Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Sudah Menjalani Vasektomi, Ayah Ini Membalikkan Prosedurnya demi Punya Anak Keempat

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 06 Apr 2026 20:00 WIB

Ilustrasi Dokter dan Pria
Ilustrasi Dokter dan Pria/ Foto: Getty Images/iStockphoto/wutwhanfoto
Daftar Isi
Jakarta -

Vasektomi masih menjadi pilihan kontrasepsi laki-laki untuk mencegah kehamilan istrinya. Di banyak negara, vasektomi adalah prosedur yang dianggap lumrah untuk dilakukan oleh suami.

Perlu diketahui, vasektomi merupakan metode kontrasepsi yang dilakukan dengan tindakan pengikatan dan pemutusan saluran yang membawa sperma. Setelah vasektomi, cairan mani yang keluar dari tubuh laki-laki tidak akan mengandung sperma, sehingga dapat mencegah kehamilan.

Seseorang yang sudah menjalani vasektomi dapat menjalani operasi pembalikan atau vasectomy reversal. Tindakan ini dilakukan untuk membatalkan vasektomi agar sperma bisa kembali membuahi sel telur.

Tindakan vasectomy reversal pernah dijalani oleh mantan peserta The Bachelor, Arie Luyendyk Jr. Pria 44 tahun ini memutuskan untuk menjalani operasi pembalikan vasektomi demi punya anak keempat dari pernikahannya dengan Lauren Burnham.

"Seperti yang kalian tahu, saya menjalani vasektomi setelah si kembar lahir, dan sejak saat itu, entah kenapa, saya rasa saya terlalu terburu-buru," kata Luyendyk Jr, dilansir People.

"Sejujurnya, ini adalah salah saya. Pada awalnya, saya rasa memiliki anak kembar itu akan sulit," sambungnya.

Burnham mengatakan bahwa bahwa enam bulan setelah ia melahirkan anak kembar, Arie menjadwalkan vasektomi. Tindakan itu dilakukan sang suami tanpa berkonsultasi dulu dengannya.

Setelah Luyendyk Jr. memutuskan untuk menjalani operasi pembalikan vasektomi, Burnham dinyatakan hamil anak keempat. Pada Agustus 2025, Burnham melahirkan seorang anak perempuan yang diberi nama Livvy Rowe Luyendyk.

Apa itu operasi pembalikan vasektomi?

Dikutip dari Mayo Clinic, operasi pembalikan vasektomi adalah tindakan yang dilakukan untuk membatalkan vasektomi dengan menyambungkan kembali setiap saluran (vas deferens) yang membawa sperma dari testis ke dalam air mani. Setelah pembalikan vasektomi berhasil, sperma kembali hadir dalam air mani, dan kehamilan mungkin dapat terjadi.

Perlu diketahui, tingkat keberhasilan kehamilan setelah pembalikan vasektomi berkisar antara sekitar 30 persen hingga lebih dari 90 persen, tergantung pada jenis prosedurnya. Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan pembalikan vasektomi dalam mencapai kehamilan, termasuk waktu sejak vasektomi, usia pasangan, pengalaman dan pelatihan dokter bedah, dan apakah laki-laki memiliki masalah kesuburan sebelum vasektomi.

Keputusan untuk menjalani operasi pembalikan vasektomi biasanya beragam. Seorang laki-laki mungkin memutuskan karena perubahan pikiran, menikah lagi, kehilangan anak, atau untuk mengobati nyeri testis kronis usai vasektomi.

Risiko operasi pembalikan vasektomi

Hampir semua tindakan vasektomi dapat dibatalkan. Namun, operasi tidak menjamin keberhasilan dalam memiliki anak, Bunda.

Pembalikan vasektomi dapat dicoba bahkan jika beberapa tahun telah berlalu sejak tindakan dilakukan. Tetapi, semakin lama waktu berlalu, maka semakin kecil kemungkinan pembalikan tersebut akan berhasil.

Operasi pembalikan vasektomi jarang menyebabkan komplikasi serius. Tapi, operasi ini tetap berpotensi menimbulkan risiko seperti perdarahan di dalam skrotum, infeksi pada lokasi operasi, dan nyeri kronis yang menetap.

Tata laksana operasi pembalikan vasektomi

Pembalikan vasektomi lebih sulit dari vasektomi. Tindakan ini harus dilakukan dengan menggunakan mikrosurgi, di mana seorang ahli bedah menggunakan mikroskop bedah untuk memperbesar vas deferens hingga 40 kali ukuran aslinya. Jenis operasi ini membutuhkan keterampilan dan keahlian khusus.

Dokter yang melakukan operasi ini biasanya akan menyambung kembali vas deferens dengan salah satu dari dua cara. Pertama, vasovasostomi atau menjahit kembali ujung-ujung yang terputus dari setiap saluran yang membawa sperma. Kedua, vasoepididimostomi atau menghubungkan vas deferens langsung ke organ kecil di bagian belakang setiap testis yang menyimpan sperma (epididimis).

Keputusan untuk melakukan vasovasostomi atau vasoepididimostomi akan bergantung pada apakah sperma terlihat ketika cairan dari vas deferens dianalisis saat operasi.

Demikian kisah suami menjalani operasi pembalikan vasektomi untuk menambah momongan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda