HaiBunda

KEHAMILAN

Pentingnya Kurangi Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Sejak Promil untuk Cegah Risiko Pubertas Dini pada Anak

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Selasa, 16 Jun 2026 11:00 WIB
Galon guna ulang dan pengaruhnya pada pubertas dini anak/ Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Pentingnya Kurangi Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Sejak Promil untuk Cegah Risiko Pubertas Dini pada Anak

Menjaga kesehatan Si Kecil idealnya dimulai sejak masa persiapan kehamilan, Bunda. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi dan menerapkan gaya hidup sehat, penting juga untuk mewaspadai paparan Bisphenol A (BPA). Pasalnya, sejumlah penelitian mengaitkan paparan BPA dengan gangguan hormon yang dapat meningkatkan risiko pubertas dini pada anak.

Selain memperhatikan asupan makanan dan minuman, calon Bunda juga perlu lebih teliti dalam memilih wadah yang digunakan sehari-hari. Sebab, paparan BPA bisa datang dari pemakaian galon air minum guna ulang.


Diungkap pakar obstetri dan ginekologi, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MD, Sp.OG dalam podcast bersama Raditya Dika, ada beberapa zat kimia disekitar kita yang dapat mengganggu hormon tubuh. Itu sebabnya, saat mempersiapkan kehamilan harus diperhatikan makanan dan minuman, termasuk wadah yang digunakan.

"Perencanaan kehamilan itu harus direncanakan. Enggak zamannya lagi hamil itu kebetulan, harus direncanakan," ujar Prof Budi dalam rilis yang diterima HaiBunda belum lama ini.

Persiapan kehamilan sehat demi cegah risiko pubertas dini pada anak

Menurut Prof Budi, salah satu hal penting dalam merencanakan kehamilan adalah menghindari paparan zat pengganggu hormon tubuh, Bunda. Terutama di awal fase kehamilan, sebaiknya pastikan tidak terpapar BPA.

BPA ini bisa luruh dari galon guna ulang ke air yang kita minum, dan tentunya bisa berbahaya bagi kesehatan keluarga.

"Ketika ibu hamil dalam tiga bulan pertama, itu tidak boleh dia terekspos dengan itu (BPA)," ujarnya.

Tips agar terhindari dari cemaran BPA saat promil

Melihat pentingnya kesehatan calon ibu dalam mempersiapkan kehamilan, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ikut memberi dukungan dengan meluncurkan kampanye "Selamatkan Perempuan Indonesia."

"Selamatkan Perempuan Indonesia mulai dari hulu sampai ke hilir, mulai dari perencanaan kehamilan," ucap Prof Budi menerangkan.

Dalam program ini, ditekankan bahwa kesehatan anak perlu dipersiapkan jauh sebelum kelahirannya. Bahkan menurutnya, sudah harus ada 100 hari persiapan menuju kehamilan, termasuk menghindari paparan BPA hingga endocrine disrupting chemical (zat kimia pengganggu hormon) lainnya.

Menurut Prof Budi, risiko paparan zat-zat di atas berdampak pada kesehatan reproduksi anak di kemudian hari. Ibu hamil yang terpapar zat pengganggu hormon pada tiga bulan pertama dapat membawa risiko bagi anak yang dikandungnya.

Gangguan bisa berkembang menjadi masalah kesehatan yang perlu diwasapdai, seperti kemunculan kista endometriosis, kista coklat, PCOS, hingga kanker.

Sedangkan bagi Bunda yang sedang menjalani program hamil, sebaiknya hindari galon guna ulang yang mengandung BPA.

Mulai dari hal-hal kecil seperti ini, Bunda dapat membantu meminimalkan paparan BPA dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini menjadi bagian dari persiapan kehamilan yang tidak kalah penting, karena kesehatan anak di masa depan turut dipengaruhi oleh berbagai faktor yang diperhatikan sejak masa promil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Waspada Bun, Ini Penyebab Susah Hamil Menurut Dokter

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang Pura-Pura Pintar dari Percakapannya Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

25 Contoh Hewan Vivipar, Pengertian, Ciri-ciri, Bedanya dengan Ovipar dan Ovovivipar

Parenting Asri Ediyati

Miranda Kerr Ungkap Pola Makan Unik, Sarapan Daging Bison hingga Rusa

Mom's Life Arina Yulistara

150 Nama Bayi Terinspirasi Berlian dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Kebiasaan Bicara yang Menandakan Orang Tidak Cerdas Bersosialisasi

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cerita Bunda Hamil setelah 8 Tahun Menanti, Bayinya Ternyata Tumbuh di Luar Rahim

5 Ide Lomba 17-an Seru, Anti Mainstream

Cara Mengenali Orang Pura-Pura Pintar dari Percakapannya Sehari-hari

25 Contoh Hewan Vivipar, Pengertian, Ciri-ciri, Bedanya dengan Ovipar dan Ovovivipar

Miranda Kerr Ungkap Pola Makan Unik, Sarapan Daging Bison hingga Rusa

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK