KEHAMILAN
Kenapa Ibu Hamil Tak Boleh Berendam Air Hangat? Ini Penjelasannya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 14 Jul 2026 18:20 WIBBerendam di air hangat bukan saja nyaman tetapi juga bikin tubuh rileks. Sayangnya ketika hamil, kebiasaan itu sepertinya perlu dihindari, Bun. Sebenarnya, kenapa ibu hamil tidak boleh berendam air hangat? Ini penjelasannya.
Kehamilan memang membawa perubahan di berbagai hal ya, Bunda. Selain perubahan fisik, Bunda juga perlu beradaptasi dengan beberapa hal yang mungkin biasanya boleh dilakukan dan akhirnya perlu dihindari sementara waktu selama kehamilan.
Salah satunya yang dibatasi yakni aktivitas berendam di air hangat. Ada baiknya, kebiasaan yang sebenarnya positif ini justru menjadi kegiatan terlarang selama kehamilan.
Kenapa ibu hamil tidak boleh berendam di air hangat?
Menurut dokter kandungan Alison Stalzer, DO, berendam di air hangat merupakan aktivitas yang tidak aman dilakukan saat hamil. Walaupun sebenarnya, ketika bumil mengalami sakit punggung dan ketidaknyamanan lainnya, berendam di air hangat mungkin bisa menjadi cara yang nyaman dilakukan. Tetapi kenyataannya, kegiatan ini justru perlu dihindari, Bun.
“Bak mandi air panas tidak aman selama kehamilan. Sebab, duduk di air panas meningkatkan suhu inti tubuh, yang dapat menyebabkan masalah bagi ibu hamil dan memengaruhi perkembangan janin yang sehat," kata Dr Stalzer, seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic.
Seperti diketahui bahwa selama trimester pertama kehamilan, janin sedang mengembangkan organ vital, termasuk otak dan sumsum tulang belakang. Tentunya, ibu hamil membutuhkan suhu yang tepat agar proses ini terjadi.
"Suhu tubuh yang tinggi dapat membahayakan perkembangan janin, dan berpotensi menyebabkan cacat tabung saraf seperti spina bifida atau anensefali," jelas Dr Stalzer.
Nah, memasuki trimester kedua atau ketiga, tidak berarti agenda berendam di air hangat jadi dibolehkan ya, Bunda. Meskipun perkembangan tersebut sebagian besar telah selesai, berendam di air panas tetap perlu dihindari sementara selama kehamilan.
"Saat hamil, Bunda memiliki lebih banyak darah di tubuh. Bak air panas diketahui dapat menurunkan tekanan darah Bunda sehingga darah ekstra ini membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kepala. Saat berdiri, Bunda mungkin merasa pusing atau lemas, dan Bunda bisa jatuh atau pingsan,"kata Dr Stalzer.
Sementara itu, terjatuh selama kehamilan bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Apalagi, terjatuh di trimester kedua atau ketiga dapat berisiko melukai janin, menyebabkan kontraksi, atau menyebabkan kehilangan cairan ketuban.
Jika Bunda terjatuh saat hamil, segera hubungi tim medis untuk mendapatkan pertolongan. "Jika Bunda terjatuh ringan dan perut tidak terbentur, jangan panik. Tetapi jelaskan apa yang terjadi kepada tim medis. Jika ragu, lebih baik berhati-hati dan segera dapatkan perawatan medis,"saran Dr Stalzer.
Amankan merendam kaki di air hangat saat hamil?
Meskipun berendam di air hangat atau memasukkan seluruh tubuh ke dalam bak air panas tidak diperbolehkan, Bunda masih bisa duduk di tepi bak dan merendam kaki serta betis.
"Secara umum, aman untuk merendam kaki di bak air panas saat hamil. Tetapi, hanya merendam kaki bagian bawah saja di mana hal ini tidak akan meningkatkan suhu tubuh inti ibu hamil," kata Dr Stalzer.
Meski demikian, ada banyak alasan lain mengapa ibu hamil mungkin menghindari berendam di air hangat sama sekali. Misalnya karena kulit bumil sensitif, maka ia menghindarinya. Sebab, air hangat dapat mengganggu kulit selama kehamilan. Serta, bau klorin dan bahan kimia dari bak air panas juga bisa menjadi masalah bagi sebagian orang.
“Selama kehamilan, Bunda bisa lebih sensitif terhadap bau,” catat Dr. Stalzer. Sementara, kolam renang dan bak mandi air panas dalam ruangan dapat memiliki bau klorin yang kuat yang dapat mengiritasi. Jika Bunda merasa sakit kepala atau mual, hirup udara segar," tambahnya.
Terakhir dan perlu diwaspadai ialah adanya risiko kuman berbahaya yang mungkin bersembunyi di bak mandi air panas.
"Tanpa pembersihan dan perawatan rutin, bak mandi air panas dapat menjadi tempat tinggal bagi virus, bakteri, dan parasit yang dapat membuat Bunda sakit,” kata Dr. Stalzer.
Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh akan melemah dan mungkin tidak mampu melawan penyerang ini. Beberapa kuman juga dapat menembus plasenta dan membahayakan janin.”
Tips aman terhindari dari risiko kuman berbahaya saat berendam di air hangat
Jika Bunda memutuskan untuk mencelupkan kaki di air hangat, Bunda dapat melakukan beberapa hal berikut guna menjauhkan risiko kuman berbahaya:
1. Gunakan bak mandi air hangat yang telah dibersihkan dan dirawat dengan baik
2. Tidak memasukkan kaki jika memiliki luka terbuka
3. Menjauhkan tangan dari mata, hidung, dan mulut
4. Mencuci tangan setelah berada di bak air hangat
Semoga Bunda dan calon bayi selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)