HaiBunda

KEHAMILAN

Ibu Hamil Suntik Botox, Ketahui Fakta tentang Keamanannya Bun

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 02 Jun 2026 10:51 WIB
Ilustrasi Perawatan Kulit Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/x-reflexnaja
Jakarta -

Suntik botox kini menjadi salah satu prosedur estetika paling populer di dunia. Perawatan kecantikan ini dapat membantu mengurangi garis halus dan kerutan pada wajah, Bunda.

Dikutip dari laman Very Well Health, botox merupakan nama merek sejenis toxin (racun) yang diproduksi oleh bakteri bernama Clostridium botulinum. oxin tersebut memiliki tujuan medis yang berbeda-beda berdasarkan jenis spesifik yang digunakan, mulai dari tipe A hingga tipe G.

Botox bekerja dengan cara melumpuhkan otot-otot wajah yang menyebabkan kerutan, khususnya yang berhubungan dengan kerutan di sudut mata atau di antara kedua mata. Botox juga dapat bekerja secara langsung dalam memblokir saraf wajah yang memerintahkan otot untuk berkontraksi.


Suntikan botox umumnya aman digunakan selama berada di dalam pengawasan dokter atau penyedia layanan kesehatan yang berlisensi. Lantas, amankah ibu hamil melakukan suntik botox sebagai bagian dari perawatan kulitnya?

Simak penjelasan lengkap dari pakar berikut ini ya, Bunda!

Botox pada ibu hamil

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengklasifikasikan toksin Botulinum sebagai obat kategori C. Toksin ini belum terbukti aman digunakan selama kehamilan, Bunda.

"Artinya, toksin Botulinum belum terbukti berbahaya. Namun, juga belum terbukti aman jika digunakan perempuan yang sedang hamil," kata dokter bedah plastik James Zins, MD, dilansir Cleveland Clinic.

Zins menyarankan perempuan untuk lebih berhati-hati dan menghindari Botox sebisa mungkin selama kehamilan. Pasalnya, belum diketahui ada atau tidaknya efek samping dari botox pada perkembangan janin.

"Setiap kali kita mengonsumsi sesuatu atau menyuntikkan zat ke kulit, kita perlu mempertimbangkan efek yang mungkin ditimbulkan pada perkembangan janin yang sehat," ungkapnya.

"Tantangannya adalah kita tidak selalu mengetahui efek jangka panjangnya. Jadi, kita tidak bisa berasumsi bahwa itu aman selama kehamilan."

Perlu diketahui, baik American Academy of Dermatology (AAD) maupun American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) tidak memiliki pedoman resmi tentang penggunaan Botox selama kehamilan. Namun, sebagian besar dokter kulit menyarankan untuk tidak mencoba botox selama kehamilan.

"Penelitian terkini mengungkapkan bahwa botox tampaknya tidak masuk ke aliran darah, sehingga tidak diharapkan dapat meningkatkan kemungkinan cacat lahir," kata direktur Reproductive Toxicology Center, Tony Scialli, MD, melansir dari The Bump.

"Jika seorang perempuan menggunakan botox selama kehamilan dan memiliki bayi dengan masalah, mereka mungkin merasa bersalah. Tetapi tidak ada bukti bahwa botox menyebabkan cacat lahir."

Apa yang harus dilakukan bila Bunda sudah gunakan botox sebelum hamil?

Jika sudah mendapatkan suntikan Botox sebelum menyadari hamil, Bunda tidak perlu khawatir ya. Kemungkinan besar hal itu tidak akan menimbulkan risiko.

"Kami menggunakan dosis toksin Botulinum yang sangat kecil untuk tujuan estetika (kosmetik), terutama dalam kasus 'baby Botox' (teknik perawatan dengan dosis mikro)," ungkap Zins.

"Toksin ini tidak diserap ke dalam aliran darah atau hanya diserap secara lokal, di area tempat disuntikkan," sambungnya.

Studi tahun 2023 yang dipublikasikan di Neurology Journal meninjau hampir 400 kehamilan yang melibatkan paparan toksin Botulinum selama tiga bulan sebelum atau setelah pembuahan. Hasilnya, kehamilan tersebut memiliki persentase komplikasi kelahiran yang sama dengan populasi umum.

Namun, jumlah sampelnya terlalu kecil untuk memastikannya. Jadi, meskipun Bunda tidak perlu khawatir tentang suntikan yang didapatkan sebelum hamil, ada baiknya untuk tidak melanjutkan di kemudian hari.

Perlu diketahui, menghentikan sementara perawatan botox tidak akan memengaruhi penampilan dalam jangka panjang. Toksin Botulinum melemahkan atau melumpuhkan otot-otot yang menyebabkan kerutan. Tanpa botox, otot akan beregenerasi. Hal tersebut membuat efek botox bersifat sementara.

Pengganti botox untuk perawatan kulit saat hamil

Ada banyak alternatif pengganti botox yang aman digunakan selama kehamilan, Bunda. Berikut alternatifnya:

1. Menggunakan sunscreen dan pelembap

Tabir surya (sunscreen) dan pelembap aman digunakan selama kehamilan. Keduanya dapat menjaga kelembapan kulit, melindungi dari sinar matahari yang berbahaya, dan dapat membantu mencegah timbulnya kerutan.

2. Menggunakan vitamin C topikal

Penggunaan vitamin C topikal juga aman selama hamil asal tidak berlebihan. Vitamin C dapat mendorong produksi kolagen, meningkatkan efektivitas tabir surya, melindungi kulit, dan membuat kulit tampak bersinar.

Demikian dampak penggunaan botox saat hamil dan alternatif penggantinya yang aman. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini 7 Tanda Tidak Dianjurkan Puasa

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Dua Lipa & Callum Turner Resmi Menikah, Berawal dari Baca Buku yang Sama

Mom's Life Amira Salsabila

Tsania Marwa Akui Sudah Move On, Ibunda Sebut Sudah Banyak yang Melamar

Mom's Life Nadhifa Fitrina

15 Nama Artis Indonesia Berawalan H dan Artinya, Menarik Penuh Makna

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Anak Belanda Disebut Jadi Paling Bahagia di Dunia, Ini Kebiasaan yang Dilakukan & Dihindari Ortu

Parenting Indah Ramadhani

Ibu Hamil Suntik Botox, Ketahui Fakta tentang Keamanannya Bun

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Klarifikasi Ruben Onsu Dituding Berhenti Beri Nafkah & Bayar Uang Sekolah Anak

5 Jenis Spons Pembersih dan Fungsinya di Rumah, Jangan Asal Pakai!

Dua Lipa & Callum Turner Resmi Menikah, Berawal dari Baca Buku yang Sama

15 Nama Artis Indonesia Berawalan H dan Artinya, Menarik Penuh Makna

Ibu Hamil Suntik Botox, Ketahui Fakta tentang Keamanannya Bun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK