Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Manfaat Konsumsi Vitamin B12 saat Hamil, Bantu Pertumbuhan Otak Si Kecil

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 19 Apr 2026 08:30 WIB

Ilustrasi Vitamin Ibu Hamil
Manfaat Konsumsi Vitamin B12 saat Hamil, Bantu Pertumbuhan Otak Si Kecil/Foto: Getty Images/iStockphoto/Antonio_Diaz
Daftar Isi
Jakarta -

Ibu hamil penting untuk memperhatikan manfaat konsumsi vitamin B12 saat hamil. Nutrisi ini berperan besar dalam mendukung perkembangan saraf dan otak janin.  Kekurangan vitamin B12 selama kehamilan dapat berdampak pada tumbuh kembang si kecil sejak dalam kandungan.

Vitamin B12 ini dapat diperoleh dari suplemen atau sumber makanan. Sebagian besar orang mungkin mengonsumsi dalam bentuk vitamin. Bahkan, profesional kesehatan mungkin meresepkan suntikan vitamin B12 atau semprotan hidung untuk mengobati orang dengan kadar vitamin B-12 yang sangat rendah.

Mengapa vitamin B12 penting saat hamil?

Vitamin B-12 penting saat hamil dan kebutuhan nutrisi ini meningkat karena tubuh ibu juga mendukung pertumbuhan janin. Vitamin B12 diperlukan tubuh untuk membuat dan mendukung sel saraf yang sehat.

Melansir Mayoclinic, vitamin ini juga digunakan untuk membuat sel darah merah yang sehat dan materi genetik di dalam sel yang disebut DNA. Vitamin B-12 juga disebut kobalamin.

Manfaat konsumsi vitamin B12 saat hamil untuk janin

Berikut beberapa manfaat konsumsi vitamin B12 saat hamil untuk janin:

1. Mendukung perkembangan otak janin

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa peningkatan asupan Vitamin B12 selama kehamilan pada perempuan vegetarian secara signifikan meningkatkan perkembangan otak bayi di usia dini. 

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ Paediatrics Open ini dilakukan di dua pusat di India dan Nepal oleh tim peneliti kolaboratif dari negara-negara tersebut dan Inggris.

Dr. Jitender Nagpal, Wakil Direktur Medis di Sitaram Bhartia Institute of Science and Research di Delhi dan peneliti utama studi di India, mengatakan bahwa temuan tersebut menyoroti bahwa peningkatan asupan Vitamin B12 selama kehamilan pada ibu vegetarian dapat meningkatkan perkembangan otak dini pada bayi sekaligus secara signifikan mengurangi kekurangan vitamin B12 pada ibu.

Dr. Nagpal menekankan bahwa kekurangan Vitamin B12 memengaruhi sejumlah besar wanita di Asia Selatan, terutama di komunitas yang mayoritas vegetarian dengan terbatasnya asupan makanan sumber hewani.

"Suplementasi Vitamin B12 rutin saat ini tidak termasuk dalam pedoman antenatal pemerintah atau rekomendasi badan ahli di India. Akibatnya, banyak perempuan memasuki kehamilan dengan kekurangan B12 yang tidak dikenali dan tidak diobati, pada saat perkembangan otak dini sangat sensitif terhadap nutrisi ibu,” kata Nagpal.

Vitamin hamilVitamin hamil/ Foto: Novita Rizki/ HaiBunda

2. Meningkatnya nilai perkembangan mental

Melansir economictimes, penelitian yang dilakukan di India dan Nepal menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang menerima dosis B12 yang lebih tinggi mendapat skor lebih tinggi pada penilaian perkembangan mental.

Ini menunjukkan bahwa mengoptimalkan B12 adalah cara sederhana dan hemat biaya untuk meningkatkan nutrisi antenatal dan mengurangi kekurangan.

"Bayi yang lahir dari ibu yang menerima dosis lebih tinggi memperoleh skor yang jauh lebih tinggi pada penilaian perkembangan mental awal pada usia 9-12 bulan, sementara perkembangan motorik serupa antara kedua kelompok," kata Dr. Nagpal.

3. Mencegah cacat tabung saraf

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada bukti tentang apakah suplementasi Vitamin B12 pada ibu dapat meningkatkan perkembangan saraf bayi masih belum konsisten, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di mana tingkat kekurangan vitamin B12 tinggi.

Vitamin B12 bekerja bersama asam folat dapat membantu pembentukan tabung saraf janin. 

4. Mendukung pembentukan sel darah merah

Vitamin B12 membantu mencegah anemia pada ibu hamil, yang bisa berdampak pada suplai oksigen ke janin.

5. Mengurangi risiko gangguan tumbuh kembang

Pada ibu hamil dan menyusui, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan cacat tabung saraf, keterlambatan perkembangan, gagal tumbuh, dan anemia pada keturunan 

Berapa kebutuhan vitamin B12?

Dewan Pangan dan Gizi di Akademi Sains, Teknik, dan Kedokteran Nasional telah menetapkan Asupan Diet yang Direkomendasikan dan Asupan yang Cukup untuk vitamin B12. Nilai-nilai ini berkisar dari 2,4 hingga 2,8 mcg untuk orang dewasa dan dari 0,4 hingga 2,8 mcg untuk bayi, anak-anak, dan remaja, tergantung pada usia.

Sumber vitamin B12 untuk ibu hamil

Ibu hamil dapat memperoleh vitamin B dari berbagai sumber, antara lain:

1. Makanan

Vitamin B12 ditemukan dalam makanan asal hewan. Vitamin ini tidak secara alami terdapat dalam makanan nabati, tetapi beberapa makanan nabati diperkaya dengan vitamin B12, termasuk banyak sereal sarapan dan ragi nutrisi. ASI juga mengandung sedikit vitamin B12. Ketersediaan hayati vitamin B12 dari makanan bervariasi tergantung pada dosis vitamin B12 dan jenis sumber makanan.

2. Suplemen makanan

Vitamin B12 terdapat dalam banyak suplemen makanan, seringkali sebagai sianokobalamin, tetapi bentuk lain juga dapat digunakan. Suplemen yang hanya mengandung vitamin B12 biasanya memiliki dosis vitamin tertinggi, sedangkan suplemen multivitamin/mineral dan suplemen yang menggabungkan vitamin B12 dengan vitamin B kompleks lainnya biasanya mengandung dosis yang lebih rendah.

3. Obat resep

Bentuk vitamin B12 tertentu tersedia sebagai obat resep. Obat-obatan ini umumnya digunakan untuk mengobati kekurangan vitamin B12.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda