KEHAMILAN
Hamil 9 Bulan, Bunda Ini Bertekad Lari Maraton Sejauh 1,6 Km dalam Waktu 5 Menit
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Jumat, 18 Sep 2026 17:55 WIBMemasuki usia kehamilan 9 bulan biasanya membuat Bunda semakin fokus mempersiapkan persalinan. Namun, seorang Bunda di Utah, Amerika Serikat, justru punya target yang cukup tidak biasa. Di tengah kehamilan anak ketiganya, ia bertekad berlari sejauh 1 mile atau sekitar 1,6 kilometer dalam waktu kurang dari 5 menit.
Bunda tersebut adalah Makenna Myler, seorang pelari profesional asal Highland, Utah. Ia berencana mencatatkan waktu tersebut pada 9 Oktober 2026, tepat ketika usia kehamilannya memasuki 9 bulan.
Kisahnya menjadi perhatian karena ini bukan kali pertama Makenna berlari dalam kehamilan. Pada kehamilan pertamanya sekitar enam tahun lalu, ia berhasil menyelesaikan 1 mile dalam waktu 5 menit 25 detik saat usia kehamilan 9 bulan.
Tiga tahun kemudian, ketika mengandung anak keduanya, ia kembali melakukannya dengan catatan waktu 5 menit 17 detik. KSL menyebut catatan tersebut sebagai waktu tercepat yang diketahui untuk lari 1 mile oleh perempuan yang sedang hamil 9 bulan.
Bunda hamil 9 bulan ini ingin pecahkan rekor pribadinya
Makenna bukan pelari amatir yang tiba-tiba memutuskan untuk berlari saat hamil tua. Ia merupakan mantan atlet lari BYU dan kini menjadi pelari profesional.
Ia memiliki catatan personal best yang cukup tinggi, termasuk waktu half marathon 1 jam 7 menit 37 detik dan marathon 2 jam 26 menit 14 detik. Ia juga pernah mengikuti U.S. Olympic Marathon Trials pada 2024. Personal best-nya untuk lari 1 mile adalah 4 menit 37 detik.
Karena itu, target berlari kurang dari 5 menit saat hamil bukanlah sesuatu yang dilakukan tanpa pengalaman. Makenna memang telah memiliki kemampuan fisik dan pengalaman latihan sebagai atlet profesional.
Pada kehamilan ketiganya ini, Makenna mengatakan kondisi tubuhnya terasa sehat. Ia juga menyebut bayinya menunjukkan pertumbuhan dan pergerakan yang baik.
Meski demikian, target waktunya bukan menjadi satu-satunya alasan ia melakukan tantangan tersebut.
Bukan sekadar mengejar waktu lari
Makenna akan mengikuti acara bertajuk Sub 5 at 9 di Provo High School, Utah. Kegiatan tersebut juga bertujuan menggalang dana untuk For All Mothers, organisasi yang mendukung perempuan dalam olahraga, termasuk menyediakan fasilitas menyusui serta bantuan finansial untuk penitipan anak.
"Saya berlari untuk menggalang dana bagi organisasi bernama For All Mothers yang mendukung perempuan dalam dunia olahraga, khususnya lari," ujar Myler dikutip dari KSL.
Menurut Makenna, tantangan ini lebih dari sekadar berusaha menembus waktu lari di bawah 5 menit. Ia ingin menunjukkan bahwa perempuan tetap dapat memiliki tujuan dan mengejar sesuatu yang mereka sukai meskipun sudah menjadi seorang ibu.
Bagi Makenna, dukungan dari keluarga dan lingkungan menjadi hal penting agar perempuan tetap bisa mengembangkan kemampuan dan mengejar impian mereka.
"Tantangan lari satu mil ini pada akhirnya menjadi ajang untuk menunjukkan apa yang bisa dicapai perempuan ketika mereka mendapatkan dukungan," ujarnya.
"Dukungan itu bisa berupa apa saja entah itu lari, seni, atau bakat lainnya yang Anda miliki. Saat didukung, anda mampu melakukan hal-hal hebat, seperti berlari satu mil dalam waktu kurang dari lima menit," sambungnya.
Makenna justru lebih banyak fokus pada pemulihan
Menariknya, Makenna tidak meningkatkan intensitas latihan secara berlebihan selama kehamilan ketiganya.
Ia mengatakan telah belajar dari dua kehamilan sebelumnya. Jika pada kehamilan pertama ia lebih berhati-hati tetapi intensitas latihannya lebih tinggi, kini ia memilih mengurangi intensitas dan meningkatkan volume latihan.
Makenna juga melakukan sekitar satu sesi latihan berat dalam seminggu serta lebih memperhatikan pemulihan tubuh dan aspek mental.
Menurutnya, salah satu hal yang dipelajari selama menjalani kehamilan sambil tetap berlatih adalah memahami bahwa perkembangan kemampuan tidak selalu berjalan naik. Ada kalanya performa menurun dan tubuh membutuhkan waktu untuk pulih.
Apakah ibu hamil 9 bulan boleh berlari?
Kisah Makenna tentu menarik, tetapi bukan berarti semua ibu hamil 9 bulan boleh mengikuti latihan lari dengan intensitas yang sama.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyebut aktivitas fisik selama kehamilan umumnya aman bagi perempuan dengan kehamilan yang tidak memiliki komplikasi atau kondisi medis tertentu. Namun, jenis dan intensitas olahraga tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing ibu.
Untuk ibu yang sudah aktif berolahraga sebelum hamil, aktivitas fisik umumnya dapat dilanjutkan selama kehamilan dengan penyesuaian yang diperlukan. Sementara itu, Bunda yang sebelumnya tidak aktif sebaiknya memulai aktivitas secara perlahan dan bertahap.
ACOG merekomendasikan ibu hamil tanpa kontraindikasi melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu. Aktivitas tersebut dapat dibagi menjadi beberapa sesi yang lebih singkat.
Namun, lari cepat dengan target performa seperti yang dilakukan Makenna merupakan kondisi yang sangat berbeda dari olahraga ringan atau sedang selama kehamilan. Pengalaman sebagai atlet, kondisi kehamilan, kebugaran sebelum hamil, serta evaluasi dokter menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.
Perhatikan tanda bahaya saat berolahraga
Bunda yang sedang hamil dan berolahraga juga perlu mengenali tanda-tanda yang mengharuskan aktivitas dihentikan.
Menurut ACOG, ibu hamil perlu berhenti berolahraga dan menghubungi dokter jika mengalami perdarahan dari vagina, pusing atau merasa akan pingsan, sesak napas sebelum mulai berolahraga, nyeri dada, sakit kepala, kelemahan otot, nyeri atau pembengkakan pada betis, kontraksi rahim yang teratur dan menyakitkan, atau keluarnya cairan dari vagina.
Jadi, kisah Makenna Myler dapat menjadi cerita inspiratif tentang perempuan yang tetap mengejar tujuan setelah menjadi ibu. Namun, pencapaiannya tidak sebaiknya dijadikan patokan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi aman dilakukan oleh semua ibu hamil.
Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda. Jika Bunda ingin tetap berolahraga hingga trimester ketiga, sebaiknya diskusikan jenis, durasi, dan intensitas olahraga dengan dokter kandungan terlebih dahulu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kabar Bahagia! Jessica Mila Umumkan Hamil Anak Kedua
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Ciri Bayi Sehat dalam Kandungan saat Memasuki Usia 9 Bulan
Ketahui Berat Normal Janin 9 Bulan dalam Kandungan dan Perkembangan Organnya
Berhubungan Seks saat Hamil 9 Bulan, Benarkah Bisa Picu Kontraksi?
Rekomendasi Makanan untuk Ibu Hamil 9 Bulan
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Barang-barang yang Ada di Rumah
Resep Ube Matcha Latte, Segar dan Nagih!
Usia Tua Ibu Hamil dan Kurangnya Jumlah Dokter Bikin Operasi Caesar Meningkat di Korea
15 Resep Snack Bayi 6 Bulan Homemade yang Enak dan Bergizi untuk Dukung Tumbuh Kembang
Potret Hangat Haldy Sabri Ajak Irish Bella yang Tengah Hamil Berlibur Bersama Ketiga Anak
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dry Bag Waterproof yang Praktis untuk Musim Hujan dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Kedekatan Ariyo Wahab dan 3 Anak Perempuannya, Sebut Ayah Akan Selalu Jadi Cinta Pertama
Usia Tua Ibu Hamil dan Kurangnya Jumlah Dokter Bikin Operasi Caesar Meningkat di Korea
15 Resep Snack Bayi 6 Bulan Homemade yang Enak dan Bergizi untuk Dukung Tumbuh Kembang
Resep Ube Matcha Latte, Segar dan Nagih!
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Barang-barang yang Ada di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bekal Sudah Dingin Sebelum Jam Makan Siang? Ini 6 Cara Menjaganya Tetap Hangat
-
Beautynesia
Park Bo Gum, Lee Sang Yi, dan Go Kyung Pyo Siap Kelola Salon di The Village Barber 2
-
Female Daily
Rosalía Tampil dengan Tas Jumbo Sepanjang 1 Meter di New York, Dipadukan Sepatu Ballet-Inspired
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Resident Evil: Afterlife, Tayang di Bioskop Trans TV Hari Ini
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Pokémon RUN 30 Indonesia hingga Laptop Terbaru HP Omnibook 5