HaiBunda

KEHAMILAN

Dokter Sebut Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan Sejak Awal bagi Ibu dan Janin

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Rabu, 08 Apr 2026 08:50 WIB
Dokter Sebut Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan Sejak Awal bagi Ibu dan Janin/Foto: iStockphoto/ getty images/ PonyWang
Jakarta -

Pemeriksaan kehamilan sejak awal menjadi langkah krusial yang sering kali masih diabaikan oleh sebagian ibu hamil. Padahal, perawatan prenatal di trimester pertama sangat menentukan kesehatan ibu dan perkembangan janin ke depannya. Sayangnya laporan terbaru dari March of Dimes menunjukkan bahwa hampir 25 persen ibu hamil tidak mendapatkan perawatan prenatal pada trimester pertama pada tahun 2024.

Kondisi ini menjadi perhatian serius para ahli karena dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, termasuk kelahiran prematur yang masih berada di angka tinggi, yakni 10,4 persen di Amerika Serikat.

"Statistik ini mencerminkan adanya krisis dalam layanan maternitas sekaligus kegagalan sistemik yang saling terkait erat, yang berawal dari kesenjangan edukasi yang signifikan terkait kesehatan reproduksi,” kata Prati Sharma, MD, FACOG, seorang dokter spesialis kandungan dan ginekologi bersertifikat ganda serta ahli endokrinologi reproduksi dan infertilitas (REI) dikutip dari laman Parents.


MenurutPratiSharma, banyak perempuan belum memahami kapan waktu yang tepat untuk memulai perawatan prenatal dan seberapa penting minggu-minggu awal kehamilan. Padahal, trimester pertama adalah fase paling krusial dalam perkembangan janin. Pada periode ini, organ-organ vital mulai terbentuk, bahkan sering kali sebelum ibu menyadari dirinya hamil.

Pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak awal

Mengapa Bunda perlu memerhatikan pemeriksaan kehamilan sedari dini? Simak alasannya:

1. Memastikan nutrisi yang tepat

Penyedia layanan kesehatan merekomendasikan agar seseorang mulai mengonsumsi vitamin prenatal tiga hingga empat bulan sebelum mencoba hamil, sehingga tubuh siap untuk kehamilan dan memiliki nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan janin. 

"Jika perawatan yang tepat tidak dilakukan sebelum kehamilan, hal ini bisa berdampak buruk bagi ibu dan bayi,” kata Dr. Prati Sharma.

Jika ibu hamil belum mengonsumsi vitamin prenatal, misalnya karena kehamilan tidak direncanakan atau alasan lain, tenaga medis biasanya akan menyarankan untuk segera mulai mengonsumsi suplemen tersebut.

2. Pemeriksaan awal perkembangan janin

Setelah pembuahan terjadi, pemeriksaan prenatal pertama umumnya direkomendasikan antara minggu keenam hingga kedelapan kehamilan.

“Banyak perkembangan penting janin terjadi pada minggu-minggu paling awal kehamilan, sering kali sebelum perempuan menyadari bahwa mereka hamil. Perawatan prenatal dini pada trimester pertama adalah saat kita dapat mengidentifikasi dan menangani faktor-faktor penting yang secara langsung memengaruhi kesehatan ibu dan janin," ujar Dr. Sharma.

3. Deteksi dini risiko kehamilan

Melewatkan periode penting pada trimester pertama sering kali membuat dokter harus menangani komplikasi setelah muncul, alih-alih mencegahnya sejak awal. Hal ini sering berujung pada intervensi medis yang lebih intensif serta peningkatan risiko selama kehamilan.

"Ini adalah periode penting di mana kita bisa mengelola kondisi kronis seperti hipertensi atau diabetes yang sangat memengaruhi hasil kehamilan, menetapkan data dasar melalui tes darah untuk mendeteksi infeksi atau kekurangan nutrisi, serta memulai diskusi penting tentang pola makan, gaya hidup, dan obat-obatan yang mungkin perlu disesuaikan selama kehamilan," jelas Dr. Sharma.

Jasmine Johnson, MD, asisten profesor obstetri dan ginekologi di divisi kedokteran maternal-fetal di Indiana University School of Medicine, menambahkan bahwa dalam situasi kebijakan reproduksi saat ini, tidak mendapatkan perawatan prenatal sejak dini dapat membatasi pilihan reproduksi bagi mereka yang mungkin perlu mengakhiri kehamilan karena alasan kesehatan ibu atau janin.

Begitulah alasan pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak awal untuk ibu dan janin. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.  

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kisah Bunda yang Baru Tahu Hamil Kembar Tiga saat Cek Detak Jantung Janin

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th

Kehamilan Amrikh Palupi

Bikin Pangling! Intip Transformasi Sekolah Jakarta

Parenting Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan

Mom's Life Amira Salsabila

Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi

Parenting Annisa Karnesyia

62.400 Balita Alami ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla, Tercatat di 7 Provinsi

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kemenkes Ungkap Hampir 10% Anak RI Alami Masalah Kesehatan Mental, Kenali Tanda Cemas & Depresi

62.400 Balita Alami ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla, Tercatat di 7 Provinsi

Bikin Pangling! Intip Transformasi Sekolah Jakarta

Deretan Artis Kelahiran Kalimantan yang Suarakan Karhutla di Media Sosial

Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK