Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Bentuk Rahim Normal USG: Ciri, Ukuran, Proses Pemeriksaan & Cara Membacanya

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 22 Mar 2026 10:40 WIB

Doctor inserting an intrauterine device as an example for contraceptive method.
Bentuk Rahim Normal USG: Ciri, Ukuran, Proses Pemeriksaan & Cara Membacanya/Foto: iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Ketika dokter sedang USG, Bunda mungkin bingung dengan gambar yang muncul. Lantas, bertanya-tanya seperti apa bentuk rahim normal USG?

Bentuk rahim tiap perempuan bisa sedikit berbeda. Mengetahui bentuk rahim yang normal lewat USG dapat membantu dokter memantau kesehatan reproduksi dengan lebih tepat.

Kenali ciri-ciri rahim normal saat USG, jenis-jenis variasi bentuk rahim yang sering ditemui, serta metode pemeriksaan yang biasanya digunakan. Dengan memahami hal ini, Bunda bisa lebih tenang saat USG dan lebih paham apa yang dokter lihat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengenal rahim dan pentingnya pemeriksaan USG

Rahim adalah organ berbentuk buah pir dalam sistem reproduksi perempuan. Rahim berperan penting dalam menstruasi, kesuburan, dan kehamilan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, rahim berongga dan berotot, terletak di antara rektum dan kandung kemih di panggul. Kondisi dan penyakit tertentu pada rahim dapat menyebabkan gejala yang menyakitkan yang memerlukan perawatan medis.

Dalam rahim, sel telur yang telah dibuahi menempel selama kehamilan dan di sinilah bayi berkembang hingga lahir. 

Cara mendeteksi bentuk rahim yang normal atau tidak

Berikut beberapa cara mendeteksi bentuk rahim yang normal atau tidak:

1. Ultrasonografi (USG) panggul

Metode utama yang dokter gunakan untuk mengevaluasi bentuk dan kesehatan rahim secara non-invasif yakni dengan pemeriksaan Ultrasonografi (USG). Dan USG transvaginal atau USG panggul bisa memperlihatkan struktur rahim dengan detail, sehingga bisa membantu mendeteksi kondisi seperti varian bentuk rahim, fibroid, atau kelainan lain yang dapat memengaruhi kesuburan maupun kehamilan. 

Penelitian menunjukkan bahwa USG memiliki akurasi yang tinggi dalam mendeteksi variasi anatomi rahim bila dilakukan oleh operator yang berpengalaman.

2. Histerosalpingografi (HSG)

HSG adalah pemeriksaan X-Ray, dengan seorang dokter atau teknisi memasukkan kateter tipis ke dalam leher rahim. Kateter tersebut melepaskan cairan kontras yang mengalir ke dalam rahim. Pewarna tersebut menelusuri bentuk rongga rahim dan saluran tuba fallopi dan membuatnya terlihat pada gambar sinar-X.

3. Laparoskopi

Dalam kasus yang lebih kompleks, terutama saat ada gejala nyeri panggul atau infertilitas, dokter bisa merekomendasikan melakukan laparoskopi. Ini adalah prosedur invasif dengan sayatan kecil di perut yang memberikan pandangan langsung terhadap organ panggul termasuk rahim.

rahimrahim/ Foto: iStock

Jenis-jenis bentuk rahim

Bentuk rahim bisa bervariasi. Berikut penjelasan bentuk‑bentuk yang sering ditemukan:

1. Retroverted Uterus

Retroverted uterus atau miring terjadi ketika rahim miring ke belakang menuju tulang belakang. Kondisi ini tidak menyebabkan masalah kesehatan serius, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan seks dan nyeri saat menstruasi.

2. Bicornuate uterus

Bicornuate uterus adalah rahim yang berbentuk seperti hati. Ini adalah kondisi bawaan lahir yang mungkin menimbulkan gejala atau tidak.

3. Anteverted uterus

Anteverted uterus adalah rahim yang miring atau condong ke depan. Sebagian besar perempuan dilahirkan dengan rahim dalam posisi ini. Kebalikan dari rahim anteversi adalah rahim retroversi, yang miring ke belakang.

4. Septate uterus

Septate uterus adalah kondisi di mana rahim terbagi menjadi dua bagian oleh selaput yang disebut septum. Rahim normal biasanya hanya terdiri dari satu ruang berongga atau terbuka.

5. Unicornuate uterus

Unicornuate uterus adalah kelainan bawaan di mana perempuan hanya memiliki satu tuba fallopi dan rongga rahim yang berbentuk tidak normal. Ini adalah kondisi langka yang menyebabkan komplikasi kehamilan. Variasi tertentu menyebabkan nyeri panggul. Penyedia layanan kesehatan mungkin merekomendasikan perawatan tergantung pada jenis Unicornuate uterus

6. Didelphic uterus

Didelphic uterus adalah kondisi bawaan langka di mana seseorang dilahirkan dengan dua rahim. Kondisi ini umumnya disebut rahim ganda. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi kehamilan dan nyeri menstruasi. Beberapa orang menjalani operasi untuk mengobati uterus didelphys, tetapi sebagian besar kasus tidak memerlukan pengobatan.

7. Arcuate uterus

Arcuate uterus adalah kelainan kecil pada bentuk rahim. Tidak seperti rahim berbentuk buah pir pada umumnya, rahim arkuata memiliki lekukan kecil di bagian atas. Kelainan ini tidak menimbulkan masalah kesehatan dan tidak memerlukan perawatan.

Ciri-ciri bentuk rahim normal saat USG

Ciri‑ciri rahim yang dianggap normal berdasarkan pemeriksaan USG, antara lain:

  • Rongga rahim berbentuk simetris tanpa sekat yang mencolok
  • Panjang uterus dewasa normal berukuran 6 hingga 9 cm
  • Biasanya anteversi tetapi dapat retroversi
  • Dinding rahim tegas dan rata tanpa massa atau cekungan

Maksud 'normal' di sini berarti rahim berfungsi dengan baik tanpa masalah struktural yang memengaruhi kesehatan reproduksi.

Kapan harus berkonsultasi tentang bentuk rahim?

Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang bentuk rahim jika:

  • Merasa nyeri panggul yang tidak biasa
  • Siklus menstruasi yang sangat tidak teratur
  • Mengalami permasalahan kesuburan
  • Riwayat keguguran berulang
    Hasil USG menunjukkan variasi struktural yang perlu evaluasi lebih lanjut

Deteksi dini dapat membantu Bunda mendapatkan perawatan terbaik, terutama jika Bunda berencana hamil atau mengalami gangguan medis.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda