HaiBunda

KEHAMILAN

Cara Aman Mengobati Jerawat, Psoriasis, hingga Eksim Selama Kehamilan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 27 Jul 2026 08:10 WIB
Cara Aman Mengobati Jerawat, Psoriasis, hingga Eksim Selama Kehamilan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev
Jakarta -

Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh, termasuk kondisi kulit. Tak sedikit ibu hamil mengalami masalah kulit yang membuatnya tak nyaman menjalani aktivitas, Bunda.

Ada beberapa masalah kulit yang kerap dialami ibu hamil, seperti jerawat di wajah, psoriasis, dan eksim. Banyak pakar sering mengaitkannya dengan perubahan hormon dan sistem kekebalan tubuh.

Lantas, bagaimana cara mengobati jerawat, psoriasis, dan eksim selama kehamilan? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda!


1. Jerawat saat hamil

Penyebab utama jerawat saat hamil umumnya adalah peningkatan kadar hormon, Bunda. Di trimester pertama, kadar hormon yang tinggi dapat meningkatkan produksi minyak alami kulit.

"Sulit untuk memprediksi siapa yang akan mengalami jerawat saat hamil. Namun, perempuan memiliki risiko lebih tinggi jika memiliki riwayat jerawat atau mengalami jerawat yang kambuh di awal siklus menstruasi," kata dokter kulit Debra Jaliman, MD, dikutip dari Web MD.

"Jika tidak mengalami jerawat selama trimester pertama kehamilan, kemungkinan besar perempuan tidak akan mengalami jerawat yang tidak biasa selama trimester kedua atau ketiga," sambungnya.

  • Cara mengobati jerawat

Dokter spesialis kulit Jenny Murase, MD, mengatakan bahwa jerawat saat hamil dapat diatasi dengan obat. Ia biasanya meresepkan obat yang aman bagi ibu hamil.

"Untuk jerawat, saya cenderung meresepkan amoksisilin jika pasiennya mengalami jerawat rosacea, dan kemudian sefadroksil atau sefaleksin jika pasien mengalami jerawat vulgaris," ungkapnya, dilansir laman HCP Live.

"Obat-obatan tersebut memiliki lebih banyak data yang mendukung keamanannya dibandingkan antibiotik makrolida, yang telah dilaporkan berpotensi meningkatkan risiko stenosis pilorik dan defek septum atrium."

Murase mengatakan bahwa obat jenis antibiotik makrolida masih boleh digunakan, seperti azitromisin. Namun, obat tersebut dapat dimasukkan ke lini kedua bila dibandingkan dengan golongan penisilin.

"Tapi, saya pikir kita selalu harus melihat kondisi dasar yang dipengaruhi oleh kehamilan itu sendiri," ujarnya.

2. Psoriasis saat hamil

Psoriasis adalah penyakit kulit yang menyebabkan ruam dengan bercak bersisik dan gatal. Kondisi ini paling sering terjadi di lutut, siku, badan, dan kulit kepala.

Mengutip laman Medical News Today, psoriasis mungkin membaik atau tidak selama kehamilan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gejala membaik pada sebagian orang, sementara yang lain tidak mengalami perubahan atau gejala memburuk.

Sebuah tinjauan tahun 2016 di British Journal of Dermatology mengungkap tentang temuan beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa psoriasis dapat meningkatkan risiko perempuan mengalami efek samping selama kehamilan.

  • Pengobatan psoriasis saat hamil

Beberapa pilihan pengobatan rutin untuk psoriasis mungkin tidak cocok selama kehamilan. Pilihan pengobatan akan bergantung pada jenis dan tingkat keparahan psoriasis, preferensi pribadi, dan rekomendasi dokter.

"Orang tua atau ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan rencana perawatan yang sesuai selama kehamilan dan saat menyusui," ujar dokter yang berspesialisasi dalam bidang obstetri dan ginekologi, Stacy A. Henigsman, DO.

Ada beberapa pilihan pengobatan, seperti perawatan topikal dengan menggunakan krim atau salep. Ada juga terapi dan penggunaan obat-obatan sebagai jalan terakhir.

"Penyakit psoriasis ini cenderung membaik selama kehamilan karena terjadi pergeseran sistem kekebalan tubuh, yaitu penurunan Th17 dan Th1, serta peningkatan Th2," kata Murase.

3. Eksim selama kehamilan

Eksim adalah kondisi kulit kronis dan tidak menular yang ditandai dengan kulit kering, merah, dan gatal. Kondisi ini sering terjadi ketika lapisan pelindung alami kulit melemah, sehingga memungkinkan bakteri dan alergen masuk.

Menurut ulasan di laman American Academy of Dermatology Association (AAD), kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh meningkat selama hamil. Perubahan tersebut dapat memengaruhi lapisan pelindung kulit yang pada akhirnya bisa memicu eksim.

Kadar estrogen dan progesteron akan kembali normal setelah melahirkan. Hal ini dapat membantu mengurangi gejala eksim, atau malah memperburuknya.

  • Pengobatan eksim saat hamil

Kondisi eksim dapat menjadi buruk selama hamil, Bunda. Pengobatan eksim saat hamil biasanya dapat meliputi perawatan di rumah, termasuk mengoleskan pelembap seperti kortikosteroid topikal.

Beberapa obat juga dapat bekerja untuk mengobati eksim. Dokter kulit mungkin merekomendasikan salah satu perawatan ini untuk jangka waktu singkat selama kehamilan, dan hanya jika perawatan lain tidak dapat mengendalikan eksim.

"Jika melihat tanda atau gejala eksim saat hamil atau mencoba hamil, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang aman," demikian saran dari AAD.

Demikian cara mengobati beberapa masalah kulit selama hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Serba-serbi Eksim pada Ibu Hamil, Mulai dari Gejala hingga Cara Mengatasinya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Potret Rumah Baru Aaliyah & Thariq Halilintar, Hangat & Homey Banget

Mom's Life Amrikh Palupi

5 Cara Membicarakan AI dengan Anak, Bunda Perlu Tahu

Parenting Kinan

Ramai Obat Penurun Berat Badan Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara, Simak Faktanya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Cara Aman Mengobati Jerawat, Psoriasis, hingga Eksim Selama Kehamilan

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Kalimat yang Dapat Memperkeruh Pertengkaran Menurut Pakar, Jangan Diucapkan saat Emosi

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Potret Rumah Baru Aaliyah & Thariq Halilintar, Hangat & Homey Banget

5 Cara Membicarakan AI dengan Anak, Bunda Perlu Tahu

Ramai Obat Penurun Berat Badan Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara, Simak Faktanya

Cara Aman Mengobati Jerawat, Psoriasis, hingga Eksim Selama Kehamilan

5 Drama China Romantis dengan Male Lead yang Jatuh Cinta Lebih Dahulu, Bikin Baper

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK