KEHAMILAN
Nyaris Tenggelam Bersama Mobilnya, Ibu Hamil Ini Melahirkan Beberapa Jam Kemudian
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIBMomen persalinan biasanya menjadi pengalaman yang menegangkan sekaligus membahagiakan bagi seorang ibu. Namun, seorang ibu hamil di Amerika Serikat harus menghadapi situasi yang jauh lebih dramatis. Ia nyaris tenggelam bersama mobilnya setelah kendaraan yang dikendarainya masuk ke dalam air. Tak lama setelah berhasil diselamatkan, ia justru melahirkan bayinya hanya beberapa jam kemudian.
Kisah ini menjadi sorotan karena menunjukkan betapa cepatnya kondisi dapat berubah saat kehamilan memasuki masa-masa akhir. Berikut kisahnya dikutip dari People.
Pusing saat mengemudi hingga mobil masuk ke kolam
Kisah ini dialami oleh Shedly Apollon, yang saat itu sedang hamil 33 minggu. Di hari ulang tahunnya yang ke-29, ia nyaris kehilangan nyawa setelah mobil yang dikendarainya masuk ke dalam kolam dan tenggelam. Namun hanya beberapa jam setelah berhasil diselamatkan, ia justru menyambut kelahiran putri pertamanya.
Ia berencana pergi ke tempat pijat kehamilan untuk menikmati hadiah ulang tahunnya. Namun perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk. Shedly tiba-tiba merasa pusing saat mengemudi di dekat Interstate 95, Florida. Dalam hitungan detik, ia kehilangan kendali atas kendaraannya hingga mobil meluncur ke sebuah kolam di pinggir jalan.
Air dengan cepat memenuhi bagian dalam mobil. Shedly berusaha membuka pintu depan dan pintu penumpang, tetapi keduanya sudah terendam sehingga tidak bisa dibuka.
"Aku mencoba membuka pintu, tetapi air terus masuk dan aku mulai panik," ungkapnya.
Dalam kondisi hamil besar dan terjebak di mobil yang perlahan tenggelam, Shedly hanya bisa berharap ada seseorang yang datang menolong.
Diselamatkan orang asing yang kebetulan melintas
Beruntung, seorang pria bernama Logan Hayes melihat kejadian tersebut saat melintas di lokasi. Tanpa berpikir panjang, ia langsung berlari menuju kolam dan berenang mendekati mobil yang hampir tenggelam.
Logan berhasil membuka pintu belakang kendaraan dan menarik Shedly keluar sebelum mobil itu benar-benar tenggelam ke dasar kolam. Aksi cepat tersebut diduga menjadi faktor penting yang menyelamatkan nyawa ibu dan bayi yang dikandungnya.
Tak lama kemudian, petugas penyelamat tiba dan membawa Shedly ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Melahirkan bayi perempuan di hari ulang tahunnya
Setelah tiba di rumah sakit, dokter melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi ibu dan janin. Mengingat situasi yang baru saja dialaminya, tim medis memutuskan untuk melakukan operasi caesar.
Beberapa jam setelah insiden tersebut, Shedly melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Ivory.
Momen itu terasa semakin spesial karena sang bayi lahir tepat di hari ulang tahun ibunya.
"Aku sangat bersyukur masih hidup dan bisa memeluk bayiku," kata Shedly.
Meski lahir prematur pada usia kehamilan 33 minggu, bayi Ivory dilaporkan dalam kondisi baik dan mendapatkan perawatan yang diperlukan di rumah sakit.
Mengapa ibu hamil harus segera diperiksa setelah kecelakaan?
Bunda, kecelakaan saat hamil, baik yang tergolong ringan maupun berat, tidak boleh dianggap sepele. Meski Bunda merasa baik-baik saja dan tidak mengalami luka yang terlihat, pemeriksaan medis tetap penting dilakukan untuk memastikan kondisi janin dan kehamilan tetap aman.
Saat terjadi benturan atau guncangan, tubuh ibu hamil mengalami perubahan tekanan yang dapat memengaruhi rahim, plasenta, dan janin. Dalam beberapa kasus, komplikasi akibat kecelakaan tidak langsung menimbulkan gejala sehingga hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan dokter.
Salah satu risiko yang paling dikhawatirkan adalah solusio plasenta, yaitu kondisi ketika plasenta terlepas sebagian atau seluruhnya dari dinding rahim sebelum bayi lahir. Kondisi ini dapat mengurangi pasokan oksigen dan nutrisi ke janin serta meningkatkan risiko perdarahan pada ibu.
Selain itu, kecelakaan juga dapat memicu kontraksi prematur, terutama jika usia kehamilan sudah memasuki trimester ketiga. Stres fisik maupun emosional akibat kejadian tersebut dapat memengaruhi kondisi tubuh dan meningkatkan risiko persalinan sebelum waktunya.
Dokter biasanya akan melakukan sejumlah pemeriksaan, seperti:
- Memantau detak jantung janin
- Mengevaluasi gerakan janin
- Memeriksa adanya kontraksi rahim
- Menilai kondisi plasenta melalui USG
- Memastikan tidak ada perdarahan atau kebocoran air ketuban
Bunda juga perlu segera mencari pertolongan medis jika setelah kecelakaan mengalami gejala seperti:
- Nyeri perut atau punggung yang tidak biasa
- Perdarahan dari vagina
- Keluar cairan yang dicurigai sebagai air ketuban
- Kontraksi yang teratur
- Gerakan janin berkurang
- Pusing, sesak napas, atau pingsan
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), bahkan kecelakaan kendaraan bermotor yang tampak ringan tetap dapat menimbulkan risiko bagi kehamilan. Karena itu, pemeriksaan segera setelah kejadian sangat dianjurkan untuk mendeteksi komplikasi sedini mungkin dan memastikan Bunda serta Si Kecil dalam kondisi aman.
Kondisi janin di kehamilan 33 minggu
Pada usia kehamilan 33 minggu, sebagian besar organ bayi sebenarnya sudah berkembang dengan cukup baik. Menurut ACOG, bayi yang lahir pada usia kehamilan di atas 32 minggu umumnya memiliki peluang hidup yang sangat tinggi dengan dukungan perawatan neonatal yang tepat.
Meski demikian, bayi prematur masih berisiko mengalami beberapa masalah kesehatan seperti gangguan pernapasan, kesulitan menyusu, atau berat badan lahir rendah sehingga memerlukan pemantauan khusus.
Kisah Shedly dan bayi Ivory menjadi pengingat bahwa keadaan darurat bisa terjadi kapan saja selama kehamilan. Berkat keberanian seorang warga yang bertindak cepat dan penanganan medis yang tepat, ibu dan bayi ini berhasil melewati pengalaman yang sangat menegangkan dengan selamat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)