KEHAMILAN
Apakah Masih Bisa Hamil setelah Vasektomi?
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Senin, 20 Apr 2026 20:00 WIBVasektomi merupakan kontrasepsi permanen dimana dilakukan sebuah operasi pencegahan kehamilan dengan menghalangi sperma masuk ke dalam air mani. Lantas, apakah masih bisa hamil setelah vasektomi?
Secara umum, vasektomi merupakan bentuk kontrasepsi yang aman dilakukan dan cukup umum. Dokter bahkan sudah melakukan lebih dari 500 ribu vasektomi per tahun di Amerika Serikat.
Dalam prosedur ini sendiri melibatkan pemotongan dan penyegelan vas deferens. Ini adalah dua tabung yang membawa sperma dari testis ke uretra. Ketika tabung ini ditutup, sperma tidak dapat mencapai air mani seperti dikutip dari laman Healthline.
Apakah masih bisa hamil setelah vasektomi?
Vasektomi adalah salah satu metode kontrasepsi paling efektif yang tersedia. Tetapi masih ada kemungkinan kecil bahwa prosedur tersebut tidak akan berhasil, yang dapat membuahkan risiko yakni mengakibatkan kehamilan.
Seperti diketahui bahwa tubuh terus memproduksi sperma tetapi diserap kembali oleh tubuh. Ketika seseorang yang telah menjalani vasektomi berejakulasi, cairan tersebut mengandung air mani, tetapi tidak mengandung sperma.
Meskipun vasektomi sepenuhnya efektif, tetap saja dibutuhkan beberapa waktu agar metode ini mulai melindungi terhadap kehamilan. Apalagi, kemungkinan masih ada sperma dalam air mani selama beberapa minggu setelahnya.
Mengenai peluang kehamilan setelah vasektomi, sebenarnya tidak ada peluang standar untuk hamil setelah vasektomi ya, Bun. Sebuah survei di 2004 menunjukkan bahwa ada sekitar 1 kehamilan per setiap 1.000 vasektomi. Itu berarti vasektomi sekitar 99,9 persen efektif untuk mencegah kehamilan.
Vasektomi sendiri tidaklah memberikan perlindungan langsung terhadap kehamilan. Dalam prosedur ini, sperma disimpan di vas deferens dan akan tetap berada di sana selama beberapa minggu atau bulan setelah prosedur.
Inilah mengapa dokter merekomendasikan agar orang menggunakan metode kontrasepsi alternatif setidaknya selama tiga bulan setelah prosedur. Sebab, diperkirakan sekitar 20 ejakulasi diperlukan untuk membersihkan semua sperma.
Selain itu, dokter juga meminta pasien yang menjalani vasektomi untuk melakukan analisis sperma tiga bulan setelah prosedur. Mereka akan mengambil sampel dan menganalisisnya untuk mengetahui apakah ada sperma hidup. Sampai dengan pemeriksaan selanjutnya dilakukan, sebaiknya gunakan metode kontrasepsi cadangan, seperti kondom atau pil KB, untuk mencegah kehamilan.
Penyebab istri masih bisa hamil setelah suami jalani vasektomi
Setelah vasektomi, kemungkinan kehamilan memang sangat rendah. Namun, jika seseorang tidak menggunakan metode kontrasepsi lain selama 3 bulan pertama, kehamilan masih dapat terjadi.
Vasektomi merupakan prosedur bedah yang memotong atau memblokir vas deferens, dua tabung yang membawa sperma dari testis ke uretra. Prosedur ini menghentikan sperma masuk ke dalam air mani untuk mencegah kehamilan.
Faktanya, setelah vasektomi, seseorang masih bisa berejakulasi dan menghasilkan sperma. Dan sperma tersebut tidak pernah mencapai air mani.
Adanya kemungkinan kehamilan setelah vasektomi hampir nol jika pasangan menunggu setidaknya 3 bulan setelah prosedur untuk berhubungan seks tanpa kontrasepsi.
Berikut ini beberapa alasan mengapa istri tetap bisa hamil setelah suami jalani vasektomi:
1. Berhubungan seks terlalu cepat
Kegagalan vasektomi paling sering terjadi beberapa bulan setelah operasi jika pasangan berhubungan seks terlalu cepat tanpa menggunakan kontrasepsi.
Seperti diketahui bahwa siklus hidup sperma sekitar 3 bulan. Ini berarti sperma mungkin dapat masuk ke dalam air mani selama beberapa bulan setelah prosedur. Semakin lama waktu berlalu sejak vasektomi, semakin kecil kemungkinan hal ini terjadi. Ada sekitar 1-2 dari setiap 1.000 perempuan yang pasangannya menjalani vasektomi hamil dalam setahun setelah vasektomi.
2. Prosedur vasektomi gagal
Terkadang prosedur vasektomi tidak sepenuhnya memblokir vas deferens. Jika ini terjadi, dokter mungkin merekomendasikan untuk mengulang prosedur, terkadang menggunakan metode vasektomi yang berbeda.
3. Rekanalisasi
Vasektomi juga dapat gagal beberapa minggu, bulan, atau bahkan tahun setelah prosedur melalui proses yang disebut rekanalisasi.
Rekanalisasi terjadi ketika vas deferens tumbuh kembali untuk menciptakan koneksi baru, menyebabkan vasektomi berbalik dengan sendirinya.
Sebagian besar kasus rekanalisasi terjadi dalam waktu 12 minggu setelah prosedur. Ketika rekanalisasi terjadi bertahun-tahun kemudian, hal itu mungkin tidak terdeteksi sampai pasangan seseorang hamil seperti dikutip dari laman Medical News Today.
Pilihan program kehamilan setelah vasektomi
Ada beberapa pilihan program kehamilan setelah vasektomi yang bisa dijalani ya, Bunda. Bagi pasangan yang tertarik memiliki anak, berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba untuk memberikan potensi pembuahan:
1. ICSI (Suntik sperma)
Pada pasien pascavasektomi, sperma dapat diambil melalui pengambilan sperma perkutan (yaitu, aspirasi sperma epididimis perkutan; aspirasi sperma testis) atau pengambilan sperma terbuka (yaitu, ekstraksi sperma testis; aspirasi sperma epididimis mikrosurgikal). Sperma yang diambil kemudian dapat digunakan untuk IVF/ICSI.
2. Vasektomi reversal
Vasektomi reversal merupakan salah satu opsi program kehamilan. Prosedur ini biasanya dilakukan melalui dua sayatan di skrotum, dengan vas deferens yang tersumbat diidentifikasi. Dalam hal ini, ujung yang tersumbat kemudian dipotong, dan cairan dikeluarkan dari ujung testis vas deferens seperti dikutip dari laman Bcmj.
3. Vasovasostomi
Vasovasostomi adalah intervensi bedah di mana saluran tempat sperma melewati testis ke luar tubuh dialihkan setelah pria menjalani vasektomi. Keberhasilan dalam mencapai kehamilan melalui prosedur ini sangat bervariasi, sebagian besar bergantung pada waktu yang telah berlalu sejak vasektomi dilakukan. Jika dilakukan belum lama, peluang untuk memulihkan tingkat produksi sperma normal dalam ejakulasi lebih tinggi seperti dikutip dari laman Institutobernabeu.
4. Vasoepididymostomy
Prosedur ini merupakan penyambungan kembali vas deferens secara bedah, yaitu saluran yang membawa sperma keluar dari testis. Umumnya, terdapat vas deferens di setiap sisi tubuh, dengan diameter sekitar sehelai spaghetti, dan saluran ini terputus ketika vasektomi dilakukan. Produksi sperma tidak berhenti setelah vasektomi, tetapi sperma tidak lagi dapat meninggalkan tubuh. Vasovasostomi memungkinkan ejakulasi terjadi kembali seperti dikutip dari laman Vasectomyreversalflorida.
Kisah nyata istri hamil setelah suami jalani vasektomi
Peluang kehamilan dari suami yang sudah menjalani vasektomi masih bisa terjadi ya, Bunda. Ada kisah nyata dari seorang perempuan bernama Rheagan Schaefer yang suaminya telah menjalani prosedur vasektomi.
Diceritakan Rheagan bahwa setelah sembilan bulan dari prosedur tersebut, ibu tiga anak tersebut mengetahui kalau dirinya hamil kembali. Schaefer mengatakan dia sangat terkejut dengan berita itu dan terpukul.
Ibu yang bermukim di Tennessee ini, yang telah berbagi perjalanan pengasuhannya di halaman TikTok-nya. Kepala People, ia mengatakan kalau dirinya benar-benar terkejut mengetahui bahwa dia hamil lagi. "Saya terkejut dan saya rasa saya belum pernah begitu terkejut oleh sesuatu sepanjang hidup saya," akunya seperti dikutip dari laman People.
Ya, keterkejutan tersebut memang wajar mengingat ia merasa aman karena suaminya sudah menjalani vasektomi. Namun, realitasnya ternyata membuahkan hasil di luar dugaan.
"Kami sangat terkejut karena suami saya menjalani vasektomi pada April 2025, jadi ketika saya melakukan tes kehamilan pada pagi hari saat Thanksgiving, hal terakhir yang saya harapkan adalah hasil tes positif," lanjut Schaefer.
Saat itu, ia kemudian langsung membangunkan suaminya untuk memberitahukan kabar tersebut. "Saya ingat membangunkan suami saya sekitar pukul 6:30 pagi itu dan berkata, 'Saya baru saja memesan tes kehamilan melalui DoorDash untuk menenangkan pikiran saya. Itu tidak mungkin karena kamu sudah dinyatakan sehat, tetapi hanya untuk menenangkan pikiran saya agar bisa menikmati akhir pekan dan berhenti mengkhawatirkannya.'"
Reaksi dari suaminya pun ikut terkejut seperti dipaparkan Schaefer. Namun, suaminya kemudian sangat menenangkan dan menghibur di saat dirinya merasa sangat kacau.
"Dia berada di ruang tamu menonton Macy's Thanksgiving Day Parade bersama anak-anak sementara saya melakukan tes, dan saat saya melihat hasilnya positif, saya mulai menangis tersedu-sedu," kenangnya.
“Dia mendengarku, masuk, dan memberiku senyum lebar dengan air mata di matanya, dan berkata, ‘Aku tahu ini tidak terduga, tapi anak ini sungguh ajaib. Kita pikir kita sudah selesai, namun Tuhan punya rencana lain, dan sungguh berkat yang luar biasa! Aku tidak percaya kita bisa melakukan ini lagi!’”
Schaefer mengatakan kata-kata baik suaminya membuatnya menangis lebih keras, tetapi dia menghargai kehadirannya yang menenangkan. Dia kemudian memberi tahu ibunya kabar tersebut, yang direkamnya dalam video.
Ia kemudian mengunggah klip tersebut di akun TikTok, yang menjadi sangat viral. Video tersebut telah ditonton lebih dari 14 juta kali dan disukai hampir 1,5 juta kali.
Dalam klip tersebut, ibu Schaefer tampak terkejut ketika dia memberi tahu bahwa dia hamil lagi. “Ibu saya adalah orang yang membutuhkan waktu untuk mencerna informasi, jadi butuh hampir dua hari baginya untuk sepenuhnya memahami apa yang telah saya katakan kepadanya,” katanya.
"Dan baru setelah kami pergi ke pemeriksaan USG bersama dua hari kemudian, di mana dia mendengar detak jantung untuk pertama kalinya, kami berdua mulai menangis dan tertawa, lalu mulai membicarakan nama bayi."
Dipaparkan Schaefer, dirinya menerima banyak reaksi di akunnya. Ia pun menghabiskan berminggu-minggu sambil tertawa membaca komentar dan cerita yang dibagikan orang.
"Kamu mulai menyadari bahwa kamu bukan satu-satunya yang mengalami hal ini, dan ini sebenarnya cukup umum."
Itulah kisah nyata dari istri yang suaminya menjalani prosedur vasektomi dan masih bisa hamil ya, Bunda. Meskipun terkejut di awal, ia dan suami akhirnya benar-benar menerima momen yang sangat manis tersebut.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)