Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Suami Influencer Dorippu Bagikan Pengalaman Vasektomi Setelah Punya 3 Anak

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 08 Apr 2026 20:00 WIB

Influencer Dorippu dan Suami
Influencer Dorippu dan Suami/ Foto: Instagram @dorippu
Daftar Isi
Jakarta -

Content creator dan influencer Andori Andriani atau dikenal sebagai Dorippu, baru-baru ini menuai sorotan publik. Andori membagikan momen saat sang suami, Gama Irdiansyah memutuskan untuk menjalani vasektomi setelah dikaruniai tiga anak.

Melalui unggahan di Instagram, pasangan ini mem-posting mini vlog yeng berisi pengalaman Gama sebelum dan setelah menjalani vasektomi di RSSM Fatmawati. Dalam satu unggahan, pasangan ini mengungkap rencana vasektomi sebenarnya sudah dipikirkan sejak tahun 2022 silam.

"Rencana sejak 2022. Tercapai di 2026," tulis Andori.

Sebagai seorang istri, Andori mendukung keputusan suaminya untuk menjalani vasektomi. Bunda tiga anak ini bahkan memuji tindakan suaminya untuk memilih kontrasepsi vasektomi sebagai metode KB.

"Selamat udah Vasektomi Suamiku. Terganteng terkeren terhebat kamuu Aku makin cinta pokoknya dunia akhirat insyaAllah kita bersama till jannah aamiin yra," ungkap Andori.

Keputusan untuk vasektomi dilakukan Gama usai berkonsultasi dengan dokter, Bunda. Setelah mendapatkan penjelasan yang detail, Gama pun memutuskan untuk vasektomi ke rumah sakit tanpa ditemani istrinya.

"Akhirnya kemarin memantapkan diri melakukan Vasektomi di RSSM Fatmawati. Alhamdulillah dipertemukan dengan @drben.urologi yang sangat informatif dalam menjelaskan dan membuat gua semakin yakin untuk melakukan tindakan ini. Terima kasih untuk semua doa dan support dari keluarga dan teman-teman semua," ungkap Gama di Instagram.

"Teruntuk istri tercintaku @dorippu sekarang aku sudah siap dicintaimu secara ugal-ugalan," sambungnya.

Selain soal prosedur, Andori dan Gama juga mengungkap biaya tindakan vasektomi ini ke publik. Tak hanya itu, keduanya bahkan membagikan isi chat saat konsultasi ke dokter sebelum memutuskan vasektomi.

"Kesimpulan setelah bolang dan riser beberapa RS swasta, klinik. Biaya tindakan vasektomi sekitar 9-31 juta dengan anastesi. Ini daerah Jakarta Selatan. Yg terpenting ketemu dokter yg cucoks sreg di hati. Gama vasektomi dengan bius spinal eracs. Baru tau ternyata vasektomi bisa eracs juga ya kyk melahirkan jaman now," ungkapnya.

Kata Gama soal vasektomi yang dijalaninya

Dalam video yang diunggah di Instagram, Gama juga menunjukkan kondisinya sebelum dan setelah tindakan vasektomi di rumah sakit. Menurut ayah tiga anak ini, ia menjalani tindakan medis selama satu jam dengan dibius untuk menghilangkan rasa sakit.

"Enggak ada rasa sakit, dibius, katanya kayak dibius caesar, jadi enggak akan terasa sakit, katanya sampai tiga hari (baru hilang efeknya)," kata Gama.

Menurut keterangan Gama, proses vasektomi ini tidak akan mengganggu aktivitas seksualnya. Ia bahkan masih bisa menjalani program bayi tabung dan tindakan medis untuk menyambungkan kembali saluran sperma.

"Tetap bisa 'keluar' seperti biasa tp tanpa isi (sperma). KL mau disambung lg bisa tp tindakan lebih sulit. Masih bisa bayi tabung jg krn 'pabrik' tetap ada," tulis Gama.

Keesokan pagi setelah vasektomi, Gama sudah bisa menjalankan aktivitas, seperti mandi dan menyetir mobil. Seminggu setelah tindakan, ia diminta untuk check up bekas jahitan ke dokter.

Komentar netizen

Unggahan Andori dan Gama di media sosial banyak menuai beragam komentar netizen. Ada yang memuji keputusan Gama untuk vasektomi, tapi ada pula yang mempertanyakan hukum tindakan ini dalam Islam.

"KERENNN, semoga suamiku kelak juga bisa mengikuti jejak pak gamcul! rispeeekkkkk," tulis akun @am***.

"Sharing dong menurut agama gimna ini vasektomi? Bnyk yg bilng haram. Niat mau tindakan juga tpi msh maju mundur," ungkap @mr***.

"Keren kak gama.. suami terLANGKA mau vasektomi .. selama ini istri terus yg harus KB," kata akun @ys***.

Apa itu vasektomi?

Tindakan vasektomi masih menjadi bahan perbincangan yang serius di masyarakat Indonesia. Pasalnya, masih banyak yang menganggap tindakan ini tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, Bunda.

Perlu diketahui, menurut Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN dalam laman Instagram @kemendukbangga_bkkbn, vasektomi adalah metode kontrasepsi KB pria berupa tindakan pengikatan dan pemutusan kedua saluran (vas deferens) sperma kanan dan kiri. Setelah menjalani vasektomi, cairan mani yang keluar tidak akan mengandung sperma, sehingga tidak terjadi kehamilan.

Vasektomi tidak akan memengaruhi ereksi dan ejakulasi. Prosedur ini terbilang cepat, minim risiko, dan tidak memengaruhi hormon atau kesehatan jangka panjang.

Lantas, bagaimana hukum vasektomi menurut Islam?

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah mengeluarkan pernyataan terkait tindakan vasektomi sebagai kontrasepsi laki-laki. Menurut Fatwa MUI, vasektomi haram bila dilakukan untuk tujuan pemandulan permanen.

"Kondisi saat ini, vasektomi haram kecuali ada alasan syar'i seperti sakit dan sejenisnya," kata Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh, Kamis (1/4/25), dikutip dari laman resmi MUI.

Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh menyampaikan bahwa Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan hukum vasektomi adalah haram, kecuali dalam kondisi tertentu yang memenuhi lima syarat ketat. Hal tersebut sesuai dengan hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia IV yang berlangsung di Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 2012.

Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Abdul Muiz Ali (AMA), mengatakan bahwa di dalam forum tersebut para fakih Islam mengambil keputusan berdasarkan pada pertimbangan syariat Islam, perkembangan medis, serta kaidah-kaidah ushul fikih terkait metode kontrasepsi yang dikenal sebagai medis operasi pria (MOP).

"Vasektomi secara prinsip adalah tindakan yang mengarah pada pemandulan, dan dalam pandangan syariat, hal itu dilarang. Namun, dengan perkembangan teknologi yang memungkinkan rekanalisasi (penyambungan kembali saluran sperma) maka hukum bisa menjadi berbeda dengan syarat-syarat tertentu," ungkap ulama yang akrab disapa Kiai AMA tersebut, Rabu (30/4/25).

Setidaknya, ada lima syarat yang mengatakan bahwa vasektomi diperbolehkan dalam Islam, yakni:

  • Vasektomi dilakukan untuk tujuan yang tidak bertentangan dengan syariat Islam,
  • Vasektomi tidak menyebabkan kemandulan permanen,
  • Ada jaminan medis bahwa rekanalisasi dapat dilakukan dan fungsi reproduksi pulih seperti semula,
  • Tidak menimbulkan mudharat bagi orang yang melakukannya,
  • Vasektomi tidak dimasukkan ke dalam program kontrasepsi mantap (metode pencegah kehamilan yang bersifat permanen).

Kiai AMA mengatakan bahwa hukum vasektomi yang haram tetap berlaku hingga saat ini karena rekanalisasi tidak dapat 100 persen menjamin saluran sperma kembali normal. Meski begitu, Kiai AMA mengakui perkembangan teknologi medis yang memungkinkan terjadinya rekanalisasi. Akan tetapi, tingkat keberhasilan operasi tersebut tetap bergantung pada banyak faktor, sehingga tidak menjamin kesuburan kembali seperti semula.

Menurut Kiai AMA, rekanalisasi juga membutuhkan biaya yang jauh lebih mahal dibandingkan vasektomi. Oleh karena itu, MUI meminta kepada pemerintah agar tidak mengkampanyekan vasektomi secara terbuka dan massal.

"Pemerintah harus transparan dan objektif dalam sosialisasikan vasektomi, termasuk menjelaskan biaya rekanalisasi yang mahal dan potensi kegagalannya," kata Kiai AMA.

Rekanalisasi atau vasectomy reversal

Rekanalisasi vasektomi atau dikenal vasectomy reversal adalah tindakan yang dapat dilakukan untuk 'membatalkan' vasektmomi. Pada rekanalisasi, ahli bedah akan menyambungkan kembali setiap saluran (vas deferens) yang membawa sperma.

Setelah pembalikan vasektomi berhasil, sperma kembali hadir dalam air mani. Dilansir Mayo Clinic, tingkat keberhasilan kehamilan setelah vasectomy reversal berkisar antara sekitar 30 persen hingga lebih dari 90 persen, tergantung pada jenis prosedurnya.

Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan pembalikan vasektomi dalam mencapai kehamilan, termasuk waktu sejak menjalani vasektomi, usia pasangan, pengalaman dan pelatihan dokter bedah, dan apakah seorang laki-laki memiliki masalah kesuburan sebelum vasektomi.

Demikian penjelasan terkait vasektomi dan hukumnya dalam Islam. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda