HaiBunda

KEHAMILAN

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Kamis, 13 Aug 2026 14:00 WIB
Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Tekanan darah tinggi pada ibu hamil menjadi salah satu masalah kesehatan yang semakin banyak ditemukan. Data terbaru menunjukkan bahwa kasus hipertensi selama kehamilan mengalami peningkatan di berbagai wilayah dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena tekanan darah tinggi selama kehamilan tidak hanya dapat berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi bagi bayi.

Kasus tekanan darah tinggi pada ibu hamil meningkat

Mengutip laman Axios, menurut laporan yang dirangkum dari data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari satu dari 10 ibu yang melahirkan pada 2024 mengalami hipertensi gestasional, kelompok kondisi yang mencakup preeklamsia.


Data menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan dalam kasus hipertensi gestasional selama beberapa tahun terakhir.

Pada 2016, sekitar 6 persen ibu yang melahirkan mengalami hipertensi gestasional. Angka tersebut meningkat menjadi 10,4 persen pada 2024. Artinya, terjadi peningkatan sekitar 73 persen dalam kurun waktu tersebut.

Meski menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan, angka tersebut kemungkinan belum menggambarkan seluruh kasus yang terjadi.

CDC menyebutkan bahwa data yang digunakan berasal dari akta kelahiran. Dokumen tersebut tidak selalu mencatat setiap kasus hipertensi gestasional yang dialami ibu selama kehamilan.

Dengan demikian, jumlah sebenarnya ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi kemungkinan lebih tinggi daripada angka yang tercatat dalam laporan.

Bagaimana hipertensi memengaruhi ibu hamil dan janin?

Mengutip laman American College of Obstetricians & Gynecologists, saat hamil, tubuh memproduksi lebih banyak darah untuk mendukung pertumbuhan janin. Jika tekanan darah meningkat selama kehamilan, kondisi ini dapat memberikan tekanan tambahan pada jantung dan ginjal. 

Hal tersebut dapat menyebabkan penyakit jantung, penyakit ginjal, dan stroke. Tekanan darah tinggi selama kehamilan juga meningkatkan risiko preeklamsia, kelahiran prematur, solusio plasenta yakni kondisi serius ketika plasenta mulai terlepas dari dinding rahim. Kondisi ini dapat menjadi keadaan darurat medis dengan persalinan melalui operasi caesar.

Selain itu, tekanan darah tinggi dapat mengurangi aliran darah ke plasenta. Akibatnya, janin mungkin tidak mendapatkan cukup nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Penyebab meningkatnya tekanan darah tinggi pada ibu hamil

Secara medis, peningkatan usia ibu saat hamil dan Index Massa Tubuh (BMI) yang tinggi sering dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa lonjakan kasus terjadi pada semua kelompok usia dan semua rentang BMI yang diteliti. Hal ini menandakan bahwa faktor usia dan berat badan saja tidak bisa sepenuhnya menjelaskan fenomena lonjakan ini.

Meskipun laporan resmi CDC belum menentukan penyebab spesifiknya, para peneliti mulai mengalihkan fokus pada faktor lingkungan:

1. Paparan polusi udara dan lingkungan

Polusi udara yang buruk berpotensi memicu peradangan sistemik dan gangguan pada pembuluh darah, yang dapat memengaruhi aliran darah menuju plasenta.

2. Mikroplastik

Peneliti sedang mendalami dampak akumulasi mikroplastik di dalam tubuh manusia. Paparan partikel halus ini diduga berpotensi mengganggu fungsi sistem kardiovaskular dan hormonal selama masa kehamilan.

Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Jane van Dis (dokter spesialis kebidanan dan kandungan), paparan zat kimia dan lingkungan yang tercemar menjadi hipotesis kuat di balik meningkatnya berbagai penyakit kronis pada pasien hamil saat ini.

Dampak tekanan darah tinggi pada ibu hamil

Meskipun masalah tekanan darah tinggi pada ibu hamil membaik setelah melahirkan, dampaknya dapat berlangsung seumur hidup. Perempuan yang mengalami hipertensi gestasional atau preeklamsia memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan penyakit ginjal di kemudian hari.

Semua dokter yang menangani, bukan hanya dokter kandungan, sebaiknya mengetahui jika Bunda pernah mengalami tekanan darah tinggi atau preeklamsia selama maupun setelah kehamilan. Informasi ini penting untuk disampaikan kepada tim layanan kesehatan, baik mereka menanyakannya maupun tidak.

Cara mencegah hipertensi dalam kehamilan

Hipertensi dalam kehamilan sebetulnya dapat dicegah apabila ibu hamil menerapkan gaya hidup sehat, seperti:

  • Olahraga dengan teratur, menyesuaikan saran dari dokter kandungan 
  • Menjaga pola makan, misalnya dengan konsumsi biji-bijian, buah-buahan dan sayuran hijau
  • Mengurangi penggunaan garam untuk konsumsi
  • Menghindari paparan asap rokok 
  • Melakukan pemeriksaan rutin, salah satunya cek tekanan darah 
  • Melakukan konseling selama kehamilan untuk mengatasi stres

Semoga informasi tentang tekanan darah tinggi pada ibu hamil dan penyebabnya sudah terjawab dan bermanfaat ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bahayakah Hipertensi saat Hamil? Ini Penjelasan serta Tandanya, Bun

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tanda Kolesterol Tinggi yang Dapat Dilihat dari Perubahan Lidah

Mom's Life Tim HaiBunda

5 Kalimat dari Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Merasa Dirinya Selalu Salah hingga Dewasa

Parenting Kinan

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

Kehamilan Amrikh Palupi

Bayi Langsung Jalan Tanpa Merangkak, Normalkah?

Parenting Tiara Jasmine & Khaerul Anwar Mujtaba

Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi

Mom's Life Pritadanes

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Perayaan Ulang Tahun Sederhana Istri Bule Randy Pangalila, Penuh Senyum Bareng Anak

55 Puisi Kemerdekaan Indonesia untuk 17 Agustus Lengkap dari 4, 8 Bait hingga Karya Chairil Anwar

Tanda Kolesterol Tinggi yang Dapat Dilihat dari Perubahan Lidah

8 Kalimat yang Sering Diucap Orang dengan EQ Tinggi, Bikin Obrolan Lebih Hangat

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK