamine Yamal di Piala Dunia
-
Mommies Daily
15 Negara Bebas Visa yang Cocok untuk Traveling Keluarga, Nomor 5 Paling Favorit