HaiBunda

KEHAMILAN

Hamil 24 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB
Hamil 24 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?/Foto: Getty Images/urbazon
Jakarta -

Kehamilan yang semakin membesar dan menuju persalinan akan menampakkan banyak perubahan yang dirasakan bumil. Bagaimana saat hamil 24, minggu, apa yang dirasakan dan perubahan yang terjadi?

Hamil 24 minggu masuk dalam fase trimester kedua di mana Bunda mungkin sudah aman dari serangan morning sickness. Tetapi, hal mengejutkan lainnya mungkin bisa saja muncul yang tak jarang membuat mereka khawatir.

Hamil 24 minggu, apa yang dirasakan?

Bagi calon Bunda baru, setiap perubahan selama kehamilan menjadi sebuah sensasi mengejutkan. Termasuk ketika memasuki usia kehamilan 24 minggu seperti dikutip dari laman Mambaby.


Di pekan ini, tak sedikit Bunda yang mungkin mulai merasakan lelah berkali-kali lipat dari biasanya karena perut semakin membesar. Selain itu, sebagian Bunda hamil juga merasakan tiba-tiba perut mereka keras seperti batu atau bahkan bola bowling. Tentu saa hal ini menjadi pemandangan baru bagi para calon Bunda.

Belum lagi, fase ini juga kerap mendatangkan kontraksi meski terkadang timbul dan tenggelam. Pada awalnya, kontraksi mungkin hanya terjadi di area kecil rahim. Namun, semakin jauh usia kehamilan, semakin besar kontraksi otot rahim, sehingga sensasi yang dirasakan semakin kuat.

Berbeda dengan kontraksi asli, kontraksi palsu ini tidak berlangsung lama. Perubahan posisi atau minum air dapat membantu mengurangi keadaan. Sehingga, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan terkait serangan kontraksi tersebut.

Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 24 minggu

Trimester kedua menandai titik balik bagi Bunda dan janin di rahim. Bumil biasanya akan mulai merasa lebih baik dan mulai menunjukkan tanda-tanda kehamilan yang jelas. Janin pun mulai mengembangkan semua organ dan sistemnya dan mulai tumbuh panjang dan bertambah bobotnya.

Selama trimester kedua ini juga, tali pusar terus menebal karena membawa nutrisi ke janin. Namun, zat berbahaya juga melewati tali pusar ke janin. Jadi, perlu berhati-hati untuk menghindari berbagai bahaya lainnya termasuk menghindari alkohol, tembakau, dan lainnya, seperti dikutip dari laman Johnhopkinsmedicine.

Bagi sebagian besar perempuan hamil, trimester kedua ini merupakan masa yang paling nyaman secara fisik. Sebab, morning sickness biasanya berkurang pada masa ini, begitu pula dengan rasa sangat lelah dan nyeri pada payudara yang biasanya mulai mereda.

Perubahan-perubahan tersebut terjadi karea adanya penurunan kadar hormon yakni human chorionic gonadotropin hormone (hCG) serta penyesuaian kadar hormon estrogen dan progesteron.

Selain perubahan di atas, Bunda hamil juga mungkin akan merasakan berbagai perubahan dan gejala berikut ini:

1. Nafsu makan meningkat
2. Mulai merasakan gerakan janin untuk pertama kalinya pada usia kehamilan sekirat 20 minggu
3. Rahim membesar hingga mencapai ketinggian pusar pada usia kehamilan sekitar 20 minggu, sehingga kehamilan mulai terlihat secara fisik
4. Kulit di area perut mungkin terasa gatal seiring pertumbuhannya, dan mungkin timbul rasa nyeri di sisi tubuh
5. Frekuensi buang air kecil mungkin berkurang karena rahim tumbuh keluar dari rongga panggul, sehingga tekanan pada kandung kemih berkurang
6. Hidung mulai terasa tersumbat dan mungkin mengalami mimisan. Hal ini disebabkan adanya peningkatan hormon (estrogen dan progesteron) serta aliran darah yang memengaruhi selaput lendir dan pembuluh darah di hidung.
7. Gusi akan menjadi lebih lunak dan mungkin mudah berdarah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon (estrogen dan progesteron) yang memengaruhi selaput lendir di dalam mulut.
8. Varises dan wasir mungkin muncul
9. Bunda juga kemungkinan mengalami keputihan berwarna putih yang disebut leukorrhea yakni keputihan yang berwarna atau bercampur darah bisa menjadi tanda adanya komplikasi dan harus segera diperiksakan
10. Pertambahan berat badan yang dapat menyebabkan sakit punggung
11. Pigmentasi kulit pada wajah atau perut mungkin berubah akibat hormon kehamilan
12. Rasa panas di dada, gangguan pencernaan, dan sembelit

Tips saat hamil 24 minggu

Perkembangan saat hamil 24 minggu di dalam rahim semakin pesar ya, Bunda. Sehingga, sangat penting memastikan Bunda mengonsumsi makanan bergizi. Beberapa nutrisi paling penting bagi Bunda dan bayi meliputi zat besi, folat (vitamin B), kalsium, vitamin D, protein, dan vitamin C.

Dalam hal pemeriksaan, di fase ini nantinya dokter akan menjadwalkan tes glukosa. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi diabetes gestasional. Jenis diabetes ini hampir selalu hilang setelah bayi lahir. Kondisi ini muncul ketika tubuh tidak memproduksi cukup insulin untuk memproses gula dalam aliran darah.

Tes darah sederhana dapat membantu mendiagnosis diabetes gestasional. Gejala diabetes gestasional antara lain kadar gula tinggi dalam urine (yang diketahui melalui tes urine di tempat praktik dokter), rasa haus yang tidak biasa, dan sering buang air kecil.

Oh iya, Bunda, di fase ini juga Bunda perlu semakin waspada menandai kapan perlu memeriksakan diri ke dokter ketika mengalami kondisi tertentu. Seperti munculnya rasa nyeri yang terasa hebat di perut atau panggul. Hal yang sama juga berlaku saat terjadi perdarahan atau keluar bercak darah, keluarnya cairan bening, atau jika Bunda tidak merasakan gerakan bayi dalam beberapa waktu seperti dikutip dari laman Healthline.

Penting diingat ya, Bunda, bahwa setiap rasa nyeri, sakit, atau sensasi tidak biasa yang baru muncul bisa menimbulkan sedikit kecemasan. Hubungi dokter sesegera mungkin jika Bunda merasa khawatir. Terkadang, kata-kata penenang dari perawat bisa sangat membantu. Dan, jika ada firasat yang mengatakan bahwa bayi perlu diperiksa atau Bunda yang perlu pemeriksaan, ikutilah naluri keibuan yang mulai bertumbuh.

Perkembangan janin saat bulan hamil 24 minggu

Setelah semua organ dan sistem utama terbentuk pada janin, enam bulan berikutnya akan dihabiskan untuk pertumbuhan. Berat janin pun akan meningkat sebanyak lebih dari tujuh kali lipat selama beberapa bulan ke depan, seiring janin berkembang menjadi bayi yang mampu bertahan hidup di luar rahim.

Menjelang akhir trimester kedua, panjang janin akan mencapai sekitar 13 hingga 16 inci (sekira 33 hingga 40 cm) dengan berat sekira 2 hingga 3 pon (sekira 0,9 hingga 1,3 kg). 

Adapun perkembangan janin selama trimester kedua meliputi hal-hal berikut:

1. Janin menendang, bergerak, dan dapat berbalik dari satu sisi ke sisi lainnya
2. Mata secara bertahap bergerak ke bagian depan wajah, dan telinga telah berpindah dari leher ke sisi kepala. Janin dapat mendengar suara Bunda
3. Zat berwarna putih krem yang disebut vernix mulai muncul pada tubuh janin dan membantu melindungi kulit janin yang tipis. Vernix secara bertahap diserap oleh kulit, namun sebagian mungkin masih terlihat pada bayi bahkan setelah lahir.
4. Janin mengembangkan refleks, seperti menelan dan mengisap
5. Janin dapat merespons rangsangan tertentu
6. Plasenta terbentuk sepenuhnya
7. Otak akan mengalami masa pertumbuhan paling penting mulai dari bulan kelima dan seterusnya
8. Kuku telah tumbuh di ujung jari tangan dan kaki, serta jari-jari tangan dan kaki telah terpisah sepenuhnya
9. Janin menjalani siklus tidur dan bangun
10. Kulit tampak berkerut dan kemerahan, serta tertutup oleh rambut halus dan lembut
11. Rambut mulai tumbuh di kepala janin
12. Lemak mulai menumpuk pada tubuh janin
13. Kelopak mata mulai terbuka, serta alis dan bulu mata mulai terlihat
14. Sidik jari tangan dan kaki telah terbentuk
15. Pertumbuhan ukuran dan berat janin terus berlangsung dengan pesat
16. Minggu ke-130 menandai titik tengah masa kehamilan

Itulah serba-serbi kehamilan di 24 minggu yang perlu diketahui. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Hamil Anak Pertama, Intip Style Maternity ala Alexandra Leclerc

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Romantis! Ini 5 Potret Jerome Polin Lamar Gracia Caroline dengan Latar Gunung Fuji di Jepang

Mom's Life Amira Salsabila

150 Nama Bayi Laki-laki Terinspirasi dari Tokoh Islam dan Artinya

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Tanggal Merah untuk Ibu Persembahan Frisian Flag Hadir di Yogyakarta, Yuk Luangkan Waktu untuk Ciptakan Momen Penuh Arti

Mom's Life Annisa Karnesyia

Perawatan Saluran Akar (PSA): Pengertian, Prosedur, dan Kapan Harus Dilakukan

Mom's Life Amira Salsabila

Viral Sherina Kecil Ingin Bangun Sekolah Gratis, Ini Potret Menggemaskan Sang Artis saat Masih Anak-anak

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kasus Pneumonia Anak di Indonesia Naik 20% Sejak Karhutla, IDAI Ungkap Bahaya Asap

Romantis! Ini 5 Potret Jerome Polin Lamar Gracia Caroline dengan Latar Gunung Fuji di Jepang

Hamil 24 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Tanggal Merah untuk Ibu Persembahan Frisian Flag Hadir di Yogyakarta, Yuk Luangkan Waktu untuk Ciptakan Momen Penuh Arti

Perawatan Saluran Akar (PSA): Pengertian, Prosedur, dan Kapan Harus Dilakukan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK