kehamilan
Hamil 23 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
HaiBunda
Selasa, 29 Sep 2026 11:50 WIB
Daftar Isi
Saat usia kehamilan memasuki minggu ke-23, Bunda mungkin mulai merasa tubuh bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri dengan kehamilan.
Punggung bisa terasa lebih pegal, kaki mudah kram, atau muncul keluhan seperti heartburn dan napas yang terasa lebih pendek. Namun, setiap ibu hamil bisa mengalami perubahan yang berbeda-beda.
Lantas, hamil 23 minggu apa yang dirasakan? Perubahan apa saja di tubuh Bunda dan bagaimana perkembangan janin di usia kehamilan ini?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamil 23 minggu, apa yang dirasakan?
Kehamilan 23 minggu masih termasuk trimester kedua. Pada fase ini, ukuran rahim semakin besar sehingga tubuh Bunda terus beradaptasi dengan pertumbuhan janin. Beberapa keluhan yang dapat ibu hamil rasakan ibu hamil pada usia kehamilan 23 minggu antara lain:
1. Gerakan janin semakin terasa
Salah satu momen yang paling ditunggu saat hamil 23 minggu adalah merasakan gerakan janin. Gerakannya bisa terasa seperti kedutan, gelembung, sentuhan, atau tendangan kecil di dalam perut.
Melansir laman NHS, ibu hamil biasanya mulai merasakan gerakan janin antara usia kehamilan 16 hingga 24 minggu. Jika ini merupakan kehamilan pertama, gerakan bisa baru terasa setelah 20 minggu.
Pada usia 23 minggu, gerakan janin juga mulai semakin kuat. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyebut pada rentang 21 hingga 24 minggu, tendangan dan gerakan berputar janin semakin kuat seiring perkembangannya.
2. Perut terasa semakin besar dan kencang
Rahim terus membesar mengikuti pertumbuhan janin. Kondisi ini dapat membuat perut terasa lebih penuh, kencang, atau tidak nyaman pada posisi tertentu.
ACOG menjelaskan bahwa pada trimester kedua, perut mulai membesar dan kulit di sekitar perut dapat terasa tertarik atau gatal. Peregangan jaringan yang menopang rahim juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di salah satu sisi perut.
3. Lebih mudah sesak
Hamil 23 minggu juga bisa membuat sebagian ibu merasa napasnya lebih pendek, terutama ketika beraktivitas atau berada dalam posisi tertentu.
NHS menyebutkan bahwa pertumbuhan janin dan perubahan tubuh selama kehamilan dapat membuat ibu mulai merasa lebih mudah sesak. Pada usia 23 minggu, beberapa ibu juga dapat mengalami nyeri di sekitar tulang rusuk karena rongga dada ikut beradaptasi dengan perubahan tubuh.
4. Payudara terasa lebih sensitif
Perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat payudara terasa lebih besar, sensitif, atau nyeri.
Sebagian ibu juga mulai melihat adanya cairan kekuningan atau putih yang keluar dari puting. NHS menyebut kolostrum, yaitu cairan awal yang nantinya menjadi bagian dari proses menyusui, dapat mulai keluar pada masa kehamilan ini.
5. Kulit dan rambut mengalami perubahan
Perubahan hormon juga dapat terlihat pada kulit dan rambut. Pada trimester kedua, sebagian ibu mengalami kulit yang lebih berminyak atau mudah berjerawat. Rambut juga bisa terasa lebih tebal dan berkilau.
6. Masih bisa mengalami keluhan kehamilan sebelumnya
Semua keluhan kehamilan tidak otomatis hilang meski sudah memasuki trimester kedua. Sejumlah ibu hamil masih mengalami perubahan suasana hati, ngidam makan tertentu, penciuman yang lebih sensitif, payudara nyeri, serta keputihan berwarna putih susu.
Ini semua karena setiap kehamilan berbeda. Ada Bunda yang merasa cukup nyaman pada usia 23 minggu, sementara yang lain masih mengalami berbagai keluhan.
Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 23 minggu
Tubuh ibu hamil memang mengalami sejumlah perubahan untuk mendukung pertumbuhan janin. Pada trimester kedua ini, nafsu makan dapat meningkat sementara rasa mual dan kelelahan pada sebagian ibu mulai berkurang.
Perut terus membesar dan bagian atas rahim akan semakin mendekati tulang rusuk menjelang akhir trimester kedua.
Bunda juga mungkin mengalami:
- Kulit perut terasa tertarik dan gatal
- Stretch mark mulai terlihat
- Perubahan warna kulit di sekitar puting
- Pembengkakan ringan pada kaki dan pergelangan kaki
- Rasa pegal atau tidak nyaman pada tubuh
- Lebih sering buang air kecil seiring rahim membesar
- Gerakan janin yang semakin mudah dikenali
Sebenarnya, pembengkakan ringan pada kaki dan pergelangan kaki dapat terjadi selama kehamilan. Namun, pembengkakan yang muncul secara tiba-tiba, terutama jika disertai keluhan lain, perlu diperiksakan.
Bunda juga perlu memperhatikan gerakan janin. Tidak ada jumlah gerakan tertentu yang dianggap normal untuk semua bayi. Yang penting adalah mengenali pola gerakan bayi dan segera berkonsultasi jika gerakannya terasa jauh berkurang atau berhenti.
Tips saat hamil 23 minggu
Ibu hamil tentu ingin tubuhnya di usia kehamilan ini merasa tetap nyaman. Beberapa tips ini dapat Bunda lakukan saat hamil 23 minggu:
1. Tetap aktif sesuai kondisi kehamilan
Selama dokter tidak melarang olahraga, ibu hamil dapat tetap melakukan aktivitas fisik dengan intensitas yang sesuai.
ACOG merekomendasikan ibu hamil dengan kehamilan tanpa komplikasi untuk melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu.
Durasi tersebut dapat dibagi menjadi beberapa sesi, sehingga tidak harus dilakukan sekaligus.
Pilihannya dapat berupa jalan kaki, berenang, atau yoga kehamilan. Namun, Bunda yang sebelumnya jarang berolahraga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas baru.
2. Cukupi kebutuhan cairan
Pertumbuhan janin dan perubahan tubuh membuat ibu hamil tetap perlu memperhatikan kebutuhan cairan. Usahakan minum secara teratur sepanjang hari dan jangan menunggu sampai merasa sangat haus.
3. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Bunda membutuhkan beragam zat gizi selama kehamilan untuk mendukung kesehatan diri sendiri dan pertumbuhan janin. Pilihlah makanan yang mengandung sumber protein, sayur, buah, biji-bijian atau sumber karbohidrat, serta lemak sehat sesuai kebutuhan.
Konsultasikan kebutuhan nutrisi dan suplemen dengan dokter atau bidan yang menangani kehamilan.
4. Beristirahat ketika tubuh terasa lelah
Meski trimester kedua sering terasa lebih nyaman dibandingkan trimester pertama, tubuh tetap bekerja keras selama kehamilan. Ibu hamil jangan memaksakan diri jika tubuh sudah terasa lelah. Berikan waktu untuk duduk, berbaring, atau tidur yang cukup.
5. Kenali tanda yang perlu diperiksakan
Tidak semua keluhan saat hamil sebagai perubahan normal. ACOG memasukkan perdarahan vagina, cairan yang keluar dari vagina, sakit kepala yang tidak membaik atau semakin berat, pembengkakan ekstrem pada wajah atau tangan, serta gerakan janin yang berhenti atau berkurang sebagai tanda yang perlu segera mendapatkan perhatian medis.
Jika Bunda mengalami keluhan yang terasa tidak biasa atau mengkhawatirkan, jangan menunggu sampai pemeriksaan rutin berikutnya. Hubungi dokter atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penilaian.
Perkembangan janin saat bulan hamil 23 minggu
Menurut NHS, panjang janin pada usia 23 minggu sekitar 28,9 cm dari kepala hingga tumit, atau kira-kira sebesar mangga besar. Pada fase ini, janin juga mulai memiliki pola tidur dan bangun serta berlatih melakukan gerakan seperti bernapas di dalam rahim.
ACOG menyebut usia 21 hingga 24 minggu sebagai periode ketika tendangan dan gerakan janin semakin kuat. Refleks mengisap juga berkembang, lemak mulai terbentuk di bawah kulit, dan pola pada tangan serta kaki mulai berkembang yang nantinya menjadi sidik jari dan telapak kaki.
Menariknya, pada usia 23 minggu sebagian besar waktu tidur janin dihabiskan dalam fase REM (rapid eye movement). Paru-parunya juga masih terus berkembang.
Meski begitu, paru-paru janin pada usia ini belum matang untuk menjalankan fungsi pernapasan seperti bayi cukup bulan. Karena itu, 23 minggu masih termasuk usia kehamilan yang sangat prematur jika terjadi persalinan.
Penelitian mengenai bayi yang lahir pada usia 23 minggu menunjukkan bahwa peluang bertahan hidup sangat dipengaruhi usia kehamilan yang lebih matang, berat lahir, kondisi bayi, dan perawatan neonatal yang tersedia.
Studi tersebut juga menunjukkan bahwa hamil pada usia 23 minggu masih menghadapi risiko komplikasi prematuritas yang tinggi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc-okWTDzj2ZWIh3BNIRis8OTfk0O6_rvQzSmvXHNX3uyE3PA/viewform?pli=1
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Hamil 24 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Kehamilan
Hamil 20 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Kehamilan
Hamil 18 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Kehamilan
Hamil 17 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Kehamilan
Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 16 Minggu
12 Foto
Kehamilan
12 Ilustrasi Gambar Perkembangan Janin Trimester Satu: Minggu ke-1 sampai ke-12
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Hamil 21 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Hamil 20 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Hamil 24 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?